FLOII Expo 2026, Pameran Tanaman Internasional Bakal Digelar September Mendatang
Rabu, 13 Mei 2026 - 11:13 WIB
A
A
A
JAKARTA - Tanaman tropis menghiasi area peluncuran Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2026 di Depok, Jawa Barat. Acara berlangsung di The Waterfall Resto by Godongijo dengan konsep taman terbuka yang sejuk. Sejumlah pelaku industri tanaman tampak berbincang sambil mengamati koleksi tanaman eksotis. FLOII Expo akan berlangsung 17-20 September 2026 di Hall 3A Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Memasuki tahun kelima, pameran yang digelar Dyandra Event Solutions itu hadir dengan program lebih luas dan kolaboratif. Tema “United by Nature” mempertemukan komunitas tanaman, breeder, hingga landscape designer dari berbagai negara.
FLOII dikenal sebagai pameran tanaman hias internasional terbesar di Indonesia sejak pertama digelar pada 2022. Kehadiran peserta luar negeri terus meningkat seiring berkembangnya industri tanaman nasional. Direktur Tindakan Deputi Bidang Karantina Tumbuhan Badan Karantina Indonesia, Abdul Rahman, menilai sektor tersebut memiliki prospek besar bagi ekonomi dan lingkungan. “Industri tanaman punya potensi ekonomi dan lingkungan sangat besar,” ujarnya. Namun, seluruh pelaku industri tetap diminta memperhatikan keamanan hayati dan prosedur karantina tanaman. Selain menjadi ajang pameran, FLOII kini berkembang sebagai ruang bisnis, edukasi, komunitas, dan gaya hidup berbasis alam.
Sementara itu, President Director Dyandra Event Solutions, Michael Bayu Sumarijanto, memastikan FLOII tahun ini semakin interaktif. Pengunjung nantinya dapat menikmati kontes, lelang tanaman, workshop, talkshow komunitas, hingga peluncuran varietas baru. ”Kami berharap FLOII dapat terus memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan industri tanaman hias nasional, membuka peluang kolaborasi, dan bisnis baru, serta menginspirasi masyarakat untuk semakin dekat dengan alam,” katanya.
FLOII dikenal sebagai pameran tanaman hias internasional terbesar di Indonesia sejak pertama digelar pada 2022. Kehadiran peserta luar negeri terus meningkat seiring berkembangnya industri tanaman nasional. Direktur Tindakan Deputi Bidang Karantina Tumbuhan Badan Karantina Indonesia, Abdul Rahman, menilai sektor tersebut memiliki prospek besar bagi ekonomi dan lingkungan. “Industri tanaman punya potensi ekonomi dan lingkungan sangat besar,” ujarnya. Namun, seluruh pelaku industri tetap diminta memperhatikan keamanan hayati dan prosedur karantina tanaman. Selain menjadi ajang pameran, FLOII kini berkembang sebagai ruang bisnis, edukasi, komunitas, dan gaya hidup berbasis alam.
Sementara itu, President Director Dyandra Event Solutions, Michael Bayu Sumarijanto, memastikan FLOII tahun ini semakin interaktif. Pengunjung nantinya dapat menikmati kontes, lelang tanaman, workshop, talkshow komunitas, hingga peluncuran varietas baru. ”Kami berharap FLOII dapat terus memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan industri tanaman hias nasional, membuka peluang kolaborasi, dan bisnis baru, serta menginspirasi masyarakat untuk semakin dekat dengan alam,” katanya.
(sra)