Luluh Lantak Diterjang...
1/6
Warga di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang nekad kembali ke rumahnya, untuk melihat kondisi rumahnya yang rusak diterjang material vulkanik letusan Gunung Semeru.
Luluh Lantak Diterjang...
2/6
Rumah-rumah warga di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, rusak berat akibat tak kuat menahan material vulkanik letusan Gunung Semeru.
Luluh Lantak Diterjang...
3/6
Rumah-rumah warga di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, rusak berat akibat tak kuat menahan material vulkanik letusan Gunung Semeru.
Luluh Lantak Diterjang...
4/6
Warga dibantu anggota Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jatim, melakukan evakuasi barang-barang berharga yang masih bisa dimanfaatkan.
Luluh Lantak Diterjang...
5/6
Seperti lautan pasir, rumah-rumah warga dan lahan pertanian di sekitar Besuk Kobokan Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, rata dengan tanah usai diterjang material vulkanik letusan Gunung Semeru. Foto/SINDOnews/Yuswantoro
Luluh Lantak Diterjang...
6/6
Terjangan meterial vulkanik dari letusan Gunung Semeru, Sabtu (4/12/2021) sore, membuat rumah-rumah warga di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, rata dengan tanah.
Luluh Lantak Diterjang...
Luluh Lantak Diterjang...
Luluh Lantak Diterjang...
Luluh Lantak Diterjang...
Luluh Lantak Diterjang...
Luluh Lantak Diterjang...

Luluh Lantak Diterjang Erupsi Gunung Semeru

Senin, 06 Desember 2021 - 06:26 WIB
A A A
Hujan abu vulkanik masih terus mengguyur kawasan Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, hingga Minggu (5/12/2021) siang. Rumah-rumah warga tertimbun material vulkanik, bahkan banyak yang rata dengan tanah.

Kondisi jalan desa sunyi seyap. Tak banyak warga yang beraktivitas karena sedang berada di pengungsian. Hanya beberapa warga yang nekat pulang ke rumahnya, yang tampak melintasi jalan-jalan desa penuh abu vulkanik.

Rumah-rumah roboh dan rusak. Bahkan pohon-pohon banyak yang tumbang akibat tak kuat menahan material vulkanik yang menerjangnya. Beberapa ekor hewan ternak seperti kambing dan ayam dibiarkan begitu saja. Tampak hewan-hewan ternak itu mengalami luka-luka akibat terkena awan panas.

Patar, 40, terus bersiaga di depan rumahnya bersama sang istri Sunani, 35, dan satu putrinya yang masih berusia lima tahun. "Kami semalam berada di pengungsian di SD Negeri 4 Supiturang. Habis ini kami kembali ke pengungsian," ujarnya.

Dia mengaku masih merasa takut dengan peristiwa terjangan material vulkanik letusan Gunung Semeru pada Sabtu (4/12/2021) sore. Semburan abu vulkanik yang turun bersama hujan membuatnya trauma.

Kala itu Patar berada di rumah bersama putrinya, sementara istrinya mengikuti pengajian. Terdengar suara gemuruh dari Besuk Kobokan yang hanya berjarak sekitar 1 km dari rumahnya.

"Saya pikir seperti terjadi tahun lalu, di sini hanya hujan abu saja. Ternyata saya lihat ke arah utara, langitnya sudah gelap gulita. Langsung saya gendong putri saya naik motor menjemput istri dan mengungsi," ungkapnya.

Baru kali ini menurutnya rumahnya diterjang hujan material vulkanik seperti ini. Kejadian-kejadian sebelumnya tidak sampai seperti ini. Kalaupun ada erupsi, itu hanya hujan abu vulkanik tipis saja.

Sunani bercerita, saat itu sudah tidak sempat membawa apa-apa. Bahkan rumahnya saja tidak terkunci. "Semua lari menyelamatkan diri. Kami ketakutan karena sudah turun hujan lumpur seperti mau kiamat," katanya.

Hal yang sama juga dirasakan Ali, 35. Warga Dusun Sumbersari ini lari bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri. Ternak sapi miliknya harus ditinggalkan begitu saja di kandangnya.

"Karena takut langitnya hitam pekat dan turun hujan lumpur, kami lari menyelamatkan diri saja. Tadi pagi kondisinya sudah mulai cerah, makanya ini saya sempatkan mengambil sapi ternak saya," ujar Ali, Minggu (5/12/2021) siang.

Kondisi sapinya sangat memilukan, hidungnya terluka dan mengalami stres karena ketakutan berada di kandang akibat hujan abu. "Ini (sapi) harus kami selamatkan karena aset keluarga. Jadi tabungan juga," ungkapnya.

Upaya untuk menghentikan warga yang kembali ke rumahnya terus dilakukan oleh petugas gabungan dari Polsek Pronojiwo, Koramil Pronojiwo, Kompi 4 Batalion B Pelopor Satuan Brimob Polda Jatim, serta para relawan.

Warga tidak diperkenankan untuk kembali ke rumah masing-masing karena kondisinya masih sangat rawan. Dari arah Gunung Semeru, masih terlihat awan pekat dan beberapa kali terjadi erupsi.

"Ini tadi kami lakukan patroli keamanan dan kami dapati warga berupaya mengevakuasi barang-barangnya, termasuk pakaian, untuk dibawa ke pengungsian. Makanya kami berikan bantuan agar mereka tidak kembali lagi masuk zona berbahaya," ungkap Danki 4 Pelopor Satuan Brimob Polda Jatim AKP Nono Subagio.

FOTO DAN TEKS: KORAN SINDO/Yuswantoro
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Gunung Semeru Kembali...
Gunung Semeru Kembali Erupsi
Tembok Jogging Track...
Tembok Jogging Track Luluh Lantak Diterjang Ombak
Luluh Lantak, Begini...
Luluh Lantak, Begini Kondisi Jembatan Gantung Gladak Perak Pasca Terjangan APG Gunung Semeru
Luluh Lantak Diterjang...
Luluh Lantak Diterjang Banjir Bandang, Begini Situasi Terkini di Flores Timur
Luluh Lantak Tanah Datar...
Luluh Lantak Tanah Datar Diterjang Banjir Bandang dan Lahar, 43 Orang Tewas!
Luluh Lantak, Begini...
Luluh Lantak, Begini Kondisi Terkini Kawasan Mega Mas Usai Diterjang Ombak
Foto Terkini
Rapat Pleno KPU Tetapkan...
Rapat Pleno KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih pada PDPB Semester I 2026
9 jam yang lalu
Komisi XI DPR dan Pemerintah...
Komisi XI DPR dan Pemerintah Sepakati RUU PFII Dibawa ke Paripurna
9 jam yang lalu
Penjualan Elektronik...
Penjualan Elektronik Melemah di Tengah Kenaikan Harga
9 jam yang lalu
106.474 Wisman Berangkat...
106.474 Wisman Berangkat dari 222 Stasiun di Luar 10 Terbesar, Perjalanan dengan KA Semakin Tersebar
15 jam yang lalu
Tokopedia dan TikTok...
Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kementerian UMKM Bantu Pengusaha Mikro Yogyakarta #JualanNyaman
15 jam yang lalu
Perjuangan Warga Cilegon...
Perjuangan Warga Cilegon Jalan 1 Km ke Hutan Mencari Air Bersih
17 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Mengunjungi Pameran...
Mengunjungi Pameran Jakarta Provoke 2026 di Taman Menteng
Potret Aksi Dukung Pemkot...
Potret Aksi Dukung Pemkot Palembang Tolak LGBT
Parade Kebaya Pecahkan...
Parade Kebaya Pecahkan Rekor MURI
AHM Dorong Transformasi...
AHM Dorong Transformasi Layanan Melalui KLHN 2026
Smile Ministry Hadir...
Smile Ministry Hadir di PIK 2 dengan Teknologi Digital Modern
Medan Ekstrem Tak Surutkan...
Medan Ekstrem Tak Surutkan Semangat Satgas TMMD dan Warga dalam Pekerjaan Sasaran Fisik