Advertisement

Hari Kedua Indo Defence 2024 : Republikorp Perkuat Posisi Strategis Indonesia dalam Diplomasi Industri Pertahanan

Kamis, 12 Juni 2025 - 17:29 WIB
Advertisement

Jakarta, 12 Juni 2025 – Pada hari kedua Indo Defence 2024, Indo-Pacific Strategic Intelligence (ISI) menggelar talk show bertema “From Global Trends to National Strategy: Integrating Emerging Tech into Indonesia’s Defence Landscape.” Acara ini membahas integrasi teknologi global—termasuk kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, dan bioteknologi—ke dalam strategi pertahanan Indonesia, demi memperkuat kesiapsiagaan dan kedaulatan negara.

Diskusi menyoroti strategi Perisai Trisula Nusantara, yang mengintegrasikan kekuatan darat, laut, udara, dan siber dalam sistem pertahanan nasional. Dr. Curie Maharani dari ISI menekankan pentingnya transformasi industri pertahanan melalui adopsi teknologi mutakhir, peningkatan kesiapan industri lokal, serta kemitraan strategis. Ia juga menyoroti peran aktif Kementerian Pertahanan dalam proses alih teknologi.

Sementara itu, Prof. Teddy Mantoro dari Nusa Putra University menggarisbawahi potensi sekaligus tantangan penerapan AI dalam pengawasan, deteksi ancaman, hingga pengambilan keputusan. Ia menekankan perlunya sinergi erat antara kebijakan negara dan riset akademik.

Republikorp, sebagai perusahaan induk industri pertahanan swasta nasional, turut menekankan pentingnya membangun ekosistem pertahanan yang kolaboratif dan adaptif. Republikorp berkomitmen menjadikan Indonesia bukan hanya sebagai pasar, tetapi juga sebagai mitra teknologi yang setara di tingkat global.

Booth Republikorp pada acara tersebut turut dikunjungi oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang memberikan perhatian khusus terhadap upaya penguatan industri pertahanan dalam negeri.

Puncak kegiatan hari ini ditandai dengan penandatanganan sejumlah kesepakatan strategis antara Republikorp dan mitra internasional dari Italia dan Republik Ceko, sebagai bagian dari upaya memperkuat kapabilitas pertahanan jangka panjang Indonesia.

Penandatanganan tersebut mencakup Framework Agreement untuk kerja sama multi-domain antara Republikorp dan Leonardo (Italia), mencakup sistem rudal, pengembangan ISR&C, peremajaan kapal, serta pengembangan teknologi avionik. Selain itu, dilakukan pula penandatanganan Joint Venture Agreement (JVA) dengan CzechSlovak Group (Republik Ceko), yang meliputi alih teknologi untuk perawatan dan pemeliharaan kendaraan Tatra di Indonesia melalui kontrak kerja sama industri dengan TATRA EXPORT s.r.o.

Seluruh langkah dan kesepakatan ini mencerminkan komitmen kuat Indonesia dalam mewujudkan kemandirian industri pertahanan yang inovatif, adaptif, dan kompetitif di kancah global.

(sra)
Advertisement
Tim Editor :
Isra Triansyah
Isra Triansyah
Editor
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Advertisement