Movenpick Resort Carita Resmi Dibuka, Geliat Baru Wisata Premium Pantai Banten
Minggu, 17 Mei 2026 - 18:27 WIB
Advertisement
SERANG - Langit pagi di pesisir Carita, Banten, tampak cerah. Di bawahnya, infinity pool berwarna biru membentang nyaris menyatu dengan laut Selat Sunda. Daun-daun pohon kelapa bergoyang pelan diterpa angin pantai, sementara bangunan tinggi Mövenpick Resort Carita menjulang di sisi lain bibir pantai seperti penanda baru wajah wisata modern Banten.
Dari area kolam renang utama, panorama laut terlihat terbuka tanpa sekat. Kursi-kursi santai menghadap langsung ke garis pantai, menghadirkan suasana resor tropis yang selama ini lebih identik dengan Bali atau Lombok. Di kejauhan, ombak kecil memecah di bibir pantai, sementara cahaya matahari memantul di permukaan kolam yang tenang.
Nuansa itu menjadi pemandangan pertama yang menyambut tamu saat memasuki kawasan resor yang resmi melakukan grand opening pada Minggu, 17 Mei 2026.
Pembukaan Mövenpick Resort Carita bukan sekadar hadirnya hotel baru di Anyer-Carita. Kehadiran jaringan internasional Accor tersebut dipandang menjadi simbol naik kelasnya kawasan wisata pantai barat Banten menuju destinasi resor premium bertaraf internasional.
Hotel bintang lima itu langsung mencuri perhatian karena berdiri megah dengan bangunan 19 lantai di tepi pantai — disebut-sebut menjadi salah satu gedung hotel tertinggi di kawasan pesisir Carita. Kehadirannya dinilai bakal mengubah wajah pariwisata Banten yang selama ini identik dengan vila, cottage, dan penginapan keluarga konvensional.
Panorama dari balkon setiap kamar yang menghadap Selat Sunda, area infinity pool yang menyatu dengan lanskap pantai, hingga desain modern tropis menjadi keistimewaan tersendiri resor ini.
Senior Vice President Operations and Government Relations Accor Indonesia & Malaysia, Adi Satria, mengatakan, Mövenpick Resort Carita menjadi bagian dari strategi Accor memperkuat destinasi leisure premium di Indonesia. Menurutnya, kawasan pantai barat Banten memiliki potensi besar karena lokasinya dekat dari Jakarta dan cocok untuk wisata keluarga, short getaway, hingga kebutuhan meeting dan corporate gathering. “Carita punya peluang besar menjadi destinasi unggulan baru,” ujarnya.
General Manager Mövenpick Resort Carita, Christophe Bernard Keramaris, menjelaskan, resort tersebut memiliki 219 kamar dan suite dengan konsep modern tropical living. Seluruh kamar dirancang luas dengan balkon pribadi dan mayoritas menghadap langsung ke laut. Pilihan tipe kamar mulai dari Deluxe Ocean View, Deluxe Premier, Junior Suite, Executive Suite hingga Penthouse yang menawarkan panorama Selat Sunda dari ketinggian.
Beberapa tipe unggulan bahkan dilengkapi area living room eksklusif serta panoramic sea view yang membidik pasar keluarga premium dan wisatawan kelas atas.
Tak hanya mengandalkan pemandangan pantai, hotel ini juga dilengkapi berbagai fasilitas premium mulai dari private beach area, infinity swimming pool, wellness spa, fitness center, kids club, playground, karaoke lounge, golf simulator, hingga canoe activity.
Pilihan kuliner juga menjadi salah satu kekuatan resor ini. Mövenpick Resort Carita menghadirkan Lagoon Restaurant yang menyajikan menu Nusantara dan internasional, Oceana Pool Bar di area kolam renang, Bluewave Lobby Lounge, hingga Moonlight Lounge yang diproyeksikan menjadi spot favorit menikmati matahari terbenam.
Untuk sektor MICE, Christophe menyebut Mövenpick Resort Carita dipersiapkan menjadi salah satu venue terbesar di kawasan Anyer-Carita. Hotel ini memiliki grand ballroom berkapasitas lebih dari 1.700 orang dengan konsep theater style, lengkap dengan sejumlah meeting room modern yang dilengkapi teknologi audiovisual terkini.
Menurutnya, fasilitas tersebut dibangun untuk membidik pasar korporasi, pemerintahan, wedding, hingga event berskala nasional. “Kami melihat kebutuhan meeting dan event di kawasan ini terus tumbuh,” ujarnya.
Gubernur Banten Andra Soni, menilai, investasi sektor hospitality akan memberikan efek ekonomi berantai bagi masyarakat sekitar, mulai dari penyerapan tenaga kerja, UMKM, hingga sektor transportasi dan wisata lokal. “Pariwisata harus memberi manfaat luas,” katanya.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto juga berharap kehadiran resort premium itu dapat ikut mengangkat ekonomi desa wisata dan produk UMKM lokal di Banten. Sementara Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah menyebut pembukaan Mövenpick Resort Carita menjadi momentum penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan pendapatan daerah.
Dengan akses yang relatif dekat dari Jakarta serta dukungan jaringan global Accor, Mövenpick Resort Carita kini dipandang bukan sekadar hotel baru, melainkan penanda bahwa pesisir Banten sedang bersiap masuk ke peta destinasi resort premium nasional.
Dari area kolam renang utama, panorama laut terlihat terbuka tanpa sekat. Kursi-kursi santai menghadap langsung ke garis pantai, menghadirkan suasana resor tropis yang selama ini lebih identik dengan Bali atau Lombok. Di kejauhan, ombak kecil memecah di bibir pantai, sementara cahaya matahari memantul di permukaan kolam yang tenang.
Nuansa itu menjadi pemandangan pertama yang menyambut tamu saat memasuki kawasan resor yang resmi melakukan grand opening pada Minggu, 17 Mei 2026.
Pembukaan Mövenpick Resort Carita bukan sekadar hadirnya hotel baru di Anyer-Carita. Kehadiran jaringan internasional Accor tersebut dipandang menjadi simbol naik kelasnya kawasan wisata pantai barat Banten menuju destinasi resor premium bertaraf internasional.
Hotel bintang lima itu langsung mencuri perhatian karena berdiri megah dengan bangunan 19 lantai di tepi pantai — disebut-sebut menjadi salah satu gedung hotel tertinggi di kawasan pesisir Carita. Kehadirannya dinilai bakal mengubah wajah pariwisata Banten yang selama ini identik dengan vila, cottage, dan penginapan keluarga konvensional.
Panorama dari balkon setiap kamar yang menghadap Selat Sunda, area infinity pool yang menyatu dengan lanskap pantai, hingga desain modern tropis menjadi keistimewaan tersendiri resor ini.
Senior Vice President Operations and Government Relations Accor Indonesia & Malaysia, Adi Satria, mengatakan, Mövenpick Resort Carita menjadi bagian dari strategi Accor memperkuat destinasi leisure premium di Indonesia. Menurutnya, kawasan pantai barat Banten memiliki potensi besar karena lokasinya dekat dari Jakarta dan cocok untuk wisata keluarga, short getaway, hingga kebutuhan meeting dan corporate gathering. “Carita punya peluang besar menjadi destinasi unggulan baru,” ujarnya.
General Manager Mövenpick Resort Carita, Christophe Bernard Keramaris, menjelaskan, resort tersebut memiliki 219 kamar dan suite dengan konsep modern tropical living. Seluruh kamar dirancang luas dengan balkon pribadi dan mayoritas menghadap langsung ke laut. Pilihan tipe kamar mulai dari Deluxe Ocean View, Deluxe Premier, Junior Suite, Executive Suite hingga Penthouse yang menawarkan panorama Selat Sunda dari ketinggian.
Beberapa tipe unggulan bahkan dilengkapi area living room eksklusif serta panoramic sea view yang membidik pasar keluarga premium dan wisatawan kelas atas.
Tak hanya mengandalkan pemandangan pantai, hotel ini juga dilengkapi berbagai fasilitas premium mulai dari private beach area, infinity swimming pool, wellness spa, fitness center, kids club, playground, karaoke lounge, golf simulator, hingga canoe activity.
Pilihan kuliner juga menjadi salah satu kekuatan resor ini. Mövenpick Resort Carita menghadirkan Lagoon Restaurant yang menyajikan menu Nusantara dan internasional, Oceana Pool Bar di area kolam renang, Bluewave Lobby Lounge, hingga Moonlight Lounge yang diproyeksikan menjadi spot favorit menikmati matahari terbenam.
Untuk sektor MICE, Christophe menyebut Mövenpick Resort Carita dipersiapkan menjadi salah satu venue terbesar di kawasan Anyer-Carita. Hotel ini memiliki grand ballroom berkapasitas lebih dari 1.700 orang dengan konsep theater style, lengkap dengan sejumlah meeting room modern yang dilengkapi teknologi audiovisual terkini.
Menurutnya, fasilitas tersebut dibangun untuk membidik pasar korporasi, pemerintahan, wedding, hingga event berskala nasional. “Kami melihat kebutuhan meeting dan event di kawasan ini terus tumbuh,” ujarnya.
Gubernur Banten Andra Soni, menilai, investasi sektor hospitality akan memberikan efek ekonomi berantai bagi masyarakat sekitar, mulai dari penyerapan tenaga kerja, UMKM, hingga sektor transportasi dan wisata lokal. “Pariwisata harus memberi manfaat luas,” katanya.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto juga berharap kehadiran resort premium itu dapat ikut mengangkat ekonomi desa wisata dan produk UMKM lokal di Banten. Sementara Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah menyebut pembukaan Mövenpick Resort Carita menjadi momentum penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan pendapatan daerah.
Dengan akses yang relatif dekat dari Jakarta serta dukungan jaringan global Accor, Mövenpick Resort Carita kini dipandang bukan sekadar hotel baru, melainkan penanda bahwa pesisir Banten sedang bersiap masuk ke peta destinasi resort premium nasional.
(sra)