Erupsi Gunung Ibu Berlanjut,...
1/5
Sejalan dengan proses evakuasi warga ke tempat pengungsian, jumlah pengungsi pun dipastikan bertambah. Hal ini diamini oleh Kolonel Arm Adietya Yuni Nurtono selaku Komandan Posko yang memimpin proses evakuasi.
Erupsi Gunung Ibu Berlanjut,...
2/5
Merujuk data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gunung Ibu, hingga Sabtu (18/1) pukul 16.00 WIT, total sebanyak 184 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 404 jiwa telah diungsikan.
Erupsi Gunung Ibu Berlanjut,...
3/5
Merujuk data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gunung Ibu, hingga Sabtu (18/1) pukul 16.00 WIT, total sebanyak 184 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 404 jiwa telah diungsikan.
Erupsi Gunung Ibu Berlanjut,...
4/5
Adapun rinciannya, Pos Pengungsian Kantor Desa Tongute Sungi yang menerima warga Desa Borona berjumlah 10 KK/21 jiwa, Pos Pengungsian Gereja Tongute Sungi yang menerima warga Desa Sangaji Nyeku berjumlah 90 KK/226 jiwa, Pos Pengungsian SD Inpres Tongute Goin menerima warga Desa Tuguis berjumlah 11 KK/25 jiwa.
Erupsi Gunung Ibu Berlanjut,...
5/5
Selanjutnya Pos Pengungsian Gereja Akesibu menerima warga Desa Togoreba Sungi sebanyak 27 KK/62 jiwa, Pos Pengungsian SMK Akesibu menerima warga Desa Togoreba Sungi sebanyak 36 KK/50 Jiwa, kemudian Pos Pengungsian SD Akesibu menerima warga Desa Soasangaji berjumlah 10 KK/21 jiwa.
Erupsi Gunung Ibu Berlanjut,...
Erupsi Gunung Ibu Berlanjut,...
Erupsi Gunung Ibu Berlanjut,...
Erupsi Gunung Ibu Berlanjut,...
Erupsi Gunung Ibu Berlanjut,...

Erupsi Gunung Ibu Berlanjut, BNPB Evakuasi Warga ke Pengungsian

Minggu, 19 Januari 2025 - 11:41 WIB
A A A
HALMAHERA BARAT - Percepatan penanganan darurat bencana erupsi Gunung Ibu masih berlanjut, kali ini Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati turun langsung menyaksikan proses pemasangan rambu zona bahaya di beberapa lokasi di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara pada Sabtu (18/1).

Raditya dan jajaran BNPB serta Dandim 1501/Ternate selaku Komandan Posko melakukan pemasangan rambu zona bahaya yang berfungsi sebagai pengingat bagi seluruh warga bahwa sedang berada di zona bahaya.

“Kita memastikan bahwa desa yang direkomendasikan untuk dievakuasi, kita pasang rambu. Rambu-rambu ini berbentuk baliho dan menunjukan bahwa zona bahaya dan disebutkan bahwa dilarang masuk,” ujar Raditya.

“Targetnya enam desa dipasang rambu selesai hari ini. Harapannya masyarakat dipastikan tahu bahwa mereka sedang berada di zona bahaya,” imbuhnya.

Selain memasang rambu zona bahaya, proses evakuasi pun terus berlangsung.

“Sekaligus secara paralel melakukan evakuasi,” kata Raditya.

Dirinya menambahkan, selain memasang rambu, dirinya menuju Desa Sangaji Nyeku untuk melihat langsung sirine yang ada di desa tersebut.

“Di sisi lain kita memastikan bahwa sirine yang dipasang di titik di wilayah desa tersebut berfungsi, karena sirine ini berbasis pada informasi yg ada di hulu,” ungkapnya.

Setelah memasang rambu, Raditya melanjutkan tinjauan dengan menyisir ke desa-desa yang perlu dievakuasi.

Desa pertama yang dituju ialah Desa Tuguis Kecamatan Tabaru. Di sini, Raditya Jati turut berdialog kepada masyarakat agar bersedia untuk pindah ke tempat pengungsian yang lebih aman.

“Secara bertahap silakan warga untuk ke tempat pengungsian,” ucap Raditya.

Kemudian dirinya berlanjut ke Desa Todoke yang juga berada di Kecamatan Tabaru. Selain meninjau proses evakuasi, dirinya menyempatkan diri berbincang dengan para tenaga kesehatan yang disiapkan di lokasi tersebut hingga seluruh warga mengungsi.

Raditya pun turut meninjau pemindahan warga hingga ke tempat lokasi pengungsian, yaitu SMK Akesibu. Pada lokasi ini telah tersedia pelayanan kesehatan, dapur umum dan juga sejumlah kelas yang disiapkan sebagai tempat untuk para warga tidur.

Pengungsi Bertambah

Sejalan dengan proses evakuasi warga ke tempat pengungsian, jumlah pengungsi pun dipastikan bertambah. Hal ini diamini oleh Kolonel Arm Adietya Yuni Nurtono selaku Komandan Posko yang memimpin proses evakuasi.

“Kita masih melanjutkan proses evakuasi secara bertahap, kurang lebih 200 pengungsi yang dievakuasi dari desa.

Merujuk data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gunung Ibu, hingga Sabtu (18/1) pukul 16.00 WIT, total sebanyak 184 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 404 jiwa telah diungsikan.

Adapun rinciannya, Pos Pengungsian Kantor Desa Tongute Sungi yang menerima warga Desa Borona berjumlah 10 KK/21 jiwa, Pos Pengungsian Gereja Tongute Sungi yang menerima warga Desa Sangaji Nyeku berjumlah 90 KK/226 jiwa, Pos Pengungsian SD Inpres Tongute Goin menerima warga Desa Tuguis berjumlah 11 KK/25 jiwa.

Selanjutnya Pos Pengungsian Gereja Akesibu menerima warga Desa Togoreba Sungi sebanyak 27 KK/62 jiwa, Pos Pengungsian SMK Akesibu menerima warga Desa Togoreba Sungi sebanyak 36 KK/50 Jiwa, kemudian Pos Pengungsian SD Akesibu menerima warga Desa Soasangaji berjumlah 10 KK/21 jiwa.

Kolonel Arm Adietya menegaskan, masih menyiagakan personel dan kendaraan di desa-desa untuk terus melakukan proses evakuasi.

“Kita tempat personel di enam desa sekaligus truk untuk mengevakuasi. Kita tetap melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk mau dievakuasi karena sudah menjadi rekomendasi PVMBG bahwa enam desa tersebut tidak ada aktivitas,” imbuhnya.

Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk segera mengungsi dan jangan takut akan keadaan rumah dan harta benda lainya.

“Untuk keamanan rumah maupun materil, kami melakukan patroli di desa-desa tersebut 24 jam bergantian,” pungkas Adietya.

Foto-foto Humas BNPB
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Tenaga Kesehatan Bersiaga...
Tenaga Kesehatan Bersiaga di Lokasi Pengungsian Korban Erupsi Gunung Ibu
Pencarian 9 Warga Korban...
Pencarian 9 Warga Korban Hilang Erupsi Gunung Semeru Terus Berlanjut
Kepala BNPB Tinjau Pos...
Kepala BNPB Tinjau Pos Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT
Erupsi Gunung Kerinci
Erupsi Gunung Kerinci
Abu Vulkanis Erupsi...
Abu Vulkanis Erupsi Gunung Merapi Selimuti Permukiman Warga
Gunung Semeru Kembali...
Gunung Semeru Kembali Erupsi
Foto Terkini
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Raih Gelar Indonesia Open 2026
13 jam yang lalu
Satu Dekade Membangun...
Satu Dekade Membangun Literasi Keuangan Berbasis Emas di Indonesia
21 jam yang lalu
Tehillim Concert Antarkan...
Tehillim Concert Antarkan Liliana Tanoesoedibjo Raih Penghargaan MURI Kartini
1 hari yang lalu
Jonatan Christie Melaju...
Jonatan Christie Melaju ke Final Indonesia Open 2026
1 hari yang lalu
Waisak Buddhayana DKI,...
Waisak Buddhayana DKI, Menebar Cinta untuk Perdamaian
1 hari yang lalu
Pengunjung Berburu Perlengkapan...
Pengunjung Berburu Perlengkapan Outdoor di Indofest 2026
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Penyidik KPK Geledah...
Penyidik KPK Geledah Kediaman Silmy Karim Terkait Pengembangan Perkara
Berbagi Kepedulian dan...
Berbagi Kepedulian dan Semangat Sehat di Hari Lansia Nasional
Aksi Perenang Bersaing...
Aksi Perenang Bersaing di Opening Indonesia Short Course Emerging Series 2026
Waisak Buddhayana DKI,...
Waisak Buddhayana DKI, Menebar Cinta untuk Perdamaian
Pengunjung Berburu Perlengkapan...
Pengunjung Berburu Perlengkapan Outdoor di Indofest 2026
Hutan Petrofin Tumbuh...
Hutan Petrofin Tumbuh di 23 Kota, Elnusa Petrofin Perkuat Jejak Hijau Jalur Distribusi Energi