Tiba di Jakarta Usai...
1/3
Menteri Agraria dan dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan kehormatan yang diterima Indonesia dari Bank Dunia.
Tiba di Jakarta Usai...
2/3
Menteri Agraria dan dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan kehormatan yang diterima Indonesia dari Bank Dunia.
Tiba di Jakarta Usai...
3/3
Menteri AHY yang ditemui awak media di bandara, menceritakan bahwa dunia mengapresiasi langkah berani Presiden Joko Widodo untuk mempercepat pengukuran dan pendaftaran tanah dalam tujuh tahun belakangan ini, sehingga pada tahun 2024, sudah lebih dari 112 juta lahan bidang yang bisa didata. Ini kenaikan 50 persen dibandingkan periode-periode sebelumnya.
Tiba di Jakarta Usai...
Tiba di Jakarta Usai...
Tiba di Jakarta Usai...

Tiba di Jakarta Usai Hadiri Undangan World Bank, Menteri AHY: Ini Kesempatan Ceritakan Kesuksesan Indonesia di Bidang Pertanahan

Minggu, 19 Mei 2024 - 16:17 WIB
A A A
Tangerang - Menteri Agraria dan dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan kehormatan yang diterima Indonesia dari Bank Dunia.

“Sebuah kehormatan yang diberikan kepada Indonesia untuk menyampaikan kisah sukses yang menjadi best practice administrasi pertanahan, dalam Reforma Agraria dan ini yang saya sampaikan dalam forum tersebut. Alhamdulillah kita banyak menerima respons positif dari berbagai pihak, baik dari Bank Dunia maupun negara-negara lain peserta konferensi tersebut,” ucap Menteri AHY pada Sabtu (18/5) tengah malam, saat menjejakkan kaki kembali di bandara internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. AHY tiba dari perjalanan panjang ke Amerika Serikat atas undangan Bank Dunia.

Di sana, Menteri ATR/Kepala BPN menghadiri World Bank Land Conference 2024 di Washington DC. Kegiatan ini baru digelar kembali setelah lima tahun vakum, sejak penyelenggaraan terakhir tahun 2019.

Menteri AHY yang ditemui awak media di bandara, menceritakan bahwa dunia mengapresiasi langkah berani Presiden Joko Widodo untuk mempercepat pengukuran dan pendaftaran tanah dalam tujuh tahun belakangan ini, sehingga pada tahun 2024, sudah lebih dari 112 juta lahan bidang yang bisa didata. Ini kenaikan 50 persen dibandingkan periode-periode sebelumnya.

Di depan forum internasional, Menteri AHY menegaskan pentingnya menghadirkan kepastian hukum hak atas tanah bagi para pemilik tanah. Selain itu, dengan kepastian hukum hak atas tanah, para investor bisa menjadi lebih yakin untuk berinvestasi di Indonesia karena lebih aman, sehingga mereka dapat memperhitungkan prospek dan produktivitasnya.

“Jangan sampai kemudian potensi Indonesia yang besar ini, untuk dijadikan tempat industri dan komersial, tersia-siakan karena ketiadaan kepastian hukum ini, para investor ini akhirnya berpindah ke negara lain, ke negara tetangga kita. Kita juga harus punya iklim dan ekosistem investasi yang semakin baik, kompetitif, dan menjanjikan. Ini yang bisa menarik capital masuk ke Indonesia dan pada akhirnya bisa menopang pertumbuhan ekonomi kita,” lanjut Menteri AHY.

Menteri AHY mengungkapkan pula, sepulang dari Washington, pada hari Minggu (19/5) ia akan bertolak lagi ke Bali untuk menghadiri World Water Forum (WWF).

Acara ini merupakan forum internasional terbesar yang membahas dan merumuskan kebijakan tata kelola air dan sanitasi dunia. Ini juga forum internasional terakhir yang dihadiri Presiden Jokowi.

“Ini juga event yang sangat penting karena kita ingin berbicara keamanan sumber daya air, ini bukan hanya isu lokal tapi isu dunia. Kita tahu banyak kawasan dunia yang juga mengalami water scarcity, kelangkaan air. Populasi manusia bertambah terus, kebutuhan industri dan produksi juga terus bertambah, sedangkan air makin lama makin terbatas supply-nya,” jelas Menteri AHY.

Menurut AHY, forum ini juga menyangkut kebijakan Kementerian ATR/BPN.

“Kementerian ATR/BPN juga tentu punya korelasi karena berbicara air dan tanah itu selalu dekat. Baik wilayah daratan maupun wilayah pesisir pantai. Jadi ini yang terus kita ingin hadirkan, solusi bersama tentunya, tidak bisa satu-dua lembaga yang menyelesaikan isu ini, dan harus ada sinergi dan kolaborasi yang baik,” tutup Menteri AHY.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Baru Mendarat dari Amerika...
Baru Mendarat dari Amerika Serikat Usai Hadiri Undangan World Bank, Menteri AHY Siang Ini Terbang Ke Bali Hadiri World Water Forum
Potret Menteri AHY Jalan...
Potret Menteri AHY Jalan Kaki Hadiri Acara Pembukaan World Water Forum ke-10 di Bali
Tiba di Indonesia, Miss...
Tiba di Indonesia, Miss World 2021 Karolina Bielawska Akan Hadiri Malam Puncak Miss Indonesia 2022
Miss World 2024 Krystyna...
Miss World 2024 Krystyna Pyszkova Tiba di Indonesia
Miss World 2025 Opal...
Miss World 2025 Opal Suchata Tiba di Indonesia
Jenazah Mantan Menteri...
Jenazah Mantan Menteri Sarwono Tiba di Indonesia
Foto Terkini
Bisnis Indonesia Awards...
Bisnis Indonesia Awards 2026: MSIN Dinobatkan sebagai Perusahaan Terbaik Sektor Media dan Hiburan
5 jam yang lalu
Tingkat Polusi Jakarta...
Tingkat Polusi Jakarta Tertinggi di Dunia
6 jam yang lalu
Kemendukbangga/BKKBN...
Kemendukbangga/BKKBN Inisiasi Komite Kebijakan Ketenagakerjaan dan Pendidikan untuk Optimalkan Bonus Demografi Menuju Indonesia Maju
18 jam yang lalu
Bank DBS Indonesia Perkuat...
Bank DBS Indonesia Perkuat Komitmen Bangun Masa Depan Inklusif melalui Program People of Purpose untuk Lansia
20 jam yang lalu
Dengan Senyuman, Dokter...
Dengan Senyuman, Dokter Tifa Hadapi Sidang Perdana Kasus Dugaan Ijazah Jokowi
20 jam yang lalu
Pelatihan Membatik di...
Pelatihan Membatik di Jakarta Pusat Dukung Pelestarian Budaya
20 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Dengan Senyuman, Dokter...
Dengan Senyuman, Dokter Tifa Hadapi Sidang Perdana Kasus Dugaan Ijazah Jokowi
Ketua Umum Pemuda Pancasila...
Ketua Umum Pemuda Pancasila Diperiksa KPK Terkait Kasus Rita Widyasari
Ekspor Mobil Indonesia...
Ekspor Mobil Indonesia Melaju, Pengiriman CBU Naik 31,4 Persen
Nadiem Makarim Divonis...
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara
AdaKami Raih Penghargaan...
AdaKami Raih Penghargaan Top Company in Transparent & Responsible P2P Lending di Indonesia
Kemnaker-Sampoerna Dorong...
Kemnaker-Sampoerna Dorong Praktik Baik Hubungan Industrial Pancasila di Dunia Kerja