Krematorium Keputih...
1/17
Petugas Krematorium mengenakan Hazmat dan alat pelindung diri (APD) saat melakukan persiapan.
Krematorium Keputih...
2/17
Petugas Krematorium mengenakan Hazmat dan alat pelindung diri (APD) saat melakukan persiapan.
Krematorium Keputih...
3/17
Petugas Krematorium bersiap dengan mengenakan Hazmat dan alat pelindung diri (APD).
Krematorium Keputih...
4/17
Petugas membawa peti jenazah Covid-19 yang akan dikremasi dari mobil ambulan.
Krematorium Keputih...
5/17
Petugas memasukkan peti jenazah kedalam tungku pembakaran di Krematorium Keputih, Surabaya.
Krematorium Keputih...
6/17
Petugas memasukkan peti jenazah kedalam tungku pembakaran di Krematorium Keputih, Surabaya.
Krematorium Keputih...
7/17
Selama pandemi Covid-19, tempat pengabuan jenazah pertama yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini tidak pernah berhenti beroperasi.
Krematorium Keputih...
8/17
Sudah ratusan jenazah korban Covid-19 dikremasi ditempat ini atas permintaan keluarga.
Krematorium Keputih...
9/17
Koordinator Lapangan Krematorium Keputih Eko Pramono mengaku, selama pandemi Covid-19 petugas yang berjumlah 5 orang tidak pernah libur dan siaga selama 24 jam penuh.
Krematorium Keputih...
10/17
Hal itu untuk melayani kremasi jenazah Covid-19 jika sewaktu-waktu ada kiriman dari rumah sakit. Tiga tungku pembakaran yang tersedia tidak pernah kosong.
Krematorium Keputih...
11/17
Proses pembakaran jenazah ditempat ini membutuhkan waktu sekitar 1 jam dengan suhu diatas 2000 derajat.
Krematorium Keputih...
12/17
Petugas menunjukkan abu jenazah yang sudah dikremasi.
Krematorium Keputih...
13/17
Bagi keluarga atau rumah sakit yang akan melakukan kremasi diwajibkan untuk mendaftar pada petugas terlebih dahulu untuk memastikan krematorium siap memproses.
Krematorium Keputih...
14/17
Bagi keluarga atau rumah sakit yang akan melakukan kremasi diwajibkan untuk mendaftar pada petugas terlebih dahulu untuk memastikan krematorium siap memproses.
Krematorium Keputih...
15/17
Usai melakukan kremasi, petugas diwajibkan disemprot disinfektan untuk mencegah penularan Covid-19.
Krematorium Keputih...
16/17
Koordinator Lapangan Krematorium Keputih Eko Pramono mengaku, selama pandemi Covid-19 petugas yang berjumlah 5 orang tidak pernah libur dan siaga selama 24 jam penuh.
Krematorium Keputih...
17/17
Petugas Krematorium mengenakan Hazmat dan alat pelindung diri (APD) ketika memasukkan peti jenazah kedalam tungku pembakaran di Krematorium Keputih, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (30/1/2021).
Krematorium Keputih...
Krematorium Keputih...
Krematorium Keputih...
Krematorium Keputih...
Krematorium Keputih...
Krematorium Keputih...
Krematorium Keputih...
Krematorium Keputih...
Krematorium Keputih...
Krematorium Keputih...
Krematorium Keputih...
Krematorium Keputih...
Krematorium Keputih...
Krematorium Keputih...
Krematorium Keputih...
Krematorium Keputih...
Krematorium Keputih...

Krematorium Keputih Tak Pernah Berhenti Selama Pandemi Covid-19

Sabtu, 30 Januari 2021 - 16:11 WIB
A A A
Petugas Krematorium mengenakan Hazmat dan alat pelindung diri (APD) ketika memasukkan peti jenazah kedalam tungku pembakaran di Krematorium Keputih, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (30/1/2021). Selama pandemi Covid-19, tempat pengabuan jenazah pertama yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini tidak pernah berhenti beroperasi. Sudah ratusan jenazah korban Covid-19 dikremasi ditempat ini atas permintaan keluarga.

Koordinator Lapangan Krematorium Keputih Eko Pramono mengaku, selama pandemi Covid-19 petugas yang berjumlah 5 orang tidak pernah libur dan siaga selama 24 jam penuh. Hal itu untuk melayani kremasi jenazah Covid-19 jika sewaktu-waktu ada kiriman dari rumah sakit. Tiga tungku pembakaran yang tersedia tidak pernah kosong.

Bagi keluarga atau rumah sakit yang akan melakukan kremasi diwajibkan untuk mendaftar pada petugas terlebih dahulu untuk memastikan krematorium siap memproses. Proses pembakaran jenazah ditempat ini membutuhkan waktu sekitar 1 jam dengan suhu diats 2000 derajat. Hanya saja untuk proses pengambilan tulang dan abu pasca pembakaran dari tungku harus menunggu hingga dingin. Jika jenazah dibakar sore maka baru bisa diambil pagi harinya.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Transaksi Pegadaian...
Transaksi Pegadaian Melonjak Selama Pandemi Covid-19
Tangis Duka Iringi Ritual...
Tangis Duka Iringi Ritual Mekingsan Ring Geni Jenazah Korban Covid-19 di Krematorium Keputih Surabaya
Selama Pandemi Covid-19,...
Selama Pandemi Covid-19, Peternak Kesulitan Menjual Ayam
Pekerja Perempuan Semakin...
Pekerja Perempuan Semakin Terbebani Selama Pandemi Covid-19
BEI Terapkan Protokol...
BEI Terapkan Protokol Kesehatan Selama Pandemi Covid-19
Sempat Landai, Krematorium...
Sempat Landai, Krematorium Keputih Kini Banjir Kiriman Jenazah
Foto Terkini
Rapat Pleno KPU Tetapkan...
Rapat Pleno KPU Tetapkan 214,35 Juta Pemilih pada PDPB Semester I 2026
9 jam yang lalu
Komisi XI DPR dan Pemerintah...
Komisi XI DPR dan Pemerintah Sepakati RUU PFII Dibawa ke Paripurna
9 jam yang lalu
Penjualan Elektronik...
Penjualan Elektronik Melemah di Tengah Kenaikan Harga
9 jam yang lalu
106.474 Wisman Berangkat...
106.474 Wisman Berangkat dari 222 Stasiun di Luar 10 Terbesar, Perjalanan dengan KA Semakin Tersebar
15 jam yang lalu
Tokopedia dan TikTok...
Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kementerian UMKM Bantu Pengusaha Mikro Yogyakarta #JualanNyaman
15 jam yang lalu
Perjuangan Warga Cilegon...
Perjuangan Warga Cilegon Jalan 1 Km ke Hutan Mencari Air Bersih
17 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Mengunjungi Pameran...
Mengunjungi Pameran Jakarta Provoke 2026 di Taman Menteng
Potret Aksi Dukung Pemkot...
Potret Aksi Dukung Pemkot Palembang Tolak LGBT
Parade Kebaya Pecahkan...
Parade Kebaya Pecahkan Rekor MURI
AHM Dorong Transformasi...
AHM Dorong Transformasi Layanan Melalui KLHN 2026
Smile Ministry Hadir...
Smile Ministry Hadir di PIK 2 dengan Teknologi Digital Modern
Medan Ekstrem Tak Surutkan...
Medan Ekstrem Tak Surutkan Semangat Satgas TMMD dan Warga dalam Pekerjaan Sasaran Fisik