Pemain Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Alami Kejadian Mencekam Saat Syuting
Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:40 WIB
A
A
A
JAKARTA - Proses syuting film horor “402 Rumah Sakit Angker Korea” meninggalkan pengalaman menegangkan bagi para pemainnya. Film ini merupakan remake resmi “Gonjiam: Haunted Asylum” karya sutradara Korea Selatan Jung Bum-shik. Namun, versi Indonesia menghadirkan pendekatan cerita dengan sentuhan lokal yang lebih dekat bagi penonton domestik.
Aktor Saputra Kori mengaku beberapa adegan terasa sangat mencekam ketika proses syuting berlangsung di set rumah sakit. Pengambilan gambar banyak dilakukan malam hari dengan desain lokasi menyerupai bangunan terbengkalai yang gelap dan menyeramkan. Menurutnya, suasana di lokasi membuat para pemain beberapa kali merasakan ketegangan selama menjalani adegan tertentu. “Kami saja sampai merinding saat syuting berlangsung,” kata Saputra saat peluncuran trailer dan poster film “402 Rumah Sakit Angker Korea” di MD Place, Jakarta, Selasa (19/5/2026). Film ini diproduksi MD Pictures bersama Umbara Brothers Film.
Sutradara Anggy Umbara mengatakan, produksi film ini menjadi salah satu proyek paling rumit sepanjang kariernya. Proses syuting dilakukan menggunakan total 28 kamera demi menghasilkan visual lebih intens dan detail. Anggy juga mengaku dirinya bersama penulis skenario Lele Laila merupakan penggemar lama film “Gonjiam”. “Kami harus kasih usaha semaksimal mungkin untuk film ini,” ujar Anggy.
Film ini dibintangi Arbani Yasiz, Saputra Kori, Elang El Gibran, Jang Han-Sol, Diandra Agatha, Lea Ciarachel, dan Aylena Fusil. Ceritanya mengikuti kelompok kreator konten Indonesia yang melakukan penelusuran rumah sakit angker di Korea Selatan demi mengejar popularitas digital. Namun, penelusuran itu berubah menjadi teror ketika mereka mulai mengalami gangguan misterius di dalam bangunan tersebut. “402 Rumah Sakit Angker Korea” dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026.
Aktor Saputra Kori mengaku beberapa adegan terasa sangat mencekam ketika proses syuting berlangsung di set rumah sakit. Pengambilan gambar banyak dilakukan malam hari dengan desain lokasi menyerupai bangunan terbengkalai yang gelap dan menyeramkan. Menurutnya, suasana di lokasi membuat para pemain beberapa kali merasakan ketegangan selama menjalani adegan tertentu. “Kami saja sampai merinding saat syuting berlangsung,” kata Saputra saat peluncuran trailer dan poster film “402 Rumah Sakit Angker Korea” di MD Place, Jakarta, Selasa (19/5/2026). Film ini diproduksi MD Pictures bersama Umbara Brothers Film.
Sutradara Anggy Umbara mengatakan, produksi film ini menjadi salah satu proyek paling rumit sepanjang kariernya. Proses syuting dilakukan menggunakan total 28 kamera demi menghasilkan visual lebih intens dan detail. Anggy juga mengaku dirinya bersama penulis skenario Lele Laila merupakan penggemar lama film “Gonjiam”. “Kami harus kasih usaha semaksimal mungkin untuk film ini,” ujar Anggy.
Film ini dibintangi Arbani Yasiz, Saputra Kori, Elang El Gibran, Jang Han-Sol, Diandra Agatha, Lea Ciarachel, dan Aylena Fusil. Ceritanya mengikuti kelompok kreator konten Indonesia yang melakukan penelusuran rumah sakit angker di Korea Selatan demi mengejar popularitas digital. Namun, penelusuran itu berubah menjadi teror ketika mereka mulai mengalami gangguan misterius di dalam bangunan tersebut. “402 Rumah Sakit Angker Korea” dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026.
(sra)