Aktivasi Paviliun Raden Saleh dan Planetarium Jakarta Gairahkan Ekosistem Seni Budaya di TIM
Rabu, 24 Desember 2025 - 15:32 WIB
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meresmikan aktivasi Paviliun Raden Saleh dan Planetarium Jakarta di kawasan Taman Ismail Marzuki, Selasa (23/12/2025). Aktivasi ini menautkan seni, budaya, dan edukasi dalam satu ekosistem terpadu. “TIM harus kembali menjadi ruang publik untuk berkolaborasi dan berekspresi yang dinamis dan hidup serta mudah diakses,” ujar Pramono.
Paviliun Raden Saleh hadir sebagai hotel Artotel Curated dengan pendekatan artistik kontemporer bertema "Cultural Symphony, Artistic Hospitality". Bangunan rancangan arsitek Andra Matin ini memadukan desain modern-minimalis dan atmosfer seni-budaya. Hotel ini memiliki 139 kamar, Eatspace, kolam renang, serta ruang pertemuan berkapasitas 100 orang. “Ini bukan sekadar hotel, tetapi ruang kultural,” kata Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego.
Selain akomodasi, Paviliun Raden Saleh menyediakan working space dan selasar pamer seni.
Kurasi karya dilakukan bersama Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) dan seniman lintas disiplin.
Fasilitas ini mendukung kegiatan bisnis, workshop, hingga acara komunitas seni. “Kami menjaga profesionalisme dan standar internasional,” ujar Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Perseroda, Iwan Takwin.
Sementara itu, Planetarium Jakarta kembali dibuka setelah berhenti beroperasi sejak 2012. Fasilitas diperbarui dengan visualisasi astronomi digital berbasis data sains terkini. Inovasi AI Virtual Host menghadirkan pemandu interaktif bagi pengunjung. “Kunjungan gratis tiga bulan,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo.
Paviliun Raden Saleh hadir sebagai hotel Artotel Curated dengan pendekatan artistik kontemporer bertema "Cultural Symphony, Artistic Hospitality". Bangunan rancangan arsitek Andra Matin ini memadukan desain modern-minimalis dan atmosfer seni-budaya. Hotel ini memiliki 139 kamar, Eatspace, kolam renang, serta ruang pertemuan berkapasitas 100 orang. “Ini bukan sekadar hotel, tetapi ruang kultural,” kata Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego.
Selain akomodasi, Paviliun Raden Saleh menyediakan working space dan selasar pamer seni.
Kurasi karya dilakukan bersama Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) dan seniman lintas disiplin.
Fasilitas ini mendukung kegiatan bisnis, workshop, hingga acara komunitas seni. “Kami menjaga profesionalisme dan standar internasional,” ujar Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Perseroda, Iwan Takwin.
Sementara itu, Planetarium Jakarta kembali dibuka setelah berhenti beroperasi sejak 2012. Fasilitas diperbarui dengan visualisasi astronomi digital berbasis data sains terkini. Inovasi AI Virtual Host menghadirkan pemandu interaktif bagi pengunjung. “Kunjungan gratis tiga bulan,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo.
(sra)