Transaksi Kripto Naik Tajam, Upbit Indonesia Tegaskan Pentingnya Keamanan Pengguna
Jakarta, 29 Juli 2025 – Seiring meningkatnya minat dan adopsi aset digital di Indonesia, Upbit Indonesia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan membekali diri dengan informasi yang tepat agar tidak terjebak dalam berbagai bentuk penipuan kripto. Upbit Indonesia menegaskan kembali komitmennya terhadap perlindungan pengguna dan tanggung jawab platform dalam menciptakan ekosistem kripto yang aman dan terpercaya.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi kripto di Indonesia pada Mei 2025 mencapai Rp49,57 triliun. Angka ini mencerminkan antusiasme publik yang terus tumbuh terhadap aset digital. Namun, lonjakan tersebut juga diikuti oleh meningkatnya modus penipuan, seperti phishing, aplikasi investasi palsu, hingga peniruan identitas yang berpotensi merugikan masyarakat.
Resna Raniadi, Chief Operating Officer (COO) Upbit Indonesia, menyampaikan bahwa peningkatan literasi dan kesadaran pengguna merupakan kunci utama untuk menjaga ekosistem kripto tetap sehat. “Kami melihat pertumbuhan pasar kripto sebagai peluang besar bagi ekonomi digital Indonesia. Namun, pertumbuhan ini harus diiringi dengan edukasi yang kuat agar masyarakat dapat berpartisipasi secara aman dan bertanggung jawab,” ujar Resna.
Kenali Modus Penipuan Kripto dan Cara Menghindarinya
Upbit Indonesia mengidentifikasi beberapa bentuk penipuan yang paling sering terjadi, di antaranya:
Phishing, yang memancing pengguna untuk mengklik tautan palsu dan mencuri data pribadi
Aplikasi investasi ilegal, yang menjanjikan keuntungan fantastis namun berakhir dengan penipuan
Peniruan identitas, di mana pelaku menyamar sebagai pihak terpercaya untuk mengambil alih akun pengguna
Untuk menghindari risiko tersebut, pengguna disarankan untuk:
Selalu menggunakan platform yang terdaftar dan diawasi secara resmi oleh OJK, seperti Upbit Indonesia
Tidak mudah percaya terhadap pesan atau panggilan yang mengatasnamakan pihak tertentu, terutama jika meminta data pribadi, password, atau kode OTP — hal ini tidak pernah dilakukan oleh pihak resmi Upbit
Melakukan riset mandiri (do your own research/DYOR) sebelum berinvestasi pada aset atau proyek kripto
Menghindari janji keuntungan cepat dan tidak masuk akal
Mengaktifkan fitur keamanan tambahan seperti autentikasi dua faktor (2FA) serta rutin memperbarui kata sandi
“Sebagai platform yang mengutamakan keamanan pengguna, Upbit Indonesia terus memperkuat sistem keamanan kami, memperbarui fitur secara berkala, serta aktif memberikan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai kanal,” lanjut Resna. “Kami percaya bahwa membangun kesadaran kolektif adalah langkah paling efektif untuk melindungi ekosistem ini dari pelaku kejahatan digital.”
Upbit Indonesia juga terus berkolaborasi dengan regulator dan komunitas untuk memperkuat ekosistem kripto yang bertanggung jawab. Melalui berbagai inisiatif edukatif dan fitur perlindungan di dalam aplikasi, Upbit Indonesia menegaskan posisinya sebagai mitra terpercaya dalam perjalanan investasi digital masyarakat Indonesia.