Membangun Momentum untuk...
1/6
Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu Adipati Paku Alam X (kedua kanan) menerima kenang-kenangan dari Impact Programme Coordinator, Global Fashion Agenda Francesca Girelli (kedua kiri) disaksikan Ketua Umum Rantai Tekstil Lestari Basrie Kamba (kiri) dan Director of Impact, Global Fashion Agenda Christina Iskov saat acara Progres 1 Tahun Circular Fashion Partnership (CFP) Indonesia di Yogyakarta, Kamis (23/10/2025).
Membangun Momentum untuk...
2/6
Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu Adipati Paku Alam X (kanan) berdiskusi dengan Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Kementerian Ekonomi Kreatif/BEKRAF Yuke Sri Rahayu (kiri) dan Ketua Rantai Tekstil Lestari Basrie Kamba saat acara Progress 1 Tahun Circular Fashion Partnership (CFP) Indonesia di Yogyakarta, Kamis (23/10/2025)
Membangun Momentum untuk...
3/6
Ketua Rantai Tekstil Lestari Basrie Kamba (kiri) bersma Director of Impact, Global Fashion Agenda Christina Iskov menjelaskan insiatif yang akan datang dari kemitraan CFP Indonesia adn memberikan kata penutup saat acara Perjalanan 1 Tahun Circular Fashion Partnership (CFP) Indonesia di Yogyakarta, Kamis (23/10/2025).
Membangun Momentum untuk...
4/6
Anggota Dewan Penasihat Rantai Tekstil Lestari Anne Particia Sutanto memberikan pertanyaan saat diskusi panel pada acara saat acara Perjalanan 1 Tahun Circular Fashion Partnership (CFP) Indonesia di Yogyakarta, Kamis (23/10/2025).
Membangun Momentum untuk...
5/6
Koordinator Nasional UNEP InTex Indonesia Diah Ratna Pratiwi (tengah) menjawab pertanyaan moderator saat sesi diskusi panel pada acara Progres 1 Tahun Circular Fashion Partnership (CFP) Indonesia di Yogyakarta, Kamis (23/10/2025).
Membangun Momentum untuk...
6/6
(Kiri ke kanan) Michael Sung sebagai moderator (Anggota Dewan Pengurus Rantai Tesktil Lestari) bersama Alia Sarastita (CEO The New Factory), Erick Halim (Direktur PT Lakumas), Boedi Satrio (PT Pan Brothers), dan Tjok Istri Ratna (Ketua IMODEA) saat panel diskusi pada acara Progress 1 Tahun Circular Fashion Partnership (CFP) Indonesia di Yogyakarta, Kamis (23/10/2025)
Membangun Momentum untuk...
Membangun Momentum untuk...
Membangun Momentum untuk...
Membangun Momentum untuk...
Membangun Momentum untuk...
Membangun Momentum untuk...

Membangun Momentum untuk Sistem Tekstil Sirkular di Indonesia

Jum'at, 24 Oktober 2025 - 18:04 WIB
A A A
Kemitraan Fashion Sirkular (Circular Fashion Partnership/CFP) Indonesia Rayakan Satu Tahun Kemajuan

Indonesia Tunjukkan Langkah Kuat Menuju Ekonomi Tekstil Sirkular pada Acara Penanda Satu Tahun

Yogyakarta, 23 Oktober 2025 — Indonesia menegaskan kembali ambisinya untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi tekstil sirkular global, dengan berkomitmen mempercepat upaya sirkularitas meskipun menghadapi berbagai tantangan. Komitmen ini disoroti dalam acara peringatan satu tahun Circular Fashion Partnership (CFP) – Indonesia, yang diselenggarakan di Kepatihan Puro Pakualaman, Yogyakarta.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 100 pemangku kepentingan yang mewakili ekosistem daur ulang tekstil yang terus tumbuh di Indonesia. Peserta meliputi perwakilan senior dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Kementerian Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Kementerian Perindustrian, Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu Adipati Paku Alam X, serta Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), bersama dengan pelaku industri terkemuka, merek fashion global, pengelola limbah tekstil, dan lembaga akademik.

Dengan mengusung tema “Membangun Momentum untuk Sistem Tekstil Sirkular di Indonesia,” para peserta meninjau capaian program selama tahun pertama dan merumuskan langkah bersama menuju ekosistem tekstil yang lebih berkelanjutan dan sirkular.

Dukungan Pemerintah dan Keraton untuk Sirkularitas Tekstil

Acara dibuka dengan sambutan dari Rantai Tekstil Lestari (RTL), Global Fashion Agenda (GFA), serta pidato kerajaan oleh Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu Adipati Paku Alam X. Acara dilanjutkan dengan sambutan kunci dari BAPPENAS dan BEKRAF, yang menekankan bahwa sirkularitas tekstil merupakan peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi hijau dan inklusif — yang hanya bisa dicapai melalui kolaborasi lintas sektor publik dan swasta.

“Pemerintah Indonesia memiliki strategi Promosi Industri Hijau, di mana ekonomi sirkular menjadi bagian penting dan industri tekstil merupakan salah satu sektor prioritas untuk dikembangkan. Strategi ini disebut HEBAT; Hilirisasi, Ekspor berorientasi global, Bermitra, Aglomerasi Industri, dan Transisi.”

— Rolly R. Purnomo, Deputi Sekretariat Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS).

“Diskusi ini sangat relevan dengan upaya Kementerian Ekonomi Kreatif dalam mempromosikan produk-produk ekonomi kreatif yang tidak hanya unik, tetapi juga berdaya saing global. Produk kreatif berbahan limbah tekstil akan terus berkembang, menciptakan lapangan kerja di sektor penyortiran, pengolahan, dan perbaikan. Pasar global juga tumbuh seiring meningkatnya apresiasi dunia terhadap produk daur ulang.”

— Yuke Sri Rahayu, Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Nasional (BEKRAF).

“Saya sangat senang acara ini dapat diselenggarakan di Kepatihan Kadipaten Pakualaman. Potongan kain telah menjadi masalah tersendiri karena berakhir menjadi limbah. Sangat luar biasa jika limbah tekstil dapat diolah kembali menjadi kain baru. Kita harus memiliki komitmen kuat, karena dampak lingkungan dari limbah tekstil sangat besar, sekaligus memiliki potensi manfaat sosial dan ekonomi, terutama bagi para pengumpul rumahan. Semoga kolaborasi yang terbangun dalam forum ini dapat menjadi solusi yang berdampak.”

— Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu Adipati Paku Alam X.

Temuan Utama dan Langkah Selanjutnya

Para mitra pelaksana mempresentasikan hasil dan rekomendasi tahun pertama melalui paparan komprehensif dan dua sesi diskusi panel, yang berfokus pada kerangka kebijakan untuk daur ulang tekstil-ke-tekstil dan pandangan industri tentang peningkatan partisipasi lokal.

Diskusi menegaskan potensi besar Indonesia untuk berperan sebagai pemimpin dalam rantai nilai daur ulang global — sebuah bidang yang masih belum banyak didefinisikan. Selain itu, terdapat peluang yang muncul dari perjanjian perdagangan bebas terbaru Indonesia, yang dapat semakin memperkuat daya saing negara ini dalam manufaktur berkelanjutan dan inovasi tekstil sirkular.

Secara paralel, para panelis menunjukkan optimisme yang tumbuh di kalangan industri, di mana para produsen lokal menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi dalam rantai nilai serta terus meningkatkan kualitas dan standar produk tekstil daur ulang agar memenuhi permintaan internasional.

Memasuki tahun kedua, CFP akan terus memperkuat kemitraan, memperdalam dialog kebijakan berbasis bukti, memperluas penerapan solusi sirkular yang dapat ditingkatkan dalam sektor tekstil Indonesia, serta melakukan pemetaan limbah alas kaki dan penyelarasan penggunaan bahan kimia untuk daur ulang tekstil.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Malaysia Pelajari MLFF...
Malaysia Pelajari MLFF di Indonesia untuk Modernisasi Sistem Transportasi
Sandiaga Uno: Dari Desa...
Sandiaga Uno: Dari Desa Membangun Indonesia untuk Kebangkitan Ekonomi
Inisiatif Pengelolaan...
Inisiatif Pengelolaan Sampah Tekstil untuk Keberlanjutan
Yayasan GoTo Merah Putih:...
Yayasan GoTo Merah Putih: Membangun Keluarga Kuat untuk Indonesia Maju
MDRT Day Indonesia 2021,...
MDRT Day Indonesia 2021, Momentum Agen Asuransi Jiwa untuk Terus Berinovasi di Tengah Pandemi
Indonesia Re Claim Forum...
Indonesia Re Claim Forum 2024: Membangun Ekosistem Kolaboratif untuk Cegah Kecurangan Klaim
Foto Terkini
Komisi VIII DPR dan...
Komisi VIII DPR dan Menteri Agama Bahas Pengawasan Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren
1 jam yang lalu
Raker Komisi IX DPR,...
Raker Komisi IX DPR, Menkes Paparkan Ancaman Krisis Dokter di Indonesia
2 jam yang lalu
Rupiah Tembus Rp18.000,...
Rupiah Tembus Rp18.000, Ukuran Tahu di Depok Berkurang 2 Sentimeter
2 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Nahkodai Persija Jakarta
2 jam yang lalu
Latihan Timnas Indonesia...
Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Mozambik
5 jam yang lalu
Raih Guinness World...
Raih Guinness World Records, Layanan Umrah Indonesia Tembus Standar Global
8 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Waisak Buddhayana DKI,...
Waisak Buddhayana DKI, Menebar Cinta untuk Perdamaian
Pengunjung Berburu Perlengkapan...
Pengunjung Berburu Perlengkapan Outdoor di Indofest 2026
KAI Operasikan 39 Trainset...
KAI Operasikan 39 Trainset New Generation
Dari Bangkok ke Shanghai,...
Dari Bangkok ke Shanghai, KAPPI Ingatkan Dunia: Di Setiap Sudut Indonesia, Kopinya Berbeda Cerita
Jonatan Christie Melaju...
Jonatan Christie Melaju ke Final Indonesia Open 2026
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Raih Gelar Indonesia Open 2026