Lokakarya Pemimpin Lintas...
1/3
Sebanyak 70 pemimpin agama dan komunitas iman dari berbagai agama dan kepercayaan dari 17 propinsi dan 30 kabupaten di Indonesia mengadakan pertemuan untuk membahas beragam inisiatif mengatasi krisis iklim bersama dengan inovator sosial dan aktivis lingkungan hidup.
Lokakarya Pemimpin Lintas...
2/3
Para pemimpin agama, komunitas iman, dan para penggerak perubahan di bidang lingkungan hidup ini diundang oleh Ashoka dan Muhammadiyah melalui program Eco Bhinneka untuk membicarakan inovasi-inovasi di bidang lingkungan hidup yang sudah dilakukan masyarakat sipil, termasuk dari kelompok agama dan kepercayaan.
Lokakarya Pemimpin Lintas...
3/3
Para pemimpin agama, komunitas iman, dan para penggerak perubahan di bidang lingkungan hidup ini diundang oleh Ashoka dan Muhammadiyah melalui program Eco Bhinneka untuk membicarakan inovasi-inovasi di bidang lingkungan hidup yang sudah dilakukan masyarakat sipil, termasuk dari kelompok agama dan kepercayaan.
Lokakarya Pemimpin Lintas...
Lokakarya Pemimpin Lintas...
Lokakarya Pemimpin Lintas...

Lokakarya Pemimpin Lintas Agama Ciptakan Perubahan Atasi Krisis Iklim

Selasa, 30 Agustus 2022 - 19:30 WIB
A A A
BOGOR---Pada tanggal 26 - 30 Agustus 2022, 70 pemimpin agama dan komunitas iman dari berbagai agama dan kepercayaan dari 17 propinsi dan 30 kabupaten di Indonesia mengadakan pertemuan untuk membahas beragam inisiatif mengatasi krisis iklim bersama dengan inovator sosial dan aktivis lingkungan hidup. Para pemimpin agama, komunitas iman, dan para penggerak perubahan di bidang lingkungan hidup ini diundang oleh Ashoka dan Muhammadiyah melalui program Eco Bhinneka untuk membicarakan inovasi-inovasi di bidang lingkungan hidup yang sudah dilakukan masyarakat sipil, termasuk dari kelompok agama dan kepercayaan.

Lokakarya bertajuk “Faith Inspired Changemaking Initiatives” (FICI) atau Inisiatif perubahan yang Diinspirasi Iman ini diharapkan mempererat persatuan komunitas lintas iman dan gerakan lingkungan hidup sehingga dapat bersama-sama mendorong kepedulian masyarakat lebih luas akan krisis iklim di Indonesia.

Direktur Program Eco Bhinneka dari Muhammadiyah Hening Parlan mengungkapkan, dengan jumlah umat beragama dan berkeyakinan di Indonesia lebih dari 90 persen, maka spiritualitas agama menjadi sangat strategis untuk memitigasi dan mencegah dampak perubahan iklim.

"Di antara yang hadir, ada perwakilan dari Nahdatul Ulama, Muhammadiyah, MUI, Wanita Katholik RI, Gereja Kalimantan Evangelis, Gereja Protestan Indonesia Barat, Permabudhi (Persatuan Umat Buddha Indonesia), Matakin (Majelis Tinggi Agama Kong Hu Cu Indonesia), Parishada Hindu, Buddha Tzu Chi, dan banyak lagi organisasi dari berbagai afiliasi agama dan kepercayaan," kata Hening, Selasa (30/8).

Organisasi lingkungan yang tidak berbasis agama juga hadir dalam lokakarya ini, misalnya organisasi lingkungan dari Kalimantan Barat Gemawan, Walhi, organisasi nelayan perempuan dari Demak Puspita Bahari, aktivis sungai Prigi Arisandi, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara, dan banyak lagi yang lain.

"Ada juga kalangan akademisi dari berbagai universitas dan lembaga pendidikan seperti Universitas Indonesia, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Pusat Studi Islam UIN Yogyakarta, BINUS University, dan berbagai pesantren. Selain lintas iman, peserta lokakarya juga lintas generasi, karena generasi muda adalah yang akan menanggung

dampak dari kesalahan kita di masa ini.

Di antara peserta ada juga perwakilan Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, penggerak pengolahan sampah elektronik Rafa Jafar, serta berbagai pemuda penggerak dialog lintas iman, gerakan anti-kekerasan dan gerakan lingkungan.

“Krisis iklim tidak pandang agama. Bencana alam tidak pandang agama. Supaya umat manusia dapat bertahan di bumi ini, kita semua harus memiliki cara pandang dan cara hidup baru yang lebih berkelanjutan, dan kita butuh kolaborasi antar umat beragama," tandas Nani Zulminarni, Direktur Regional Ashoka Asia Tenggara yang juga menjadi salah satu penyelenggara lokakarya ini.

Sementara itu, Manajer kampanye Walhi Parid Ridwanuddin menjelaskan, gerakan lingkungan harus terus terhubung dengan gerakan-gerakan lain yang sudah ada. "Karena itu jembatan yang dibangun lokakarya FICI antara gerakan lingkungan dan gerakan keagamaan, amat penting," ungkap Parid.

Sedangkan bagi Juliana Oyong, perwakilan dari Persatuan Umat Buddha Indonesia menilai baik cara lokakarya ini dikemas. “Fasilitator Dani Munggoro dari Inspirit mengajak kita memikirkan kembali inisiatif yang telah kita lakukan serta memberikan pemantik-pemantik yang membuat kita mempertajam dan merevisi langkah supaya lebih efektif," tandas Juliana yang juga merupakan Wakil Sekjen Komunitas Eco-enzyme Nusantara.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Pawai Anak Muda Tuntut...
Pawai Anak Muda Tuntut Pemerintah Atasi Krisis Iklim
Edu-ekowisata Mangrove...
Edu-ekowisata Mangrove Atasi Migitasi dan Adaptasi Perubahan Iklim
Diskusi Krisis Iklim...
Diskusi Krisis Iklim dan Indonesia Hijau
Aksi Tolak Pendanaan...
Aksi Tolak Pendanaan Berdampak Krisis Iklim
Peran Penting Keuangan...
Peran Penting Keuangan dalam Mengatasi Perubahan Iklim
Aksi Seniman Terhadap...
Aksi Seniman Terhadap Ancaman Perubahan Iklim
Foto Terkini
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Raih Gelar Indonesia Open 2026
2 jam yang lalu
Tehillim Concert Antarkan...
Tehillim Concert Antarkan Liliana Tanoesoedibjo Raih Penghargaan MURI Kartini
15 jam yang lalu
Jonatan Christie Melaju...
Jonatan Christie Melaju ke Final Indonesia Open 2026
16 jam yang lalu
Waisak Buddhayana DKI,...
Waisak Buddhayana DKI, Menebar Cinta untuk Perdamaian
1 hari yang lalu
Pengunjung Berburu Perlengkapan...
Pengunjung Berburu Perlengkapan Outdoor di Indofest 2026
1 hari yang lalu
Evaluasi Ekonomi Nasional,...
Evaluasi Ekonomi Nasional, DPR dan Pemerintah Perkuat Koordinasi Kebijakan
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Penyidik KPK Geledah...
Penyidik KPK Geledah Kediaman Silmy Karim Terkait Pengembangan Perkara
Aksi Perenang Bersaing...
Aksi Perenang Bersaing di Opening Indonesia Short Course Emerging Series 2026
Berbagi Kepedulian dan...
Berbagi Kepedulian dan Semangat Sehat di Hari Lansia Nasional
Hutan Petrofin Tumbuh...
Hutan Petrofin Tumbuh di 23 Kota, Elnusa Petrofin Perkuat Jejak Hijau Jalur Distribusi Energi
Pengunjung Berburu Perlengkapan...
Pengunjung Berburu Perlengkapan Outdoor di Indofest 2026
Waisak Buddhayana DKI,...
Waisak Buddhayana DKI, Menebar Cinta untuk Perdamaian