Rayakan HDI 2025 Lewat Program Disabilitas Cinta Al-Qur'an
Kamis, 04 Desember 2025 - 07:19 WIB
A
A
A
Jakarta, 3 Desember 2025 - ESQ Kemanusiaan bersama Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) Kemenag RI menggandeng lembaga kemanusiaan Indonesia CARE menyelenggarakan acara peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 dengan tema "Disabilitas Cinta Al Qur'an" bertempat di kantor LPMQ dan Museum bayt Qur'an TMII Jakarta.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya inklusi dan kesetaraan bagi penyandang disabilitas, serta mempromosikan cinta Al Qur'an sebagai pedoman dan sumber inspirasi kekuatan hidup bagi mereka.
Acara ini dihadiri oleh 100 peserta terdiri dari siswa-siswi penyandang Disabiltas Rungu ungu Wicara (PDSRW) dan Penyandang Disabiltas netra (tunanetra) dan pengemudi ojek online dari Komunitas Ojek Tunarungu Relawan Indonesia (KOTRI) rangkaian kegiatan yang terselenggara dalam acara ini diantaranya, Penampilan Pembacaan Al Qur'an isyarat oleh siswa- siswi PDSRW dan tunanetra, pemberian apresian dari kepala LPMQ Kemenag RI untuk para peserta, edutrip ke museum bayt Qur'an dan museum atau anjungan yang ada di TMII.
"Kami berharap acara ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya inklusi dan kesetaraan bagi penyandang disabilitas, serta mempromosikan cinta Al Qur'an sebagai pedoman dan sumber inspirasi kekuatan hidup bagi mereka," ujar Ketua Umum ESQ Kemanusiaan, Lea Sri Endari dalam sambutannya.
Dalam acara ini selain Ketua Umum ESQ Kemanusiaan Lea Sri Endari Irawan, hadir juga Kepala LPMQ Kementrian Agama RI, Abdul Aziz Sidqi.
Kegiatan ini bertujuan membangun kolaborasi yang menguatkan dalam penyebaran Mushaf Disabilitas & Pelatihannya.
Program ini turut didukung oleh Labbaik Chicken, Bantu, Indonesia Care dan TMII sebagai sinergi kebaikan lintas lembaga dalam membangun kepedulian berkelanjutan untuk penyandang disabilitas di Indonesia.
"Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua lembaga dan donatur yang telah bergabung dan mendukung acara ini. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dengan pahala kebaikan serta menjadi pengiring langkah sukses para donatur sekalian," ucap Lea.
Secara terpisah direktur eksekutif Indonesia CARE, Lukman Azis Kurniawan mengapresiasi kolaborasi yang dibangun ESQ kemanusiaan untuk pendampingan para disabilitas terutama terkait kemampuan para disabilitas untuk mengenal lebih dalam tentang kitab suci Al Qur'an. "Kita sudah lama bersinergi untuk itu. Semoga mushaf isyarat yang dikembangkan ESQ kemanusiaan untuk para disabilitas bisa bermanfaat besar untuk membangun kecintaan kepada Al-Qur'an. HDI ini momentum yang pas untuk mengingatkan masyarakat Indonesia bahwa masih banyak masyarakat kita yang memiliki keterbatasan fisik dan butuh perhatian serta dukungan kita bersama," imbuhnya.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya inklusi dan kesetaraan bagi penyandang disabilitas, serta mempromosikan cinta Al Qur'an sebagai pedoman dan sumber inspirasi kekuatan hidup bagi mereka.
Acara ini dihadiri oleh 100 peserta terdiri dari siswa-siswi penyandang Disabiltas Rungu ungu Wicara (PDSRW) dan Penyandang Disabiltas netra (tunanetra) dan pengemudi ojek online dari Komunitas Ojek Tunarungu Relawan Indonesia (KOTRI) rangkaian kegiatan yang terselenggara dalam acara ini diantaranya, Penampilan Pembacaan Al Qur'an isyarat oleh siswa- siswi PDSRW dan tunanetra, pemberian apresian dari kepala LPMQ Kemenag RI untuk para peserta, edutrip ke museum bayt Qur'an dan museum atau anjungan yang ada di TMII.
"Kami berharap acara ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya inklusi dan kesetaraan bagi penyandang disabilitas, serta mempromosikan cinta Al Qur'an sebagai pedoman dan sumber inspirasi kekuatan hidup bagi mereka," ujar Ketua Umum ESQ Kemanusiaan, Lea Sri Endari dalam sambutannya.
Dalam acara ini selain Ketua Umum ESQ Kemanusiaan Lea Sri Endari Irawan, hadir juga Kepala LPMQ Kementrian Agama RI, Abdul Aziz Sidqi.
Kegiatan ini bertujuan membangun kolaborasi yang menguatkan dalam penyebaran Mushaf Disabilitas & Pelatihannya.
Program ini turut didukung oleh Labbaik Chicken, Bantu, Indonesia Care dan TMII sebagai sinergi kebaikan lintas lembaga dalam membangun kepedulian berkelanjutan untuk penyandang disabilitas di Indonesia.
"Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua lembaga dan donatur yang telah bergabung dan mendukung acara ini. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dengan pahala kebaikan serta menjadi pengiring langkah sukses para donatur sekalian," ucap Lea.
Secara terpisah direktur eksekutif Indonesia CARE, Lukman Azis Kurniawan mengapresiasi kolaborasi yang dibangun ESQ kemanusiaan untuk pendampingan para disabilitas terutama terkait kemampuan para disabilitas untuk mengenal lebih dalam tentang kitab suci Al Qur'an. "Kita sudah lama bersinergi untuk itu. Semoga mushaf isyarat yang dikembangkan ESQ kemanusiaan untuk para disabilitas bisa bermanfaat besar untuk membangun kecintaan kepada Al-Qur'an. HDI ini momentum yang pas untuk mengingatkan masyarakat Indonesia bahwa masih banyak masyarakat kita yang memiliki keterbatasan fisik dan butuh perhatian serta dukungan kita bersama," imbuhnya.
(sra)