BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Tekankan Kolaborasi Human–AI
Senin, 13 April 2026 - 19:02 WIB
A
A
A
Jakarta, 13 April 2026 – Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam menciptakan sistem yang tidak hanya canggih, tetapi juga relevan dan berdampak. Menjawab tantangan tersebut, BINUS University kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan keilmuan melalui pengukuhan Guru Besar.
BINUS University mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Tanty Oktavia, S.Kom., M.M. sebagai Guru Besar Tetap di bidang Business Information Systems. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Head of Department Master in Information Systems Management.
Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Human–AI Collaboration in Business Information Systems: Sistem Cerdas, Tepercaya, dan Berorientasi pada Manusia”, Prof. Tanty menyoroti pentingnya pergeseran paradigma dalam pengembangan sistem informasi bisnis. Ia menekankan bahwa teknologi, khususnya AI, tidak lagi sekadar alat otomatisasi, melainkan mitra strategis manusia dalam pengambilan keputusan dan penciptaan nilai bisnis.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa evolusi Business Information Systems kini telah memasuki fase baru yang ditandai dengan integrasi AI yang mampu belajar, memprediksi, serta memberikan rekomendasi berbasis data.
Dalam konteks ini, kolaborasi human–AI menjadi fondasi utama dalam membangun sistem yang adaptif, cerdas, dan tetap berorientasi pada manusia.
Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan ekosistem akademik yang unggul dan berdampak.
“Pengukuhan Guru Besar bukan hanya menjadi pencapaian individu, tetapi juga mencerminkan komitmen institusi dalam mendorong lahirnya pemikiran strategis yang mampu menjawab tantangan global. Kami percaya kontribusi Prof. Tanty akan semakin memperkuat peran BINUS University dalam menghasilkan riset yang relevan dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Sejalan dengan perkembangan menuju era Industry 5.0, Prof. Tanty juga menekankan pentingnya pendekatan human-centered dalam pengembangan AI, di mana teknologi dirancang untuk memperkuat kapabilitas manusia, bukan menggantikannya.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan inovasi yang lebih holistik, etis, dan berkelanjutan di berbagai sektor industri.
Pengukuhan ini menjadi bagian dari perjalanan BINUS University memasuki 45 tahun kiprahnya di dunia pendidikan. Secara konsisten, BINUS terus menghadirkan inovasi pembelajaran, memperluas kolaborasi global, serta membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Melalui penguatan peran Guru Besar, BINUS University berupaya menghadirkan talenta unggul yang tidak hanya siap berkarier, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi digital dan kemajuan bangsa.
BINUS University mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Tanty Oktavia, S.Kom., M.M. sebagai Guru Besar Tetap di bidang Business Information Systems. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Head of Department Master in Information Systems Management.
Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Human–AI Collaboration in Business Information Systems: Sistem Cerdas, Tepercaya, dan Berorientasi pada Manusia”, Prof. Tanty menyoroti pentingnya pergeseran paradigma dalam pengembangan sistem informasi bisnis. Ia menekankan bahwa teknologi, khususnya AI, tidak lagi sekadar alat otomatisasi, melainkan mitra strategis manusia dalam pengambilan keputusan dan penciptaan nilai bisnis.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa evolusi Business Information Systems kini telah memasuki fase baru yang ditandai dengan integrasi AI yang mampu belajar, memprediksi, serta memberikan rekomendasi berbasis data.
Dalam konteks ini, kolaborasi human–AI menjadi fondasi utama dalam membangun sistem yang adaptif, cerdas, dan tetap berorientasi pada manusia.
Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan ekosistem akademik yang unggul dan berdampak.
“Pengukuhan Guru Besar bukan hanya menjadi pencapaian individu, tetapi juga mencerminkan komitmen institusi dalam mendorong lahirnya pemikiran strategis yang mampu menjawab tantangan global. Kami percaya kontribusi Prof. Tanty akan semakin memperkuat peran BINUS University dalam menghasilkan riset yang relevan dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Sejalan dengan perkembangan menuju era Industry 5.0, Prof. Tanty juga menekankan pentingnya pendekatan human-centered dalam pengembangan AI, di mana teknologi dirancang untuk memperkuat kapabilitas manusia, bukan menggantikannya.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan inovasi yang lebih holistik, etis, dan berkelanjutan di berbagai sektor industri.
Pengukuhan ini menjadi bagian dari perjalanan BINUS University memasuki 45 tahun kiprahnya di dunia pendidikan. Secara konsisten, BINUS terus menghadirkan inovasi pembelajaran, memperluas kolaborasi global, serta membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Melalui penguatan peran Guru Besar, BINUS University berupaya menghadirkan talenta unggul yang tidak hanya siap berkarier, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi digital dan kemajuan bangsa.
(sra)