INDEF GTI: Insentif...
1/5
Head of Industrial and Transport Decarbonization INDEF Green Transition Initiative (GTI) Andry Satrio Nugroho, Kepala Bidang Pendapatan II Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta Jimmi Pardede, Asisten Deputi Pengembangan Ketenagalistrikan dan Geologi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Sunandar, serta Direktur Pendapatan Daerah Kementerian Dalam Negeri Teguh Narutomo menjadi pembicara dalam acara Media Briefing dan Launching White Paper Kajian Pajak Kendaraan Listrik Daerah di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
INDEF GTI: Insentif...
2/5
Head of Industrial and Transport Decarbonization INDEF Green Transition Initiative (GTI) Andry Satrio Nugroho, Kepala Bidang Pendapatan II Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta Jimmi Pardede, Asisten Deputi Pengembangan Ketenagalistrikan dan Geologi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Sunandar, serta Direktur Pendapatan Daerah Kementerian Dalam Negeri Teguh Narutomo menjadi pembicara dalam acara Media Briefing dan Launching White Paper Kajian Pajak Kendaraan Listrik Daerah di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
INDEF GTI: Insentif...
3/5
Head of Industrial and Transport Decarbonization INDEF Green Transition Initiative (GTI) Andry Satrio Nugroho, Kepala Bidang Pendapatan II Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta Jimmi Pardede, Asisten Deputi Pengembangan Ketenagalistrikan dan Geologi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Sunandar, serta Direktur Pendapatan Daerah Kementerian Dalam Negeri Teguh Narutomo menjadi pembicara dalam acara Media Briefing dan Launching White Paper Kajian Pajak Kendaraan Listrik Daerah di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
INDEF GTI: Insentif...
4/5
Dalam diskusi tersebut, INDEF GTI menilai implementasi Kawasan Zona Rendah Emisi atau Low Emission Zone (LEZ) berpotensi menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang signifikan di tengah wacana pengenaan pajak kendaraan listrik. Selain LEZ, strategi lain seperti cukai emisi dan pajak progresif kendaraan listrik juga dinilai layak diterapkan untuk mendukung penerimaan daerah sekaligus mendorong transisi energi.
INDEF GTI: Insentif...
5/5
Dalam diskusi tersebut, INDEF GTI menilai implementasi Kawasan Zona Rendah Emisi atau Low Emission Zone (LEZ) berpotensi menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang signifikan di tengah wacana pengenaan pajak kendaraan listrik. Selain LEZ, strategi lain seperti cukai emisi dan pajak progresif kendaraan listrik juga dinilai layak diterapkan untuk mendukung penerimaan daerah sekaligus mendorong transisi energi.
INDEF GTI: Insentif...
INDEF GTI: Insentif...
INDEF GTI: Insentif...
INDEF GTI: Insentif...
INDEF GTI: Insentif...

INDEF GTI: Insentif Kendaraan Listrik Idealnya Dicabut Bertahap

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:36 WIB
A A A
Head of Industrial and Transport Decarbonization INDEF Green Transition Initiative (GTI) Andry Satrio Nugroho, Kepala Bidang Pendapatan II Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta Jimmi Pardede, Asisten Deputi Pengembangan Ketenagalistrikan dan Geologi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Sunandar, serta Direktur Pendapatan Daerah Kementerian Dalam Negeri Teguh Narutomo menjadi pembicara dalam acara Media Briefing dan Launching White Paper Kajian Pajak Kendaraan Listrik Daerah di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Dalam diskusi tersebut, INDEF GTI menilai implementasi Kawasan Zona Rendah Emisi atau Low Emission Zone (LEZ) berpotensi menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang signifikan di tengah wacana pengenaan pajak kendaraan listrik. Selain LEZ, strategi lain seperti cukai emisi dan pajak progresif kendaraan listrik juga dinilai layak diterapkan untuk mendukung penerimaan daerah sekaligus mendorong transisi energi.

Andry Satrio Nugroho menjelaskan, sebelum mencabut insentif kendaraan listrik, pemerintah perlu mempertimbangkan sejumlah alternatif kebijakan agar tidak menghambat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Menurutnya, kepastian regulasi perpajakan penting untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Berdasarkan kajian INDEF GTI, penerapan LEZ di kawasan bisnis Jalan Sudirman, Jakarta, diperkirakan mampu menghasilkan potensi pendapatan hingga Rp383 miliar per tahun. Selain menjadi sumber penerimaan, kebijakan tersebut juga dinilai dapat membantu pengendalian kualitas udara di pusat ibu kota.

“Potensi ini masih dari satu kawasan dan bisa bertambah jika diterapkan di wilayah lain. Selain berdampak ekonomi, LEZ juga memberi manfaat bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujar Andry.

Selain LEZ, INDEF GTI juga menghitung potensi penerimaan negara dari penerapan cukai emisi yang diperkirakan mencapai Rp40 triliun per tahun. Sementara itu, penerapan pajak progresif kendaraan listrik berbasis kepemilikan kedua dan seterusnya diperkirakan berpotensi menghasilkan Rp1,9 triliun per tahun.

Kepala Bidang Pendapatan II Bapenda DKI Jakarta Jimmi Pardede mengatakan, pembahasan terkait pajak kendaraan listrik masih terus dilakukan seiring kebutuhan daerah mencari sumber pendapatan baru akibat berkurangnya anggaran transfer pusat. Menurutnya, skema pajak progresif berdasarkan nilai kendaraan dapat menjadi solusi yang tetap menjaga keadilan bagi masyarakat.

Senada dengan itu, Sunandar menilai pemberian insentif kendaraan listrik tidak dapat berlangsung selamanya dan harus mempertimbangkan perkembangan industri, infrastruktur, serta jumlah pengguna kendaraan listrik di Indonesia.

Sementara itu, Direktur Pendapatan Daerah Kemendagri Teguh Narutomo menegaskan kebijakan insentif kendaraan listrik merupakan amanah regulasi pemerintah pusat melalui Perpres Nomor 55 Tahun 2019 dan Perpres Nomor 79 Tahun 2023. Namun, pemerintah daerah tetap memiliki kewenangan teknis dalam pelaksanaannya sesuai kondisi fiskal masing-masing daerah.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Insentif Kendaraan Listrik dan Hybrid
Penambahan Kendaraan...
Penambahan Kendaraan Operasional Listrik
Kolaborasi Pengembangan...
Kolaborasi Pengembangan Infrastruktur Kendaraan Listrik
Aturan Bagi Pengemudi...
Aturan Bagi Pengemudi Kendaraan Listrik
Target Populasi Kendaraan...
Target Populasi Kendaraan Listrik Nasional
Menhub Sosialisasi Kendaraan...
Menhub Sosialisasi Kendaraan Listrik di Bekasi
Foto Terkini
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp 60 Miliar dari Kafe di Cipete
9 jam yang lalu
Penggeledahan Kafe di...
Penggeledahan Kafe di Cipete Berlanjut hingga Malam, Brimob Masih Berjaga
9 jam yang lalu
Top Innovation Choice...
Top Innovation Choice Award 2026: Pengakuan atas Komitmen mGanik dalam Inovasi Penanganan Diabetes
20 jam yang lalu
Teknologi Perlindungan...
Teknologi Perlindungan Tanaman Bermekanisme Ganda Diperkenalkan kepada Petani
21 jam yang lalu
in-Lite LED Eksplorasi...
in-Lite LED Eksplorasi Interaksi Cahaya dan Material Lewat Paviliun
21 jam yang lalu
World AI Show 2026 Bahas...
World AI Show 2026 Bahas Masa Depan AI Indonesia
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Penampilan Feast di...
Penampilan Feast di Panggung Jakarta Fair 2026
Produksi Seragam Sekolah...
Produksi Seragam Sekolah Meningkat Jelang Tahun Ajaran Baru
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Whoosh Jadi Favorit...
Whoosh Jadi Favorit Turis Asing: Layani 184 Ribu WNA Sepanjang 2026, Malaysia Terbanyak
World AI Show 2026 Bahas...
World AI Show 2026 Bahas Masa Depan AI Indonesia
MNC Life Hadirkan Perlindungan...
MNC Life Hadirkan Perlindungan Asuransi di Koplove Fest Vol. 4