Advertisement

Cendekiawan Muslim Serukan Persatuan untuk Perdamaian Timur Tengah

Senin, 13 April 2026 - 20:33 WIB
Advertisement

JAKARTA — Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin (tengah) bersama para tokoh dan cendikiawan muslim menggelar jumpa pers di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Sejumlah ulama, zuama, dan cendekiawan Muslim Indonesia menyerukan pentingnya persatuan dunia Islam untuk mendorong terciptanya perdamaian global, khususnya di kawasan Timur Tengah yang terus dilanda konflik.

Dalam pernyataan sikapnya, mereka menilai eskalasi konflik yang melibatkanAmerika SerikatdanIsraelterhadapIran telah memicu tragedi kemanusiaan baru, di tengah situasi yang belum pulih diGaza. Serangan tersebut dinilai melanggar kedaulatan negara, hukum internasional, serta hak asasi manusia.

Para cendekiawan menegaskan bahwa konflik berkepanjangan berpotensi memicu krisis global di bidang politik dan ekonomi. Jika tidak segera dihentikan, kondisi ini dikhawatirkan berkembang menjadi perang berskala lebih luas yang mengancam peradaban dunia.

Mereka menekankan pentingnya pendekatan ishlah syamilah atau perbaikan menyeluruh, melalui penghentian perang secara permanen dan penyelesaian konflik yang berkeadilan. “Perang yang berkelanjutan akan membawa malapetaka dunia dan kehancuran peradaban manusia,” demikian salah satu poin seruan tersebut.

Selain itu, mereka mendesakPerserikatan Bangsa-Bangsabeserta lembaga terkait seperti Dewan Keamanan PBB, Mahkamah Internasional, dan Mahkamah Pidana Internasional untuk mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang dianggap menjadi penyebab konflik.

Seruan ini juga menekankan pentingnya penegakan prinsip hak asasi manusia, demokrasi, dan hukum internasional secara konsisten tanpa standar ganda. Para ulama dan cendekiawan berharap langkah kolektif dunia internasional dapat menghentikan konflik serta membuka jalan menuju tatanan dunia yang damai, adil, dan beradab.

Foto: Yudistiro Pranoto

(sra)
Advertisement
Tim Editor :
Isra Triansyah
Isra Triansyah
Editor
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Advertisement