Perhatikan Pengembangan...
1/2
Presiden Joko Widodo memberikan arahan dan mendorong pengembangan sumber daya manusia digital atau talenta digital, baik dari tingkat basic hingga advance. Menurut Kepala Negara, kebutuhan mendasar tersebut untuk membangun ekonomi digital nasional. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr
Perhatikan Pengembangan...
2/2
Presiden Joko Widodo memberikan arahan dan mendorong pengembangan sumber daya manusia digital atau talenta digital, baik dari tingkat basic hingga advance. Menurut Kepala Negara, kebutuhan mendasar tersebut untuk membangun ekonomi digital nasional. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr
Perhatikan Pengembangan...
Perhatikan Pengembangan...

Perhatikan Pengembangan SDM Digital, Presiden Jokowi Minta Program DLA Perbanyak Mitra Kerja

Jum'at, 19 November 2021 - 05:55 WIB
A A A
Jakarta - Presiden Joko Widodo memberikan arahan dan mendorong pengembangan sumber daya manusia digital atau talenta digital, baik dari tingkat basic hingga advance. Menurut Kepala Negara, kebutuhan mendasar tersebut untuk membangun ekonomi digital nasional.

“Yang paling penting adalah SDM, kebutuhan ini sudah kebutuhan besar untuk membangun ekonomi digital. SDM tingkat dasar, SDM tingkat menengah, urusan IoT (Internet of Thing), Cloud computing, big data,” ujar Presiden Joko Widodo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/11/2021).

Menurut Kepala Negara, Indonesia membutuhkan SDM bertalenta dengan melahirkan para pemimpin yang berwasan digital. Pengembangan SDM digital tersebut yang kemudian diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui program Digital Leadership Academy (DLA).

“Kita memerlukan sebuah Digital Leadership Akademy yang menyiapkan betul-betul, sehingga saya sampaikan segera mencari partner kerjasama,” jelas Kepala Negara.

Berdasarkan arahan Presiden, Kementerian Kominfo dibawa kepemimpinan Menkominfo Johnny G. Plate berhasil membuka program DLA tahun 2021 yang dimulai pada 13 September lalu.

“Kemarin (pembukaan program DLA), sudah mulai ketemu dengan Oxford, dengan Harvard, dengan NUS (National University of Singapore), dengan Tsinghua,” tandasnya.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa program DLA yang telah bekerjasama dengan empat universitas terbaik di dunia itu menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun kerjasama dengan berbagai negara.

“Kerjasama, gak mungkin kalau kita ingin cepat kalau kita ingin sendirian, gak mungkin sekarang ini. Sehingga segera kita harus yang namanya ekosistem digital itu betul-betul bisa terbentuk dan bisa segera bisa kita jalankan,” pungkasnya.

Kepada pimpinan kementerian/lembaga dan kepala daerah di seluruh Indonesia, Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa Indonesia mempunyai kekuatan yang sangat besar, khususnya yang berkaitan dengan berkembangnya startup digital.

Kita juga punya kekuatan disini, punya pasar besar dan sekarang ini kita memiliki startup lebih dari dua ribu, tepatnya 2.229 startup,” ujarnya.

Dengan jumlah startup yang besar itu, Kepala Negara optimis potensi ekonomi digital hingga tahun 2025 nanti diproyeksikan kurang lebih 124 miliar dolar.

“Gede banget, oleh sebab itu, ini sudah harus disiapkan dan saya sudah berikan target dua tahun. Kalau lepas dua tahun kita sudah didahulukan oleh negara lain,” tegas Presiden Jokowi.

Menurut Presiden Jokowi, kerja keras dan upaya bersama dalam mencapai target dua tahun tersebut harus memiliki peta jalan. Kementerian Kominfo sendiri telah menyusun Peta Jalan Indonesia Digital 2021-2024.

“Peta jalannya harus kita miliki, bagaimana menyiapkan infrastruktur digitalnya, bagaimana menyiapkan pemerintahan yang digital. Setelah itu ekonomi digitalnya, kemudian masyarakat digitalnya itu seperti apa, sehingga muncul sebuah ekosistem besar digital ekonomi,” jelasnya.

Kepala Negara menegaskan untuk menjalankan peta jalan menuju Indonesia sebagai bangsa digital memang membutuhkan kerja keras antar seluruh elemen bangsa. Terlebih pembangunan ekosistem infrastruktur digital yang selama ini terus dibangun oleh Kementerian Kominfo dan mitra kerja.

“Kita butuh fiber optik, butuh microwave link, butuh satelit, butuh BTS (Base Transceiver Station), butuh semuanya, butuh infrastruktur hilirnya, pusat data, data center. Ini cepat-cepatan, kalau gak negara lain akan ambil, percaya saya. Kita hanya punya waktu dua tahun menyiapkan ini,” tegas Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga mengingatkan kepada pimpinan kementerian/lembaga dan kepala daerah di seluruh Indonesia agar hal-hal yang berkaitan dengan regulasi perlu dipercepat.

“Regulasi-regulasi kita yang terlambat terus, fintech-nya sudah lari regulasinya belum ada. Ini kerja-kerja dengan kecepatan, ini sekarang yang kita perlukan,” imbuhnya.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Kolaborasi Pengembangan Kendaraan Listrik
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan Digital, Indosat Perkuat Mitra Lewat Program Oling
Tekan Harga Tiket, Presiden...
Tekan Harga Tiket, Presiden Jokowi Minta Jumlah Pesawat Ditambah
Kerja Sama Pengembangan...
Kerja Sama Pengembangan CNG
Jamkrindo Dukung Pengembangan...
Jamkrindo Dukung Pengembangan Skala Bisnis Mitra Binaan
Presiden Jokowi Kunjungan...
Presiden Jokowi Kunjungan Kerja ke Italia, Inggris Raya, dan UEA
Foto Terkini
Rapat Pleno KPU Tetapkan...
Rapat Pleno KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih pada PDPB Semester I 2026
13 jam yang lalu
Komisi XI DPR dan Pemerintah...
Komisi XI DPR dan Pemerintah Sepakati RUU PFII Dibawa ke Paripurna
13 jam yang lalu
Penjualan Elektronik...
Penjualan Elektronik Melemah di Tengah Kenaikan Harga
13 jam yang lalu
106.474 Wisman Berangkat...
106.474 Wisman Berangkat dari 222 Stasiun di Luar 10 Terbesar, Perjalanan dengan KA Semakin Tersebar
19 jam yang lalu
Tokopedia dan TikTok...
Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kementerian UMKM Bantu Pengusaha Mikro Yogyakarta #JualanNyaman
19 jam yang lalu
Perjuangan Warga Cilegon...
Perjuangan Warga Cilegon Jalan 1 Km ke Hutan Mencari Air Bersih
21 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Mengunjungi Pameran...
Mengunjungi Pameran Jakarta Provoke 2026 di Taman Menteng
Potret Aksi Dukung Pemkot...
Potret Aksi Dukung Pemkot Palembang Tolak LGBT
Parade Kebaya Pecahkan...
Parade Kebaya Pecahkan Rekor MURI
AHM Dorong Transformasi...
AHM Dorong Transformasi Layanan Melalui KLHN 2026
Smile Ministry Hadir...
Smile Ministry Hadir di PIK 2 dengan Teknologi Digital Modern
Medan Ekstrem Tak Surutkan...
Medan Ekstrem Tak Surutkan Semangat Satgas TMMD dan Warga dalam Pekerjaan Sasaran Fisik