BEM SI Ajak Seluruh...
1/2
Koordinator pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Hilmi Ash Shidiqi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa setelah Pemilu 2024.
BEM SI Ajak Seluruh...
2/2
Hilmi menyampaikan bahwa perbedaan pandangan politik adalah suatu hal yang wajar akan tetapi persatuan dan kesatuan adalah suatu hal yang wajib dijaga dan dipertahankan.
BEM SI Ajak Seluruh...
BEM SI Ajak Seluruh...

BEM SI Ajak Seluruh Elemen Bersatu Pasca Pemilu 2024

Minggu, 18 Februari 2024 - 14:26 WIB
A A A
Jakarta - Koordinator pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Hilmi Ash Shidiqi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa setelah Pemilu 2024. Hilmi menyampaikan bahwa perbedaan pandangan politik adalah suatu hal yang wajar akan tetapi persatuan dan kesatuan adalah suatu hal yang wajib dijaga dan dipertahankan.

Masih menurut Hilmi jangan sampai perbedaan pandangan politik justru menjadi polarisasi di tengah masyarakat.

"Pasca-pemilu kita harus fokus menjadikan kolaborasi dan kebersamaan sebagai kunci utama dalam persatuan dan pembangunan bangsa kedepan, jangan jadikan pasca-pemilu sebagai ajang kompetisi dengan sentimen negatif yang merusak persatuan bangsa," ungkap Hilmi pada Minggu (18/2).

Hilmi kemudian mengajak seluruh masyarakat untuk tidak terbuai oleh hasil quick count dan bersama-sama menunggu hasil penetapan pemilu oleh KPU, Hilmi juga mengajak masyarakat mengawal perhitungan suara pemilu dari bentuk kecurangan.

"Saat ini masyarakat baru disuguhkan dengan hasil quick count yang dilakukan oleh beberapa lembaga, quick count itu kan masih perhitungan cepat, kita tidak perlu terbuai oleh hasil tersebut. Ayo masyarakat bersabar menunggu hasil perhitungan yang dilakukan oleh KPU. Kalau kita lihat dari proses keberjalanan pemilu seperti pendaftaran, kampanye, pencoblosan dan penghitungan suara, masyarakat harus mengawal semua keberjalanan ini. Mari kita kawal, mari kita jaga. Kalau ada kecurangan mari laporkan ke pihak yang berwenang. Laporkan semua bentuk kecurangan yang ada dalam pemilu," tandas Hilmi menambahkan.

Selanjutnya Hilmi menyarankan kepada seluruh pihak yang menemukan kecurangan dan kurang puas dengan hasil pemilu bisa mengajukan protes dengan melaporkan ke bawaslu dan mengajukan sengketa hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK). Hilmi menegaskan dua lembaga tersebut baik Bawaslu dan MK adalah wadah pelaporan yang tepat untuk melaporkan kecurangan dan sengketa pemilu.

Semua pihak yang menemukan kecurangan lanjut Hilmi mari kita kumpulkan, lalu kita laporkan ke Bawaslu, baik yang menemukan kecurangan paslon 01, 02, 03 ataupun kecurangan Pileg. Sekarang tugas kita mengumpulkan melaporkan kecurangan tersebut sembari menunggu hasil dari KPU. Ketika KPU nanti sudah mengumumkan hasil pemilu dan sekiranya ada yang kurang puas, bisa mengajukan sengketa pemilu ke MK. kita ikuti langkah konstitusional dalam pengawalan pemilu.

Terakhir, Hilmi mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan sembari menunggu penetapan pemilu dan tidak tersulut api perpecahan yang akan mengganggu kesatuan bangsa.

"Saat ini kita masih berpesta, pesta demokrasi tidak hanya mencoblos di TPS, tapi sampai nanti akhirnya hasil ditetapkan. Maka dari itu, di suasana pesta ini sudah seyogyanya kita menjaga persatuan untuk mencapai hakikat demokrasi.

Di masa perhitungan seperti ini emosi masyarakat jangan sampai tersulut emosi oleh provokasi yang akhirnya mengganggu keberjalanan perhitungan suara yang belum selesai. Tetap saling menjaga dan mengawal pesta demokrasi pinta Hilmi.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Firli Ajak Seluruh Elemen...
Firli Ajak Seluruh Elemen Bangsa Jalankan Peran Sebagai Pahlawan Antikorupsi
Aliansi BEM Seluruh...
Aliansi BEM Seluruh Indonesia Tolak Pelemahan KPK
Gelar Festival Harmony...
Gelar Festival Harmony 2024, IFG Ajak Seluruh Karyawan Bangun Kekompakan
Hendak Ikut Demo BEM...
Hendak Ikut Demo BEM SI, Polisi Amankan Pelajar di Kawasan Monas
Songsong Kemenangan...
Songsong Kemenangan di Pemilu 2024, PPP Ajak Semua Pihak Jaga Soliditas
Apel Pasukan Pengamanan...
Apel Pasukan Pengamanan Demo BEM SI, Prajurit Brimob Tenteng Pelontar Gas Air Mata
Foto Terkini
Rapat Pleno KPU Tetapkan...
Rapat Pleno KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih pada PDPB Semester I 2026
10 jam yang lalu
Komisi XI DPR dan Pemerintah...
Komisi XI DPR dan Pemerintah Sepakati RUU PFII Dibawa ke Paripurna
10 jam yang lalu
Penjualan Elektronik...
Penjualan Elektronik Melemah di Tengah Kenaikan Harga
10 jam yang lalu
106.474 Wisman Berangkat...
106.474 Wisman Berangkat dari 222 Stasiun di Luar 10 Terbesar, Perjalanan dengan KA Semakin Tersebar
16 jam yang lalu
Tokopedia dan TikTok...
Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kementerian UMKM Bantu Pengusaha Mikro Yogyakarta #JualanNyaman
16 jam yang lalu
Perjuangan Warga Cilegon...
Perjuangan Warga Cilegon Jalan 1 Km ke Hutan Mencari Air Bersih
18 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Mengunjungi Pameran...
Mengunjungi Pameran Jakarta Provoke 2026 di Taman Menteng
Potret Aksi Dukung Pemkot...
Potret Aksi Dukung Pemkot Palembang Tolak LGBT
Parade Kebaya Pecahkan...
Parade Kebaya Pecahkan Rekor MURI
AHM Dorong Transformasi...
AHM Dorong Transformasi Layanan Melalui KLHN 2026
Smile Ministry Hadir...
Smile Ministry Hadir di PIK 2 dengan Teknologi Digital Modern
Medan Ekstrem Tak Surutkan...
Medan Ekstrem Tak Surutkan Semangat Satgas TMMD dan Warga dalam Pekerjaan Sasaran Fisik