Bahas Masa Depan SDM...
1/3
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyelenggarakan Simposium Integrasi Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Sektor Digital Informal selama dua hari di Jakarta.
Bahas Masa Depan SDM...
2/3
Kegiatan ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah, akademisi, industri, dan pelaku platform digital untuk merumuskan strategi pengembangan SDM digital informal dalam merespons perubahan dunia kerja dan pertumbuhan ekonomi digital.
Bahas Masa Depan SDM...
3/3
Prof. Ojat Darojat, Dip. Mgt., M.Bus.,Ph.D. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK
Bahas Masa Depan SDM...
Bahas Masa Depan SDM...
Bahas Masa Depan SDM...

Bahas Masa Depan SDM dan Sektor Digital Informal, Kemenko PMK Gelar Simposium Nasional

Rabu, 25 Juni 2025 - 12:31 WIB
A A A

Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyelenggarakan Simposium Integrasi Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Sektor Digital Informal selama dua hari di Jakarta. Kegiatan ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah, akademisi, industri, dan pelaku platform digital untuk merumuskan strategi pengembangan SDM digital informal dalam merespons perubahan dunia kerja dan pertumbuhan ekonomi digital.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi terhadap transformasi lanskap pekerjaan akibat kemajuan teknologi digital.

Sektor digital informal: pilar baru ekonomi



Simposium ini menyoroti peran sektor digital informal—seperti pengemudi transportasi online, kreator konten, desainer lepas, kurir logistik, dan pekerja rumah tangga on-demand—sebagai bagian penting dari perekonomian digital Indonesia, sekaligus alternatif bagi mereka yang sulit mengakses pekerjaan formal.

Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, menegaskan pentingnya fleksibilitas sistem pendidikan tinggi dalam merespons disrupsi digital.

Tantangan regulasi dan perlindungan sosial



Seiring meningkatnya jumlah pekerja digital informal, pendekatan regulasi dinilai tak lagi bisa bersifat konvensional. Mohammad Rudy Salahuddin, Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kemenko Perekonomian, menyatakan perlunya kebijakan berbasis bukti dan kolaborasi lintas sektor.

Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital CELIOS, memaparkan bahwa hasil Sakernas 2022 mencatat sekitar 1 juta pekerja digital informal berprofesi sebagai pengemudi ojek online. Kota-kota yang memiliki layanan ride-hailing tercatat memiliki tingkat kemiskinan 37% lebih rendah dibanding kota lain.

Diskusi multipihak dalam simposium ini menghasilkan sejumlah rekomendasi kebijakan untuk pengembangan SDM sektor digital informal, antara lain:





  1. Perlindungan sosial adaptif
    Merancang skema jaminan sosial yang sesuai dengan karakter informal sektor digital, seperti kontribusi sukarela dan subsidi pemerintah. Studi kasus dari Grab dan The SMERU Research Institute menunjukkan bagaimana negara seperti Rwanda dan beberapa negara ASEAN menjalin kerja sama dengan platform untuk memperluas akses jaminan sosial.





  2. Formalisasi upskilling dan reskilling
    Pengembangan program pelatihan berbasis kebutuhan industri melalui pendekatan modular dan mikro kredensial. Dukungan terhadap ekosistem pelatihan yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) menjadi penting untuk meningkatkan daya saing pekerja digital informal.





  3. Penguatan ekosistem dan segmentasi pekerja
    Penyusunan segmentasi pekerja digital informal untuk memahami kebutuhan spesifik tiap kelompok. Pendekatan yang tidak sensitif terhadap realitas lapangan dapat menghambat pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif.





  4. Kolaborasi multipihak yang terlembaga
    Pembentukan mekanisme koordinasi lintas kementerian, pelaku industri, platform digital, dan lembaga pendidikan. Tech for Good Institute menekankan pentingnya inovasi kebijakan yang berbasis bukti, transparan, partisipatif, dan adaptif agar kebijakan digital yang dirumuskan mampu menghadapi masa depan yang dinamis.





Hasil utama: rencana aksi kemitraan multipihak



Sebagai keluaran utama, simposium ini menghasilkan Rencana Aksi Kemitraan Multipihak (RKTL) sebagai pedoman pengembangan SDM sektor digital informal. RKTL bertujuan menghadirkan kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan dalam menghadapi transformasi dunia kerja di era ekonomi digital.

(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Kemenko PMK Gencarkan...
Kemenko PMK Gencarkan Revolusi Mental untuk Dongkrak Prestasi Kebudayaan dan Olahraga Nasional
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Kemenko PMK Gelar Edukasi...
Kemenko PMK Gelar Edukasi Krisis Iklim kepada Anak-anak
GMPK Gelar Seminar Nasional...
GMPK Gelar Seminar Nasional Bertajuk Meneropong Kepemimpinan Masa Depan
Kemenko PMK Ungkap Solusi...
Kemenko PMK Ungkap Solusi Strategi Peningkatan Kesehatan dan Kependudukan
Upbit Indonesia Gelar...
Upbit Indonesia Gelar Media dan Komunitas Gathering, Bahas Masa Depan Web3 dan Kripto di Indonesia
Foto Terkini
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK
4 jam yang lalu
Begini Tampang Lesu...
Begini Tampang Lesu Eks Kepala BGN Diborgol dan Pakai Baju Tahanan Kejagung
16 jam yang lalu
Maliq & D’Essentials...
Maliq & D’Essentials Kolaborasi dengan Jakarta Movin Hadirkan Musikal Senja Teduh Pelita
16 jam yang lalu
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
17 jam yang lalu
Waskita Karya Kebut...
Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Progres Tembus 93,07 Persen
17 jam yang lalu
RANC Bukukan Pendapatan...
RANC Bukukan Pendapatan Rp2,91 Triliun, Kinerja Operasional Menguat
17 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Mantan Menhan Ryamizard...
Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Dimakamkan di TMP Kalibata
Perbaikan Jalan Ambles...
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Dikebut, Alat Berat Diturunkan
Polda Jateng Gandeng...
Polda Jateng Gandeng FBI Bongkar Sindikat Penipuan Kripto Lintas Negara Beromzet Rp41,1 Miliar
Dirut KAI Tinjau Pengembangan...
Dirut KAI Tinjau Pengembangan Stasiun Bogor, Siapkan Operasional 12 Kereta Bogor Line
Nadiem Makarim Bacakan...
Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi atas Tuntutan 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Momen Nadiem Kenakan...
Momen Nadiem Kenakan Jaket Ojol Jelang Sidang Pleidoi