Kucurkan Rp280 Miliar,...
1/3
Ketua Dewan KomisionerLPS, Purbaya Yudhi Sadewa saat meninjau langsung proses pembayaran klaim penjaminan, sekaligus menemui para nasabah BPR KRI, di Indramayu, Jawa Barat. Rabu (25/10/2023).
Kucurkan Rp280 Miliar,...
2/3
Ketua Dewan KomisionerLPS, Purbaya Yudhi Sadewa saat meninjau langsung proses pembayaran klaim penjaminan, sekaligus menemui para nasabah BPR KRI, di Indramayu, Jawa Barat. Rabu (25/10/2023).
Kucurkan Rp280 Miliar,...
3/3
Ketua Dewan KomisionerLPS, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan hingga 24 Oktober 2023, pihaknya sudah membayar klaim simpanannasabahdi Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Karya Remaja Indramayu senilai Rp 280 miliar.
Kucurkan Rp280 Miliar,...
Kucurkan Rp280 Miliar,...
Kucurkan Rp280 Miliar,...

Kucurkan Rp280 Miliar, Bos LPS: Kami Gercep Berikan Ketenangan untuk Nasabah BPR KRI

Rabu, 25 Oktober 2023 - 18:10 WIB
A A A
Indramayu - Ketua Dewan KomisionerLPS, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan hingga 24 Oktober 2023, pihaknya sudah membayar klaim simpanannasabahdi Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Karya Remaja Indramayu senilai Rp 280 miliar. Tidak sampai 7 hari kerja, LPS telah mulai mencairkan secara bertahap pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah.

“Ini kami lakukan untuk memberikan ketenangan kepada nasabah yang memang simpanannya tertahan sudah cukup lama di bank ini. Hingga saat ini, proses pembayaran klaim penjaminan simpanan oleh LPS telah dilakukan sebanyak 3 tahap dengan total nilai sekitar Rp280 miliar milik lebih dari 25 ribu nasabah,” ujar Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa saat meninjau langsung proses pembayaran klaim penjaminan, sekaligus menemui para nasabah BPR KRI, di Indramayu, Jawa Barat. Rabu (25/10/2023).

Purbaya juga menghimbau, bagi nasabah yang belum masuk dalam pembayaran tahap I hingga III ini agar tetap tenang dan tidak perlu khawatir, serta menunggu pengumuman pembayaran klaim penjaminan simpanan tahap berikutnya.

“Terpenting, masyarakat tidak perlu khawatir dan ragu untuk menabung di bank karena ada LPS yang siap menjamin simpanan nasabah,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa kebangkrutan BPR ini bukan disebabkan oleh kondisi perekonomian nasional, melainkan adanya permasalahan dalam tata kelola bisnis bank. Menurutnya, Penyebab BPR KRI itu dicabut izin usahanya sehingga dilikuidasi LPS ialah karena mismanagement yang dilakukan pengurusnya.

Kemudian, LPS pun akan mendalami permasalahan yang menyebabkan bank ini menjadi bangkrut, dengan melakukan investigasi pada bank ini. Artinya, jika memang ada pihak-pihak yang dengan sengaja merugikan bank sehingga bank ini menjadi bank gagal, maka LPS akan menindaklanjutinya ke jalur hukum.

“Mereka yaitu manajemen dan pemilik saham BPR, atau siapa pun yang misalnya melakukan tindak kejahatan perbankan akan kami kejar terus untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Wajib ada efek jera supaya ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini. Ke depan kami juga berencana membangun sistem IT untuk membantu manajemen BPR se-Indonesia agar memiliki tata kelola bisnis bank yang baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu Sri Sunarti, seorang pensiunan ASN dan salah seorang nasabah BPR KRI mengungkapkan kebahagiaannya setelah menerima simpanannya yang didepositokan di BPR KRI, dan bertemu langsung dengan Ketua Dewan Komisioner LPS.

“Doa kami pun terkabul, akhirnya LPS hadir dan hak kami dapat kembali tanpa kurang sepeser pun, terima kasih juga untuk bank perantara, pelayanannya mantap dan tanpa perlu waktu lama kami menerima simpanan kami kembali,” ungkapnya.

Senada, Bapak Sudiro yang berprofesi sebagai guru SD juga mengapresiasi kehadiran LPS. Dia mengaku sudah menjadi nasabah BPR KRI sejak 12 tahun yang lalu, dia pun sangat bersyukur setelah LPS mengambil alih BPR KRI, oleh sebab dia sempat mengalami hambatan untuk menerima hak nya pasca BPR KRI dinyatakan bangkrut.

“Saya menunggu lama untuk menerima hak saya kembali, sampai akhirnya LPS datang dan menangani ini semua. Saya mendapatkan pengembalian simpanan saya sepenuhnya tanpa kurang sepeserpun, prosesnya sangat mudah dan cepat pengembaliannya. Kepada para nasabah lain, saya juga menyerukan agar jangan ragu menabung di bank, karena ada LPS yang akan menjamin simpanan kita,” ujarnya.

BPR KRI memiliki aset bank sebesar Rp 270,98 miliar, dana pihak ketiga sebesar Rp 337,17 miliar dengan jumlah rekening 34.386 rekening, dan jaringan sebanyak 21 kantor.

Adapun, BPR ini adalah BPR dengan jumlah rekening atau nasabah terbesar yang pernah LPS tangani sejak LPS beroperasi.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
LPS Siapkan Pembayaran...
LPS Siapkan Pembayaran Klaim Simpanan Nasabah
Era Digitalisasi, LPS...
Era Digitalisasi, LPS Imbau Perbankan Jaga Kepercayaan Nasabah
Normalisasi Kali Ciliwung,...
Normalisasi Kali Ciliwung, Pemprov DKI Jakarta Kucurkan Rp469 Miliar
BKMT Berikan Donasi...
BKMT Berikan Donasi Sebesar Rp 1.6 Miliar untuk Rakyat Palestina
LPS Berikan Edukasi...
LPS Berikan Edukasi Keuangan Kepada Pramuka di Rainas XII
Pembayaran klaim Rp1,3...
Pembayaran klaim Rp1,3 Miliar kepada Ahli Waris Nasabah
Foto Terkini
CoZi LASIK, Inovasi...
CoZi LASIK, Inovasi Terbaru JEC Menteng untuk Penglihatan Lebih Baik
3 jam yang lalu
Dukung Prabowo, AMPPI...
Dukung Prabowo, AMPPI Soroti Kelanjutan MBG dan Pemberantasan Korupsi
6 jam yang lalu
Upbit Indonesia Bagikan...
Upbit Indonesia Bagikan 5 Langkah Memulai Investasi Kripto bagi Pemula
8 jam yang lalu
Petugas Evakuasi Sisa-Sisa...
Petugas Evakuasi Sisa-Sisa Bentrokan Eksekusi Hotel Sultan
14 jam yang lalu
Karyawan dan Simpatisan...
Karyawan dan Simpatisan Hotel Sultan Gelar Aksi Tolak Eksekusi Lahan
15 jam yang lalu
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027
21 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Demo Mahasiswa Uhamka...
Demo Mahasiswa Uhamka di Sudirman Diwarnai Saling Dorong dengan Polisi
Pawai Obor Meriahkan...
Pawai Obor Meriahkan Penyambutan 1 Muharam 1448 H di Jakarta
Pemerintah dan Dunia...
Pemerintah dan Dunia Usaha Perkuat Kolaborasi pada Perayaan Hari Susu Nusantara 2026
Pembubaran Diskusi di...
Pembubaran Diskusi di UGM, Pengamat : Kampus Harusnya Jadi Ruang Dialog yang Demokratis
Ratusan Buruh Desak...
Ratusan Buruh Desak Pembatalan Eksekusi Hotel Sultan
Potret Pawai Obor Malam...
Potret Pawai Obor Malam Pergantian Tahun Baru Islam 1448 H