Semangat Santri Mahasiswa Al-Fattah: NGampus, NGaji, NGabdi
Senin, 24 November 2025 - 19:46 WIB
A
A
A
Sejumlah santri mahasiswa dengan khidmat mengikuti pengajian di Pesantren AL-Fattah, Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (19/11/2025) malam. Sebanyak 36 putra dan 23 putri santri mukim serta 3 santri kalong (tidak mukim) mengikuti pembelajaran di Pesantren Al-Fattah. Kebanyakan para santri merupakan mahasiswa yang sedang kuliah di kampus terdekat, diantaranya Universitas Diponegoro (Undip), Politeknik Negeri Semarang (Polines), Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Semarang, dan Universitas Pandanaran (Unpand).
Pesantren Mahasiswa-Mahasiwi (PESMA) Al-Fattah Sumurboto ini merupakan pesantren Ahlussunnah wal Jama’ah an Nahdliyah yang berdiri pada tahun 2006, didirikan oleh Kiai Makmun Murod. PESMA Al-Fattah memiliki semboyan 3NG (NGmpus, NGaji, NGabdi) yang diwujudkan dengan menyelenggarakan pembelajaran Al-Qur’an (bil Ghoib/bin Nadhor) dan Kitab Kuning yang terdiri dari beberapa (Aqidah, Akhlak, Fiqih, Nahwu, Shorof, Ilmu Hadist, dsb).
Selain itu PESMA Al-Fattah juga memiliki beberapa program pengabdian dan ikut terlibat langsung dengan kegiatan masyarakat sekitar sehingga menjadikan para santri dekat dengan masyarakat sekitar.
Program kegiatan pesantren ini selaras dengan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) dalam mendukung pendidikan keagamaan. Pemprov Jateng di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi-Taj Yasin telah menggulirkan program unggulan bertajuk Pesantren Obah. Program ini menyasar berbagai aspek pengembangan pesantren, mulai dari pemberian beasiswa kuliah ke luar negeri bagi santri, insentif untuk para penghafal Al-Qur’an dan guru agama, hingga bantuan sarana ibadah.
Salah satu program unggulan dalam Pesantren Obah adalah beasiswa kuliah luar negeri untuk para santri. Proses seleksi beasiswa ini akan melibatkan tim khusus yang terdiri dari berbagai unsur, termasuk kalangan pesantren. Ditekankan, ilmu yang diperoleh para santri di luar negeri harus kembali diabdikan untuk memajukan pesantren dan masyarakat.
FOTO: Ahmad Antoni
Pesantren Mahasiswa-Mahasiwi (PESMA) Al-Fattah Sumurboto ini merupakan pesantren Ahlussunnah wal Jama’ah an Nahdliyah yang berdiri pada tahun 2006, didirikan oleh Kiai Makmun Murod. PESMA Al-Fattah memiliki semboyan 3NG (NGmpus, NGaji, NGabdi) yang diwujudkan dengan menyelenggarakan pembelajaran Al-Qur’an (bil Ghoib/bin Nadhor) dan Kitab Kuning yang terdiri dari beberapa (Aqidah, Akhlak, Fiqih, Nahwu, Shorof, Ilmu Hadist, dsb).
Selain itu PESMA Al-Fattah juga memiliki beberapa program pengabdian dan ikut terlibat langsung dengan kegiatan masyarakat sekitar sehingga menjadikan para santri dekat dengan masyarakat sekitar.
Program kegiatan pesantren ini selaras dengan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) dalam mendukung pendidikan keagamaan. Pemprov Jateng di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi-Taj Yasin telah menggulirkan program unggulan bertajuk Pesantren Obah. Program ini menyasar berbagai aspek pengembangan pesantren, mulai dari pemberian beasiswa kuliah ke luar negeri bagi santri, insentif untuk para penghafal Al-Qur’an dan guru agama, hingga bantuan sarana ibadah.
Salah satu program unggulan dalam Pesantren Obah adalah beasiswa kuliah luar negeri untuk para santri. Proses seleksi beasiswa ini akan melibatkan tim khusus yang terdiri dari berbagai unsur, termasuk kalangan pesantren. Ditekankan, ilmu yang diperoleh para santri di luar negeri harus kembali diabdikan untuk memajukan pesantren dan masyarakat.
FOTO: Ahmad Antoni
(sra)