Opus Park Perkenalkan Konsep Hunian Premium Ramah Lingkungan Berstandar Jepang
Di tengah tren penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia, yang membuka peluang baru bagi sektor properti, Opus Park resmi meluncurkan konsep terbarunya dalam acara Media Gathering bertajuk “#ElevateToOpus: Unlock the Next Level of Convenience with Innovation and Nature’s Beauty.”
Mengusung teknologi dan kualitas standar Jepang (Japan Technology & Japan Quality), Opus Park bukan sekadar tempat tinggal, melainkan sebuah gaya hidup baru yang elegan dan terkoneksi, terletak di kawasan hijau Sentul. Proyek ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Gobel Group, Sumitomo Corporation, Hankyu Hanshin Properties Corp, dan Sentul City, menghadirkan hunian modern dalam satu kawasan superblok yang terintegrasi, berkelanjutan, dan mudah diakses dari pusat kota.
Optimisme Sektor Properti dan Momentum Pasar
Optimisme terhadap sektor properti kian menguat seiring keputusan Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan menjadi 5,50% pada Mei 2025. Di level global, langkah serupa diperkirakan akan diambil oleh Federal Reserve. Tren pelonggaran ini menjadi katalis positif bagi pertumbuhan properti di Indonesia, termasuk Opus Park.
Hunian berstandar internasional kini menjadi pilihan strategis, tak hanya untuk tempat tinggal, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang. Opus Park hadir sebagai respons terhadap momentum ini, dengan keunggulan lokasi, teknologi, dan kolaborasi lintas negara.
Pilar Kolaborasi Indonesia–Jepang
Opus Park merupakan simbol nyata kolaborasi antara perusahaan Indonesia dan Jepang yang berbagi visi dalam menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik. Rachmat Gobel, Presiden Perhimpunan Persahabatan Indonesia–Jepang (PPIJ), menyatakan bahwa kolaborasi ini menjadi contoh konkret bagaimana sektor swasta dapat mempererat hubungan bilateral dan menjadi jembatan pertukaran pengetahuan serta inovasi.
Japan Quality, Smart Living
Setiap unit Opus Park dilengkapi teknologi rumah pintar berbasis IoT, sistem keamanan digital mutakhir, dan desain arsitektur presisi ala Jepang. Bertoni Probo, Direktur PT Izumi Sentul Realty, menegaskan bahwa teknologi di Opus Park bukan sekadar fitur, melainkan bagian dari gaya hidup masa kini yang mengutamakan kenyamanan dan kemudahan.
Green Living & Lokasi Strategis
Terletak di udara segar dan lanskap pegunungan Sentul, Opus Park menawarkan kualitas udara terbaik (AQI 0–50), suasana tenang, serta akses cepat ke Jakarta dan sekitarnya. Hunian ini terintegrasi dengan AEON Mall, dekat dengan IKEA Sentul City, sekolah, rumah sakit, dan rencana proyek LRT Bogor serta Tol Sentul Selatan–Karawang Barat.
Dengan konsep green building, Opus Park memenuhi standar Green Building Council Indonesia (GBCI) dan tengah dalam proses memperoleh sertifikasi gold. Fasilitas seperti jalur pejalan kaki, area parkir sepeda, dan shower room di Basement 2 mendukung gaya hidup aktif dan ramah lingkungan.
Ikon Baru Sentul: Sky Bridge & Visi Masa Depan
Opus Park juga akan menghadirkan Sky Bridge tertinggi dan terbesar di Indonesia yang menghubungkan tiga menara apartemen, berada di ketinggian 270 meter di atas permukaan laut. Ini bukan hanya struktur arsitektur, tetapi juga simbol integrasi antara kemajuan teknologi dan keindahan alam.
Hiramsyah S. Thaib, President Director PT Izumi Sentul Realty, menyampaikan komitmen dalam membawa standar tinggi Jepang ke Indonesia, baik dalam material, desain, maupun inovasi bangunan. Proyek ini juga melibatkan konsultan dan kontraktor terbaik, seperti PT Total Bangun Persada, Turner & Townsend, PT Eco Build Indonesia, dan PT Surbana Jurong Indonesia.
#ElevateToOpus: One-Stop Premium Living
Dengan konsep one-stop living destination, Opus Park mengintegrasikan hunian, tempat kerja, dan gaya hidup modern. Fasilitas premium seperti co-working space, spa, kolam renang, dan internet berkecepatan tinggi menegaskan posisi Opus Park sebagai pilihan utama hunian masa depan.
"Melalui Opus Park, kami ingin meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh dengan teknologi, keberlanjutan, dan inovasi," tutup Hiramsyah S. Thaib.