Angela Tanoesoedibjo Serukan Kolaborasi Media dan Mahasiswa Wujudkan Perubahan Nyata
Selasa, 15 Juli 2025 - 20:27 WIB
A
A
A
PADANG - Co-CEO MNC Group sekaligus Ketua Umum DPP Partai Perindo, Angela Tanoesoedibjo, mengajak generasi muda untuk tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga turut serta dalam aksi nyata serta terlibat dalam proses pembuatan kebijakan publik.
Pesan ini disampaikannya dalam dialog bersama mahasiswa pada Musyawarah Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (Munas BEM SI) di Asrama Haji Padang, Selasa (15/7/2025).
Dalam forum tersebut, Angela menekankan pentingnya keseimbangan antara menyuarakan pendapat secara digital dan kontribusi langsung di lapangan.
Menurutnya, perubahan sosial tidak hanya dapat dicapai melalui unggahan dan opini di media sosial, tetapi juga melalui keterlibatan konkret dalam dunia nyata, termasuk dalam ranah kebijakan publik.
Angela juga mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menyimpan gagasan atau kritik, tetapi turut aktif dalam mengartikulasikannya melalui jalur yang produktif.
Ia menilai bahwa proses perubahan membutuhkan waktu, kerja sama lintas sektor, dan keterlibatan generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu sosial.
Dalam kapasitasnya sebagai pimpinan iNews Media Group, Angela menyampaikan bahwa pihaknya membuka ruang kolaborasi dengan anak muda yang ingin menjadi bagian dari penyampaian isu-isu penting di masyarakat.
Kanal digital seperti TikTok dan YouTube disebutnya sebagai media strategis yang kini memainkan peran sentral dalam membentuk opini publik.
Kehadirannya dalam forum tersebut bukan hanya sebagai tokoh publik, tetapi juga sebagai representasi dari dunia media dan kebijakan yang ingin menjalin kolaborasi lebih luas dengan generasi muda. Ia menyampaikan komitmen untuk memperkuat sinergi antara media, anak muda, dan pembuat kebijakan guna mewujudkan perubahan yang lebih inklusif dan berdampak.
Munas BEM SI kali ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy , serta Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menandakan pentingnya forum ini dalam menjembatani dialog antara mahasiswa dan pemangku kepentingan nasional.
Fotografer : Josua Yulianto
Pesan ini disampaikannya dalam dialog bersama mahasiswa pada Musyawarah Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (Munas BEM SI) di Asrama Haji Padang, Selasa (15/7/2025).
Dalam forum tersebut, Angela menekankan pentingnya keseimbangan antara menyuarakan pendapat secara digital dan kontribusi langsung di lapangan.
Menurutnya, perubahan sosial tidak hanya dapat dicapai melalui unggahan dan opini di media sosial, tetapi juga melalui keterlibatan konkret dalam dunia nyata, termasuk dalam ranah kebijakan publik.
Angela juga mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menyimpan gagasan atau kritik, tetapi turut aktif dalam mengartikulasikannya melalui jalur yang produktif.
Ia menilai bahwa proses perubahan membutuhkan waktu, kerja sama lintas sektor, dan keterlibatan generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu sosial.
Dalam kapasitasnya sebagai pimpinan iNews Media Group, Angela menyampaikan bahwa pihaknya membuka ruang kolaborasi dengan anak muda yang ingin menjadi bagian dari penyampaian isu-isu penting di masyarakat.
Kanal digital seperti TikTok dan YouTube disebutnya sebagai media strategis yang kini memainkan peran sentral dalam membentuk opini publik.
Kehadirannya dalam forum tersebut bukan hanya sebagai tokoh publik, tetapi juga sebagai representasi dari dunia media dan kebijakan yang ingin menjalin kolaborasi lebih luas dengan generasi muda. Ia menyampaikan komitmen untuk memperkuat sinergi antara media, anak muda, dan pembuat kebijakan guna mewujudkan perubahan yang lebih inklusif dan berdampak.
Munas BEM SI kali ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy , serta Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menandakan pentingnya forum ini dalam menjembatani dialog antara mahasiswa dan pemangku kepentingan nasional.
Fotografer : Josua Yulianto
(sra)