Drama Tari Pesantenan...
1/7
Sejumlah penari dan seniman tampil menghibur dalam pentas kesenian Drama Tari Pesantenan di Paringga Jati Raras, Desa Semampir, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Sabtu (3/9/2022).
Drama Tari Pesantenan...
2/7
Sejumlah penari dan seniman tampil menghibur dalam pentas kesenian Drama Tari Pesantenan di Paringga Jati Raras, Desa Semampir, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Sabtu (3/9/2022).
Drama Tari Pesantenan...
3/7
Perkembangan kesenian tradisional di Kabupaten Pati kembali menggeliat setelah dua tahun terakhir terhenti akibat pandemi Covid-19.
Drama Tari Pesantenan...
4/7
Drama Tari Pesantenan merupakan tarian sejarah yang menggambarkan berdirinya Kadipaten Pati tersebut menjadi cerita yang apik. Tarian tersebut menceritakan tentang Peperangan dan babat hutan untuk memperluas wilayah Kadipaten Pati. Bahkan aktivitas masyarakat juga digambarkan dalam tarian pesantenan tersebut.
Drama Tari Pesantenan...
5/7
Sebelum pertunjukkan Drama Tari Pesantenan digelar, acara diawali dengan dialog Laras Budaya bersama DPRD Provinsi Jateng dengan menghadirkan narasumber anggota Komisi D DPRD Jateng Hj Kartina Sukawati dan penggiat seni Budiono S. Dialog yang mengusung tema Drama Tari Pesantenan Kabupaten Pati itu dipandu moderator Dendi Ganda dari MNC Trijaya FM Semarang.
Drama Tari Pesantenan...
6/7
Anggota Komisi D DPRD Jateng Hj Kartina Sukawati mengatakan DPRD Jateng akan terus mendorong kesenian tradisional di daerah agar semakin berkembang, hingga dapat dipertahankan dan dilestarikan oleh para seniman generasi muda.
Drama Tari Pesantenan...
7/7
Menurutnya, pagelaran ini merupakan salah satu momentum untuk membangkitkan kembali kesenian tradisional dan menjaga budaya bangsa Indonesia yang sarat dengan nilai-nilai kearifan lokal. Berbagai budaya lokal, berperan besar dalam membentuk dan mengembangkan jati diri bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan.
Drama Tari Pesantenan...
Drama Tari Pesantenan...
Drama Tari Pesantenan...
Drama Tari Pesantenan...
Drama Tari Pesantenan...
Drama Tari Pesantenan...
Drama Tari Pesantenan...

Drama Tari Pesantenan Gairahkan Kesenian Tradisional Kabupaten Pati

Minggu, 04 September 2022 - 11:04 WIB
A A A
Sejumlah penari dan seniman tampil menghibur dalam pentas kesenian Drama Tari Pesantenan di Paringga Jati Raras, Desa Semampir, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Sabtu (3/9/2022) . Perkembangan kesenian tradisional di Kabupaten Pati kembali menggeliat setelah dua tahun terakhir terhenti akibat pandemi Covid-19.

Drama Tari Pesantenan merupakan tarian sejarah yang menggambarkan berdirinya Kadipaten Pati tersebut menjadi cerita yang apik. Tarian tersebut menceritakan tentang Peperangan dan babat hutan untuk memperluas wilayah Kadipaten Pati. Bahkan aktivitas masyarakat juga digambarkan dalam tarian pesantenan tersebut.

Sebelum pertunjukkan Drama Tari Pesantenan digelar, acara diawali dengan dialog Laras Budaya bersama DPRD Provinsi Jateng dengan menghadirkan narasumber anggota Komisi D DPRD Jateng Hj Kartina Sukawati dan penggiat seni Budiono S. Dialog yang mengusung tema Drama Tari Pesantenan Kabupaten Pati itu dipandu moderator Dendi Ganda dari MNC Trijaya FM Semarang.

Anggota Komisi D DPRD Jateng Hj Kartina Sukawati mengatakan DPRD Jateng akan terus mendorong kesenian tradisional di daerah agar semakin berkembang, hingga dapat dipertahankan dan dilestarikan oleh para seniman generasi muda. Menurutnya, pagelaran ini merupakan salah satu momentum untuk membangkitkan kembali kesenian tradisional dan menjaga budaya bangsa Indonesia yang sarat dengan nilai-nilai kearifan lokal. Berbagai budaya lokal, berperan besar dalam membentuk dan mengembangkan jati diri bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan.

Penggiat Seni Budiono menuturkan drama tari pesantenan ini merupakan kreasi baru yang mengusung cerita Dumadine Pati Pesantenan. Cerita drama tari pesantenan itu dimainkan 15 seniman dari LP3 Sanggar Seni Paringga Jati Raras Pari asuhan Budiono. Menurutnya, cerita dalam Dumadine Pati Pesantenan menggambarkan tekad serta niat kuat Raden Kembangjoyo untuk memperluas wilayah dan membangun Kadipaten baru dapat terwujud, meski harus menghadapi rintangan cukup berat.

Di kala babat hutan kemiri segala rintangan mampu teratasi berkat bantuan penjual dawet Ki Segolo. Takluknya Ratu Jin Mayangsari beserta pengikutnya menjadi bukti sejarah dan saksi berdirinya Kadipaten Pati Pesantenan. “Dengan kemenangan itu Pati Pesantenan berkibar yang awal mulanya nama diambil dari Tepung Pati dan Santan hingga jadi Kadipaten Pati Pesantenan,” ujarnya.

Menurutnya, permainan tari cerita zaman dulu yang saat ini sudah mulai punah. Tetapi dalam tari kolosal pesantenan, permainan itu dimunculkan kembali agar masyarakat tidak lupa. Apalagi, kesenian saat ini sudah modern, sehingga banyak diantara mereka yang tidak mengetahui kesenian tradisional tersebut. Selain itu, ada juga tarian yang dikhususkan untuk menunjukan potensi unggulan di Kabupaten Pati. Misalnya, tari tayub yang berasal dari kata ditata ben guyub (ditata biar guyub). Tujuannya tidak lain adalah menuju pada semboyan Pati Bumi Mina Tani.

FOTO: Sindo/Ahmad Antoni
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Banjir Rendam 653 Rumah...
Banjir Rendam 653 Rumah di Kabupaten Pati
Festival Tari Jaipongan...
Festival Tari Jaipongan Hajat di Kabupaten Bandung
Menikmati Keindahan...
Menikmati Keindahan Agro Jollong Bukit Bubaan di Kabupaten Pati
Seni Tari Tradisional...
Seni Tari Tradisional Khas Bekasi Tampil di Pulau Dewata
Potret Permainan Tradisional...
Potret Permainan Tradisional dalam Gerak Tari Kreasi PKD Sumsel
Penampilan Tari Tradisional...
Penampilan Tari Tradisional Indonesia Bius Pengunjung Internasional Expo 2020 Dubai
Foto Terkini
Saat Rompi Pink Tak...
Saat Rompi Pink Tak Menyertai Penahanan Eks Jampidsus Febri Adriansyah
2 jam yang lalu
Inovasi Advanced Formulation...
Inovasi Advanced Formulation dan Teknologi EEG Pertama Hadir untuk Dukung Perkembangan Otak Si Kecil
8 jam yang lalu
Lima Pejabat Tinggi...
Lima Pejabat Tinggi Madya Kejaksaan Agung Dilantik Jaksa Agung ST Burhanuddin
15 jam yang lalu
APMI Bersama BPDP Hadirkan...
APMI Bersama BPDP Hadirkan STORY 2026 Ekspedisi Aceh, Dorong Generasi Muda Bersuara untuk Sawit Baik Indonesia
16 jam yang lalu
Kolaborasi Kemenekraf,...
Kolaborasi Kemenekraf, Google, dan YouTube Buka Peluang Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Lewat AI
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo Subianto...
Presiden Prabowo Subianto Hadiri Peringatan Harlah ke-28 PKB
22 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Potret Kebersamaan Satgas...
Potret Kebersamaan Satgas TMMD Bersama Warga Desa Watuduwur
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Ganti Lima Pejabat
KPK Tahan Bupati Lombok...
KPK Tahan Bupati Lombok Barat Terkait Dugaan Suap dan Gratifikasi
Safrizal ZA: Gerakan...
Safrizal ZA: Gerakan Indonesia ASRI Harus Menjadi Budaya, Dimulai dari Aksi Nyata Menjaga Lingkungan
Sudaryono Tiba di Kantor...
Sudaryono Tiba di Kantor BGN usai Dilantik Presiden Prabowo
PPLI dan DESI Perkuat...
PPLI dan DESI Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan