Berdaya dan mandiri...
1/11
Penggerak kelompok budi daya lebah madu Kokolomboi, Labi Mopok, menuangkan madu ke botol kemasan untuk dijual.
Berdaya dan mandiri...
2/11
Foto udara perkampungan masyarakat adat Togong Tanga di Dusun Kokolomboi, Desa Leme-Leme Darat, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.
Berdaya dan mandiri...
3/11
Pengunjung menikmati matahari terbenam dari puncak kawasan Taman Kehati Kokolomboi.
Berdaya dan mandiri...
4/11
Pos Taman Kehati Kokolomboi yang menjadi pintu masuk ke Taman Kehati.
Berdaya dan mandiri...
5/11
Pengelola Taman Kehati Kokolomboi berjalan di kawasan Taman Kehati.
Berdaya dan mandiri...
6/11
Tarsius Peleng (Tarsius pelengensis) bertengger di dahan pohon di dalam kawasan Taman Kehati Kokolomboi.
Berdaya dan mandiri...
7/11
Bunga yang tumbuh di hutan menjadi pakan lebah untuk menghasilkan madu.
Berdaya dan mandiri...
8/11
Anggota kelompok budi daya lebah madu Kokolomboi menunjukkan sarang lebah madu usai dipanen.
Berdaya dan mandiri...
9/11
Anggota kelompok budi daya lebah madu Kokolomboi menunjukkan madu usai panen di kawasan hutan di Dusun Kokolomboi.
Berdaya dan mandiri...
10/11
Field Manager Pertamina EP Donggi Matindok Field Ridwan Kiay Demak (kanan) memberikan penghargaan sebagai local champion kepada Pengelola Taman Kehati Kokolomboi, Labi Mopok.
Berdaya dan mandiri...
11/11
Penggerak kelompok budi daya lebah madu Kokolomboi, Labi Mopok, menuangkan madu ke botol kemasan untuk dijual.
Berdaya dan mandiri...
Berdaya dan mandiri...
Berdaya dan mandiri...
Berdaya dan mandiri...
Berdaya dan mandiri...
Berdaya dan mandiri...
Berdaya dan mandiri...
Berdaya dan mandiri...
Berdaya dan mandiri...
Berdaya dan mandiri...
Berdaya dan mandiri...

Berdaya dan mandiri dalam Kokolomboi Lestari

Selasa, 13 Februari 2024 - 21:21 WIB
A A A
KABUPATEN BANGGAI - Botol-botol kemasan berstiker Madu Kokolomboi dijajarkan saat penggerak kelompok budi daya lebah madu Kokolomboi, Labi Mopok (49) menuangkan madu dari jeriken ke dalam botol di rumahnya di Pulau Peleng, Dusun Kokolomboi, Desa Leme-Leme Darat, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.

Kelompok budi daya lebah madu Kokolomboi merupakan kelompok binaan Pertamina EP Donggi Matindok Field dalam program Kokolomboi Lestari. Program tersebut merupakan konservasi hutan dengan memberdayakan masyarakat Adat Togong Tanga, Suku asli Sea-Sea di Dusun Kokolomboi, Pulau Peleng.

Hal ini sebagai salah satu langkah untuk membantu mengatasi penurunan kualitas lingkungan akibat aktivitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup dengan hasil hutan. Program Kokolomboi Lestari merupakan inisiatif keberlanjutan perusahaan di bidang lingkungan, yang merupakan komitmen Pertamina EP Donggi Matindok Field mendukung kinerja Environmental, Social & Governance dalam melaksanakan operasi produksi hulu migas.

Perusahaan bersama Kelompok budi daya lebah madu Kokolomboi menciptakan inovasi budidaya lebah madu batu dan dahan yang ramah lingkungan. Budi daya lebah madu juga menjadi salah satu upaya rehabilitasi kawasan hutan mengingat peran lebah sebagai pollinator (penyerbuk) yang membantu penyerbukan tanaman di sekitar kawasan hutan.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar saat ini kelompok budi daya lebah madu Kokolomboi telah terafiliasi dengan 245 anggota dengan kemampuan produksi madu sebesar 8.400 liter per tahunnya sehingga menjadi mata pencaharian masyarakat dari yang sebelumnya menjual kayu hasil hutan dan berburu satwa.

“Berkat adanya program pengembangan yang dijalankan oleh perusahaan dan pemerintah daerah dengan pengembangan produksi madu, penyaringan madu, membuat kemasan lebih bagus, dan meningkatkan teknik marketing menjadikan harga jual madu meningkat,” ujar Labi Mopok.

Hal ini dapat mengurangi ketergantungan masyarakat pada sumber daya tunggal dan membuat mereka lebih tangguh terhadap perubahan ekonomi atau alam yang tak terduga. Selain manfaat ekonomi, program Kokolomboi Lestari juga memberikan dampak perbaikan terhadap lingkungan dengan upaya konservasi di Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Kokolomboi melalui pemulihan ekosistem, sekaligus bisa meningkatkan kekayaan pakan untuk satwa endemik salah satunya Tarsius Peleng (Tarsius pelengensis) yang memiliki status terancam (endangered).

Pemulihan ekosistem pada Taman Kehati Kokolomboi yang menjadi salah satu habitat Tarsius Peleng menunjukkan adanya peningkatan satwa Tarsius Peleng dari sebelumnya 17 ekor menjadi 22 ekor. “Program ini tidak hanya menghasilkan perbaikan ekonomi yang menjadikan masyarakat lebih mandiri dan berdaya, namun yang terpenting adalah transformasi perilaku kelompok binaan menjadi pejuang lingkungan,” ujar Field Manager Pertamina EP Donggi Matindok Field Ridwan Kiay Demak.

Foto dan

Teks : Hafidz Mubarak A

Editor : Andika Wahyu
(rat)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
LTKL Kenalkan Potensi...
LTKL Kenalkan Potensi Lestari dalam Kuliner Tradisional
Siapkan SDM Digital...
Siapkan SDM Digital Unggul dan Berdaya Saing, Kominfo Sediakan Pelatihan dan Beasiswa
Polri dan Bhayangkari...
Polri dan Bhayangkari Luncurkan Program Pekarangan Pangan Lestari di Akpol Semarang
Dubai Tak Berdaya Diterjang...
Dubai Tak Berdaya Diterjang Banjir Bandang
Tukad Mati Lestari Badung...
Tukad Mati Lestari Badung dan SRC Kolaborasi Tanam Mangrove di Badung
Kolaborasi TikTok dan...
Kolaborasi TikTok dan Tokopedia Gelar Live Shopping di Ramadan Berdaya 2025
Foto Terkini
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK
8 jam yang lalu
Begini Tampang Lesu...
Begini Tampang Lesu Eks Kepala BGN Diborgol dan Pakai Baju Tahanan Kejagung
20 jam yang lalu
Maliq & D’Essentials...
Maliq & D’Essentials Kolaborasi dengan Jakarta Movin Hadirkan Musikal Senja Teduh Pelita
21 jam yang lalu
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
21 jam yang lalu
Waskita Karya Kebut...
Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Progres Tembus 93,07 Persen
21 jam yang lalu
RANC Bukukan Pendapatan...
RANC Bukukan Pendapatan Rp2,91 Triliun, Kinerja Operasional Menguat
21 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Mantan Menhan Ryamizard...
Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Dimakamkan di TMP Kalibata
Perbaikan Jalan Ambles...
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Dikebut, Alat Berat Diturunkan
Polda Jateng Gandeng...
Polda Jateng Gandeng FBI Bongkar Sindikat Penipuan Kripto Lintas Negara Beromzet Rp41,1 Miliar
Dirut KAI Tinjau Pengembangan...
Dirut KAI Tinjau Pengembangan Stasiun Bogor, Siapkan Operasional 12 Kereta Bogor Line
Nadiem Makarim Bacakan...
Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi atas Tuntutan 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Momen Nadiem Kenakan...
Momen Nadiem Kenakan Jaket Ojol Jelang Sidang Pleidoi