Moestopo Kukuhkan 699 Wisudawan, Tegaskan Semangat Kebangkitan Generasi Intelektual Indonesia
Rabu, 20 Mei 2026 - 19:12 WIB
A
A
A
Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menggelar Dies Natalis dan Wisuda ke-65 di Jakarta Convention Center pada 20 Mei 2026 dengan tema “Dari Moestopo untuk Indonesia: Semangat Kebangkitan Generasi Intelektual” dan tagline “Be Yourself, Unlock Your Power”. Sebanyak 699 lulusan dari jenjang Sarjana, Magister, dan Doktor resmi dikukuhkan.
Wisuda tahun ini dikemas modern dan inspiratif melalui visual sinematik serta penampilan seni budaya Nusantara yang menonjolkan semangat persatuan dan kebangkitan generasi muda. Momen penghargaan kepada wisudawan terbaik bersama orang tua menjadi simbol dukungan keluarga dalam keberhasilan pendidikan.
Ketua Pengurus Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo, Dr. RM. H. Hermanto JM, menegaskan bahwa lulusan harus mampu mengubah ilmu menjadi solusi nyata bagi masyarakat serta tetap menjunjung integritas, etika, dan nilai kemanusiaan di tengah perkembangan teknologi.
Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Dr. H. Muhammad Saifulloh, menyebut wisuda sebagai awal tanggung jawab moral lulusan untuk membawa perubahan dan pengabdian bagi negeri. Ia juga mengapresiasi perjuangan mahasiswa yang menyelesaikan studi di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Ketua Pelaksana Wisuda, Dr. T. Herry Rachmatsyah, mengatakan tema wisuda sejalan dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional, di mana generasi muda dituntut menghadapi tantangan disrupsi teknologi, krisis moral, dan kompetisi global dengan kreativitas serta kepedulian sosial.
Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, turut mengapresiasi kualitas pendidikan Universitas Moestopo dan menekankan pentingnya hasil pendidikan tinggi memberi dampak nyata serta solusi bagi masyarakat.
Melalui Dies Natalis dan Wisuda ke-65 ini, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menegaskan komitmennya mencetak lulusan unggul, adaptif, berkarakter, dan berdaya saing global tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan.
Wisuda tahun ini dikemas modern dan inspiratif melalui visual sinematik serta penampilan seni budaya Nusantara yang menonjolkan semangat persatuan dan kebangkitan generasi muda. Momen penghargaan kepada wisudawan terbaik bersama orang tua menjadi simbol dukungan keluarga dalam keberhasilan pendidikan.
Ketua Pengurus Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo, Dr. RM. H. Hermanto JM, menegaskan bahwa lulusan harus mampu mengubah ilmu menjadi solusi nyata bagi masyarakat serta tetap menjunjung integritas, etika, dan nilai kemanusiaan di tengah perkembangan teknologi.
Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Dr. H. Muhammad Saifulloh, menyebut wisuda sebagai awal tanggung jawab moral lulusan untuk membawa perubahan dan pengabdian bagi negeri. Ia juga mengapresiasi perjuangan mahasiswa yang menyelesaikan studi di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Ketua Pelaksana Wisuda, Dr. T. Herry Rachmatsyah, mengatakan tema wisuda sejalan dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional, di mana generasi muda dituntut menghadapi tantangan disrupsi teknologi, krisis moral, dan kompetisi global dengan kreativitas serta kepedulian sosial.
Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, turut mengapresiasi kualitas pendidikan Universitas Moestopo dan menekankan pentingnya hasil pendidikan tinggi memberi dampak nyata serta solusi bagi masyarakat.
Melalui Dies Natalis dan Wisuda ke-65 ini, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menegaskan komitmennya mencetak lulusan unggul, adaptif, berkarakter, dan berdaya saing global tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan.
(sra)