Terkait The Cookieless...
1/2
Tidak lama lagi Google akan menghentikan cookie pihak ketiga di Chrome sebagaimana yang telah diumumkan pada Juni 2021 lalu. Penghentian tersebut akan dilakukan pada 2023. Sementara Apple dan Huawei telah membuat kebijakan pembatasan akses device identifiers di OS mereka, menjadikan dunia periklanan menuju era cookieless yang membuat pemasar sulit tidur.
Terkait The Cookieless...
2/2
al tersebut tentunya menciptakan banyak pertanyaan yang sulit terjawab di sektor industri, seperti bagaimana menentukan ketepatan penargetan, fraud detection, dan mengukur keberhasilan kampanye.
Terkait The Cookieless...
Terkait The Cookieless...

Terkait The Cookieless Future, Praktisi Pemasaran Kemukakan Kiat Ini

Rabu, 11 Mei 2022 - 06:55 WIB
A A A
JAKARTA-- Tidak lama lagi Google akan menghentikan cookie pihak ketiga di Chrome sebagaimana yang telah diumumkan pada Juni 2021 lalu. Penghentian tersebut akan dilakukan pada 2023. Sementara Apple dan Huawei telah membuat kebijakan pembatasan akses device identifiers di OS mereka, menjadikan dunia periklanan menuju era cookieless yang membuat pemasar sulit tidur.

Hal tersebut tentunya menciptakan banyak pertanyaan yang sulit terjawab di sektor industri, seperti bagaimana menentukan ketepatan penargetan, fraud detection, dan mengukur keberhasilan kampanye.

COO Xapads Media Ramneek Chadha, mengatakan kami mencoba mencari tahu mengapa, bagaimana, dan seperti apa masa depan dunia pemasaran di era cookieless. Beberapa tahun terakhir dapat kita lihat bagaimana pembicaraan dan tindakan untuk mengatasi masalah privasi pengguna begitu penting untuk dipercepat. Banyak organisasi telah menganjurkan para audiens dan pemain berbasis persetujuan seperti Google, Apple, dan banyak lainnya perlu mulai mengambil langkah yang tepat untuk mengatasi masalah Privasi, meskipun hal ini diperkirakan akan memperlebar jarak antara pemain dengan data dan saluran Pihak Pertama. "Teknologi iklan bergantung pada cookie Pihak Ketiga dan hal itu merupakan masalah yang harus ditangani dengan benar," kata Ramneek, Selasa (10/5).

Industri sangat bergantung pada retargeting, data audiens, dan fraud directory untuk memastikan keberhasilan siklus kampanye. Oleh karena itu, menurut Ramneek, saat ini pemasar khawatir bagaimana mereka dapat menciptakan pengalaman yang dipersonalisasi untuk pengguna dalam iklan mereka tanpa adanya data audiens. Inilah permasalahan yang coba dijawab oleh banyak pelaku iklan digital di dunia.

Apa yang bisa dilakukan untuk tetap sukses dengan iklan digital?.

Tidak dapat disangkal bahwa ini akan mengubah cara kerja iklan digital, dan dengan kampanye iklan yang kurang dipersonalisasikan mungkin ada efek paralel pada ROAS dan ROI dari pembelanjaan digital. Namun masih banyak cara untuk memastikan keberhasilan kampanye digital dan mendorong hasil bagi merek maupun pengiklan. Ramneek membaginya ke dalam empat cara, yaitu:

- Iklan Kontekstual Terprogram: Digabungkan dengan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan Pembelajaran Mesin, Penargetan Kontekstual Terprogram akan membantu menampilkan iklan di titik kontak yang menarik dengan menyampaikan pesan yang disesuaikan dengan minat pengguna.

- Menciptakan strategi vernacular berdampak tinggi: Orang suka terhubung dengan merek yang berkomunikasi menggunakan dialek asli mereka. Dengan mempertimbangkan konsumerisme online vernacular pengguna, sebagian besar merek harus mulai memasukkan penargetan vernacular dalam perangkat pemasaran mereka, karena masa depan periklanan digital akan memiliki pijakan yang kuat dengan iklan vernacular.

- Iklan OEM dan data pihak pertama: Iklan OEM telah menjadi alat paling ampuh untuk aplikasi seluler karena memanfaatkan kekuatan rekomendasi aplikasi di perangkat. OEM memiliki toko aplikasi bawaan mereka sendiri yang memiliki beberapa aplikasi pra-instal yang menyajikan cara cerdas untuk beriklan ke audiens yang belum dimanfaatkan.

- Consent-based Email Marketing: Ketika pengguna mendaftar atau berlangganan ke situs web pengiklan, maka mereka memberikan persetujuan untuk mengirim email di masa mendatang, dengan cara ini pengiklan memiliki persetujuan untuk menargetkan pengguna.

“Seluruh industri periklanan berputar di sekitar pengguna dan preferensi mereka, dan sekarang saatnya untuk menghormati dan memikirkan masalah privasi pengguna yang telah sangat dilanggar atas nama iklan Hyper-personalize. Pemasar, merek, dan pengiklan harus mengeluarkan kreativitas terbaik mereka untuk menjangkau audiens dengan pengembangan cerita, narasi, dan nilai merek untuk membuat dampak jangka panjang," tandas Ramneek.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
IREI Gelar Talkshow...
IREI Gelar Talkshow Navigating the Future Landscape of Indonesia’s Real Estate
Peresmian Kantor Pemasaran...
Peresmian Kantor Pemasaran Mandiri FWD Insurance
Green Future Festival...
Green Future Festival Kampanyekan Penyelamatan Lingkungan
Pecah Kongsi, Ini Tanggapan...
Pecah Kongsi, Ini Tanggapan Partai Gerindra Terkait dengan PKB
Ibu Ini Digugat Kedua...
Ibu Ini Digugat Kedua Anak Kandungnya Terkait Pembagian Tanah Warisan
Pramugari Cantik Ini...
Pramugari Cantik Ini Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Lukas Enembe
Foto Terkini
Komisi VIII DPR dan...
Komisi VIII DPR dan Menteri Agama Bahas Pengawasan Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren
6 jam yang lalu
Raker Komisi IX DPR,...
Raker Komisi IX DPR, Menkes Paparkan Ancaman Krisis Dokter di Indonesia
6 jam yang lalu
Rupiah Tembus Rp18.000,...
Rupiah Tembus Rp18.000, Ukuran Tahu di Depok Berkurang 2 Sentimeter
7 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Nahkodai Persija Jakarta
7 jam yang lalu
Latihan Timnas Indonesia...
Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Mozambik
10 jam yang lalu
Raih Guinness World...
Raih Guinness World Records, Layanan Umrah Indonesia Tembus Standar Global
13 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Waisak Buddhayana DKI,...
Waisak Buddhayana DKI, Menebar Cinta untuk Perdamaian
Pengunjung Berburu Perlengkapan...
Pengunjung Berburu Perlengkapan Outdoor di Indofest 2026
KAI Operasikan 39 Trainset...
KAI Operasikan 39 Trainset New Generation
Dari Bangkok ke Shanghai,...
Dari Bangkok ke Shanghai, KAPPI Ingatkan Dunia: Di Setiap Sudut Indonesia, Kopinya Berbeda Cerita
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Raih Gelar Indonesia Open 2026
Jonatan Christie Melaju...
Jonatan Christie Melaju ke Final Indonesia Open 2026