Dorong Transformasi...
1/2
Menkominfo Johnny G. Plate dalam Pembukaan Kongres VI Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (29/10/2021).
Dorong Transformasi...
2/2
Pemerintah terus berupaya untuk mendorong adopsi teknologi digital secara holistik bagi seluruh pelaku industri di tanah air, termasuk pelaku industri pertelevisian.
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi...

Dorong Transformasi Industri Pertelevisian, Menkominfo: Pemerintah Perkuat Regulasi

Jum'at, 29 Oktober 2021 - 21:24 WIB
A A A
Jakarta - Pemerintah terus berupaya untuk mendorong adopsi teknologi digital secara holistik bagi seluruh pelaku industri di tanah air, termasuk pelaku industri pertelevisian.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan hal itu dilakukan melaluidukungan untuk konvergensi industri media dan penciptaan fair level of playing field.

"Upaya penciptaan fair level of playing field dan konvergensi industri media terus dilakukan melalui beragam kebijakan yang melibatkan beragam pemangku kepentingan terkait," ungkap Menkominfo dalam Pembukaan Kongres VI Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (29/10/2021).

Menurut Menteri Kominfo, melalui Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Pemerintah menargetkan penyelesaian akhir program migrasi penyiaran televisi analog ke digital melalui Analog-Switch-Off (ASO) pada 2 November 2022.

Menteri Johnny menyatakan digitalisasi penyiaran dirancang sebagai cara untuk mendayagunakan frekuensi seefisien mungkin sehingga tercipta koeksistensi di ruang digital.

"Antara penyelenggara penyiaran dan hadirnya pendatang baru di industri media yakni Over the Top (OTT) dan secara khusus menciptakan ruang lebih luas bagi digital broadcasters dalam menghadapi ekosistem kompetisi media digital melalui tata kelola dan pemanfaatan multiplexing (MUX) yang lebih efisien dan berdaya saing," jelasnya.

Selain penguatan regulasi di dalam negeri, Menkominfo menyatakan Pemerintah juga secara konsisten melakukan studi komparasi praktik-praktik negara lain untuk mendukung pertumbuhan industri media secara berkelanjutan di era transformasi digital.

"Salah satu yang menjadi perhatian adalah perkembangan kebijakan banyak negara untuk menyetarakan posisi industri media konvensional dengan para penyelenggara konten, atau yang biasa dikenal dengan Publishers’s Rights," jelasnya.

Menteri Johnny menilai koeksistensi media di ruang digital menjadi penting untuk menempatkan posisi industri pers setara dengan pengelola platform digital.

"Meskibukansilver bulletuntukmemastikanekosistemindustripersyangindependendankeberlanjutan, ketentuan publisher rights merupakan salah satu alternatif kebijakan publik yang menempatkan posisi industri pers setara dengan pengelola platform digital dengan jumlah pengguna yang besar," jelasnya.

Publisher' rights

Regulasi publishers’ rights yang saat ini naskahnya telah selesai disusun oleh Dewan Pers. Menurut Menkominfo, kebutuhan pengaturan mengenai publishers’ rights, payung hukum atas ketentuan publishers’ rights baik di level undang-undang maupun aturan pelaksanaannya juga harus segera disiapkan.

"Usulan konstituen Dewan Pers merupakan usulan yang sangat baik. Menimbang Pemerintah saat ini tengah menjajaki beberapa kemungkinan undang-undang yang dapat mengadopsi ketentuan terkait publishers’ rights seperti melalui UU Informasi dan Transaksi Elektronik, UU terkait Kekayaan Intelektual seperti UU Hak Cipta, UU Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat atau UU lainnya," jelasnya.

Menteri Johnny menegaskan Pemerintah berupaya agar adopsi ketentuan publishers’ rights dapat segera dilakukan mengingat sifatnya yang mendesak.

"Ketentuan yang diatur pada level undang-undang tersebut akan menjadi acuan penyusunan lebih lanjut aturan pelaksanaan publishers’ rights baik dalam bentuk Peraturan Pemerintah atau turunan peraturan lain yang akan diatur secara lebih detil," tandasnya.

Percepat Transformasi

Perkembangan lansekap industri pertelevisian tidak dapat dipisahkan dari perkembangan teknologi yang ada. Menurut Menkominfo teknologi digital juga mendorong perkembangan percepatan transformasi industri pertelevisian, terlebih selama pandemi Covid-19.

"Sebagai kanal distribusi maupun konten, teknologi hadir mewarnai jagad pertelevisian nasional. Setidaknya terdapat dua tantangan utama yang dihadapi oleh insan pertelevisian termasuk para jurnalis televisi dalam era teknologi digital yaitu persaingan usaha di era disrupsi digital dan independensi jurnalis dalam pelaksanaan tugas," jelasnya.

Menteri Johnny mengutip Laporan Motion Pictures Association di tahun 2020 mencatat bahwa sepanjang pandemi Covid-19, di tingkat global terdapat peningkatan pengguna layanan video online sebesar 1,1 miliar di tahun 2020, lebih besar 26% dibanding tahun 2019. Kondisi tersebut menunjukan bahwa meski di tengah kondisi disrupsi digital, industri pertelevisian berpeluang untuk terus tumbuh meskipun turut memiliki tantangan tersendiri.

"Laporan yang sama menyampaikan bahwa televisi berlangganan menjadi pangsa pasar pertelevisian dengan pendapatan tertinggi mencapai 111,6 miliar dolar Amerika Serikat di tahun 2020," tuturnya.

Mengutip Laporan Digital News Report (2021) dari Universitas Oxford dan Reuters Institute, Menkominfo mengisyaratkan tiga kondisi besar yang harus diwaspadai oleh insan jurnalisme, yaitu (1) tingkat kesenjangan kepercayaan publik (Public Trust Gap) antara media mainstream dan media sosial yang semakin tinggi, (2) isu akses publik terhadap informasi yang berkualitas, dan (3) penurunan ketertarikan publik terhadap berita dibandingkan konten media sosial yang semakin atraktif.

"Kementerian Kominfo tentu terbuka dengan usulan dan aspirasi lain dari publik untuk memperkuat kebebasan pers, serta menjamin keberlangsungan industri pers secara khusus industri pertelevisian di tengah situasi pandemi Covid-19," tegas Menteri Johnny.

Dalam workshop bertema “Jurnalis Televisi dan Tantangannya” itu, Menkominfo memaparkan dua tantangan utama yang dihadapi oleh insan pertelevisian yaitu persaingan usaha di era disrupsi digital dan independensi jurnalis dalam pelaksanaan tugas.

Acara workshop merupakan rangkaian dari Kongres IJTI yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Dalam acara itu hadir secara virtual Presiden Joko Widodo dan Ketua Dewan Pers Indonesia, Muhammad Nuh. Selain itu hadir Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Yadi Hendriana; Ketua Asosiasi Pers, pemimpin redaksi, pengurus dan anggota IJTI.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Apresiasi Inisiatif...
Apresiasi Inisiatif DPD RI, Menkominfo : Perkuat SPBE Perlu Payung Regulasi
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Digital, Menkominfo Targetkan BBPPT Berstandar Global
Punya Posisi Strategis,...
Punya Posisi Strategis, Menkominfo: Presidensi G20 Perkuat Agenda Transformasi Digital
Dorong Efisiensi Infrastruktur...
Dorong Efisiensi Infrastruktur TIK, Menkominfo: Pemerintah Siapkan Kebijakan yang Ramah
Pemerintah Godok Regulasi...
Pemerintah Godok Regulasi Masker Berstandar SNI
Chandra Asri Group Dorong...
Chandra Asri Group Dorong Transformasi Industri Hijau dan Pengolahan Sampah
Foto Terkini
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp 60 Miliar dari Kafe di Cipete
9 jam yang lalu
Penggeledahan Kafe di...
Penggeledahan Kafe di Cipete Berlanjut hingga Malam, Brimob Masih Berjaga
9 jam yang lalu
Top Innovation Choice...
Top Innovation Choice Award 2026: Pengakuan atas Komitmen mGanik dalam Inovasi Penanganan Diabetes
20 jam yang lalu
Teknologi Perlindungan...
Teknologi Perlindungan Tanaman Bermekanisme Ganda Diperkenalkan kepada Petani
21 jam yang lalu
in-Lite LED Eksplorasi...
in-Lite LED Eksplorasi Interaksi Cahaya dan Material Lewat Paviliun
21 jam yang lalu
World AI Show 2026 Bahas...
World AI Show 2026 Bahas Masa Depan AI Indonesia
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Penampilan Feast di...
Penampilan Feast di Panggung Jakarta Fair 2026
Produksi Seragam Sekolah...
Produksi Seragam Sekolah Meningkat Jelang Tahun Ajaran Baru
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Whoosh Jadi Favorit...
Whoosh Jadi Favorit Turis Asing: Layani 184 Ribu WNA Sepanjang 2026, Malaysia Terbanyak
World AI Show 2026 Bahas...
World AI Show 2026 Bahas Masa Depan AI Indonesia
MNC Life Hadirkan Perlindungan...
MNC Life Hadirkan Perlindungan Asuransi di Koplove Fest Vol. 4