Inovasi Advanced Formulation dan Teknologi EEG Pertama Hadir untuk Dukung Perkembangan Otak Si Kecil
Jum'at, 24 Juli 2026 - 18:40 WIB
Advertisement
Jakarta, 24 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati World Brain Day 2026, Wyeth Nutrition menghadirkan S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain, sebuah pengalaman edukatif imersif yang berlangsung di Senayan City, Jakarta pada 24–26 Juli 2026, setelah sebelumnya mendapat antusiasme tinggi di Surabaya pada 26–28 Juni 2026. Sebagai bagian dari kampanye "Semua Bisa Jadi Hebat", acara ini menghadirkan S-26 Exceptional Brain Visualizer, sebagai daya tarik utama teknologi EEG (electroencephalogram) yang dikembangkan bersama MyndPlay UK.
Melalui pengalaman edukatif interaktif ini, S-26 mengajak orang tua Indonesia memahami peran stimulasi yang tepat sejak dini guna mendukung pemenuhan asupan gizi yang dapat mendukung perkembangan otak anak. Category Marketing Manager Wyeth Nutrition S-26 Vera Niki Gozali menjelaskan, “Di tengah dunia yang terus berubah, kita belum tahu persis tantangan yang akan dihadapi anak-anak di masa depan. Namun kami percaya bahwa setiap anak bisa jadi hebat karena setiap anak memiliki perjalanan exceptional sendiri yang unik. Karena itu, penting bagi orang tua untuk mendukung proses belajar anak melalui pengalaman yang beragam atau multi-learning, sehingga mereka mampu menghubungkan berbagai pengalaman menjadi wawasan baru dan lebih siap menghadapi masa depan atau future-ready.”
Wyeth Nutrition sebagai Global No.1 in Brain Research(*) yang didukung riset peer-reviewed bersama Brown University³ menghadirkan S-26 Procal GOLD Multilearn Connect dengan Advanced Formulation yang mengombinasikan Sphingomyelin, Fosfolipid, Alfa-laktalbumin, AA, DHA, Kolin, dan Zat Besi untuk mendukung proses mielinisasi sebagai bagian penting dalam perkembangan otak dan proses belajar si Kecil dari berbagai pengalaman multi-learning dan lebih siap menghadapi masa depan atau future-ready.
Dalam lima tahun pertama kehidupan, jumlah koneksi di setiap sel saraf otak si Kecil melonjak dari sekitar 2.500 menjadi 15.000, sebuah perkembangan luar biasa yang tidak akan terulang pada tahap kehidupan berikutnya. Salah satu proses penting yang mendukung efisiensi koneksi tersebut adalah mielinisasi, yaitu pembentukan lapisan mielin yang membantu sinyal antarsel otak dihantarkan lebih cepat dan efisien. Proses mielinisasi dapat didukung melalui kombinasi gizi yang tepat sebagai bagian dari pola makan seimbang, serta stimulasi yang konsisten. Sejalan dengan itu, riset klinis terbaru menunjukkan bahwa kombinasi gizi tertentu dapat mendukung proses mielinisasi secara terukur.
Menguatkan hal tersebut, dr. Yoga Yandika, Sp.A, dokter spesialis anak sekaligus Founder Yo Clinic – Klinik Anak, Gigi dan Fisioterapi menjelaskan, “Pada golden period, otak anak berkembang sangat pesat dengan membentuk triliunan koneksi antarsel saraf yang menjadi dasar bagi berbagai kemampuan belajar. Salah satu proses penting yang mendukung terbentuknya koneksi tersebut adalah mielinisasi, yaitu pembentukan lapisan mielin yang membantu penghantaran informasi antarsel saraf berlangsung lebih cepat dan efisien. Proses ini perlu didukung melalui kombinasi gizi yang tepat, seperti Sphingomyelin, Fosfolipid, Alfa-laktalbumin, AA, DHA, kolin, dan zat besi sebagai bagian dari pola makan seimbang, yang diimbangi dengan stimulasi yang tepat, pengalaman belajar yang beragam atau multi-learning, serta lingkungan yang positif. Kombinasi tersebut membantu mendukung dan mengoptimalkan perkembangan otak si Kecil.”
Orang tua Ashton Alexander Fung, Budi Fung dan Marlene berbagi cerita mengenai perjalanan tumbuh kembang si Kecil, “Sejak awal, kami selalu mendukung Ashton untuk dapat mengeksplorasi berbagai minatnya, mulai dari caranya dalam berpikir secara kritis, tangguh dan tidak mudah menyerah, serta peduli dengan sesama. Selain itu, di sisi lain Ashton juga gemar mencoba hal-hal baru, seperti golf, berkuda, dan piano yang menjadikannya lebih disipilin dan menghargai setiap proses yang ia lalui. Bagi kami, tumbuh kembang anak kami bukan hanya tentang hasil secara keseluruhan tetapi bagaimana ia berproses untuk terus berkembang dan menemukan potensi yang ia miliki.”
Saat ini, Ashton tengah mengembangkan AI Agent for Education, sebuah proyek yang menggabungkan minatnya di bidang coding dan matematika untuk menghadirkan solusi pembelajaran yang diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak anak agar terus belajar dan mengeksplorasi potensinya. “Sebagai orang tua, kami bangga melihat ketekunan Ashton dalam setiap kegiatan yang ia lakukan dan bagaimana caranya menyelesaikan suatu masalah. Kami senantiasa berusaha untuk memberikan yang terbaik, mulai dari asupan gizi dengan mengutamakan home-cooking, waktu istirahat yang cukup, dan memberikannya kesempatan untuk berbaur dengan lingkungan yang baru agar ia dapat mengasah kemampuan komunikasi dan mengikuti perkembangan sosial yang terjadi saat ini. Kami yakin setiap anak memiliki potensi multi-learning yang unik. Untuk itu, kami mempercayakan dukungan gizi Ashton pada S-26 Procal Gold agar setiap eksplorasi belajarnya menjadi bagian dari perjalanannya menuju future-ready,” tambah Budi dan Marlene.
Salah satu wujud nyata perjalanan exceptional Ashton Alexander Fung diantaranya Global Rank No.3 di South East Asia Math Olympiad (SEAMO) X Bali 2026, World Math International Thailand 2025 – Top Scorer (Diamond Medal), Gold Medal di SEA Math Olympiad (SEAMO) X Final Singapore 2024 (Global Rank No.3), Penghargaan SEAMO Legend Award atas pencapaian 3 Gold Medal berturut-turut, dan puluhan medali emas internasional lainnya.
Pada S-26 Exceptional Journey, S-26 turut mengajak Mams & Paps untuk melihat secara langsung visualisasi aktivitas lima fungsi otak si Kecil secara real-time meliputi fokus, kemampuan memecahkan masalah, kreativitas, memori melalui S-26 Exceptional Brain Visualizer dan mengikuti berbagai kegiatan lainnya pada booth yang tersedia, mulai dari Logic Lab, Vision Pod, Neuron Express, Neuron Dance, dan Photo Booth.
Melalui pengalaman edukatif interaktif ini, S-26 mengajak orang tua Indonesia memahami peran stimulasi yang tepat sejak dini guna mendukung pemenuhan asupan gizi yang dapat mendukung perkembangan otak anak. Category Marketing Manager Wyeth Nutrition S-26 Vera Niki Gozali menjelaskan, “Di tengah dunia yang terus berubah, kita belum tahu persis tantangan yang akan dihadapi anak-anak di masa depan. Namun kami percaya bahwa setiap anak bisa jadi hebat karena setiap anak memiliki perjalanan exceptional sendiri yang unik. Karena itu, penting bagi orang tua untuk mendukung proses belajar anak melalui pengalaman yang beragam atau multi-learning, sehingga mereka mampu menghubungkan berbagai pengalaman menjadi wawasan baru dan lebih siap menghadapi masa depan atau future-ready.”
Wyeth Nutrition sebagai Global No.1 in Brain Research(*) yang didukung riset peer-reviewed bersama Brown University³ menghadirkan S-26 Procal GOLD Multilearn Connect dengan Advanced Formulation yang mengombinasikan Sphingomyelin, Fosfolipid, Alfa-laktalbumin, AA, DHA, Kolin, dan Zat Besi untuk mendukung proses mielinisasi sebagai bagian penting dalam perkembangan otak dan proses belajar si Kecil dari berbagai pengalaman multi-learning dan lebih siap menghadapi masa depan atau future-ready.
Dalam lima tahun pertama kehidupan, jumlah koneksi di setiap sel saraf otak si Kecil melonjak dari sekitar 2.500 menjadi 15.000, sebuah perkembangan luar biasa yang tidak akan terulang pada tahap kehidupan berikutnya. Salah satu proses penting yang mendukung efisiensi koneksi tersebut adalah mielinisasi, yaitu pembentukan lapisan mielin yang membantu sinyal antarsel otak dihantarkan lebih cepat dan efisien. Proses mielinisasi dapat didukung melalui kombinasi gizi yang tepat sebagai bagian dari pola makan seimbang, serta stimulasi yang konsisten. Sejalan dengan itu, riset klinis terbaru menunjukkan bahwa kombinasi gizi tertentu dapat mendukung proses mielinisasi secara terukur.
Menguatkan hal tersebut, dr. Yoga Yandika, Sp.A, dokter spesialis anak sekaligus Founder Yo Clinic – Klinik Anak, Gigi dan Fisioterapi menjelaskan, “Pada golden period, otak anak berkembang sangat pesat dengan membentuk triliunan koneksi antarsel saraf yang menjadi dasar bagi berbagai kemampuan belajar. Salah satu proses penting yang mendukung terbentuknya koneksi tersebut adalah mielinisasi, yaitu pembentukan lapisan mielin yang membantu penghantaran informasi antarsel saraf berlangsung lebih cepat dan efisien. Proses ini perlu didukung melalui kombinasi gizi yang tepat, seperti Sphingomyelin, Fosfolipid, Alfa-laktalbumin, AA, DHA, kolin, dan zat besi sebagai bagian dari pola makan seimbang, yang diimbangi dengan stimulasi yang tepat, pengalaman belajar yang beragam atau multi-learning, serta lingkungan yang positif. Kombinasi tersebut membantu mendukung dan mengoptimalkan perkembangan otak si Kecil.”
Orang tua Ashton Alexander Fung, Budi Fung dan Marlene berbagi cerita mengenai perjalanan tumbuh kembang si Kecil, “Sejak awal, kami selalu mendukung Ashton untuk dapat mengeksplorasi berbagai minatnya, mulai dari caranya dalam berpikir secara kritis, tangguh dan tidak mudah menyerah, serta peduli dengan sesama. Selain itu, di sisi lain Ashton juga gemar mencoba hal-hal baru, seperti golf, berkuda, dan piano yang menjadikannya lebih disipilin dan menghargai setiap proses yang ia lalui. Bagi kami, tumbuh kembang anak kami bukan hanya tentang hasil secara keseluruhan tetapi bagaimana ia berproses untuk terus berkembang dan menemukan potensi yang ia miliki.”
Saat ini, Ashton tengah mengembangkan AI Agent for Education, sebuah proyek yang menggabungkan minatnya di bidang coding dan matematika untuk menghadirkan solusi pembelajaran yang diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak anak agar terus belajar dan mengeksplorasi potensinya. “Sebagai orang tua, kami bangga melihat ketekunan Ashton dalam setiap kegiatan yang ia lakukan dan bagaimana caranya menyelesaikan suatu masalah. Kami senantiasa berusaha untuk memberikan yang terbaik, mulai dari asupan gizi dengan mengutamakan home-cooking, waktu istirahat yang cukup, dan memberikannya kesempatan untuk berbaur dengan lingkungan yang baru agar ia dapat mengasah kemampuan komunikasi dan mengikuti perkembangan sosial yang terjadi saat ini. Kami yakin setiap anak memiliki potensi multi-learning yang unik. Untuk itu, kami mempercayakan dukungan gizi Ashton pada S-26 Procal Gold agar setiap eksplorasi belajarnya menjadi bagian dari perjalanannya menuju future-ready,” tambah Budi dan Marlene.
Salah satu wujud nyata perjalanan exceptional Ashton Alexander Fung diantaranya Global Rank No.3 di South East Asia Math Olympiad (SEAMO) X Bali 2026, World Math International Thailand 2025 – Top Scorer (Diamond Medal), Gold Medal di SEA Math Olympiad (SEAMO) X Final Singapore 2024 (Global Rank No.3), Penghargaan SEAMO Legend Award atas pencapaian 3 Gold Medal berturut-turut, dan puluhan medali emas internasional lainnya.
Pada S-26 Exceptional Journey, S-26 turut mengajak Mams & Paps untuk melihat secara langsung visualisasi aktivitas lima fungsi otak si Kecil secara real-time meliputi fokus, kemampuan memecahkan masalah, kreativitas, memori melalui S-26 Exceptional Brain Visualizer dan mengikuti berbagai kegiatan lainnya pada booth yang tersedia, mulai dari Logic Lab, Vision Pod, Neuron Express, Neuron Dance, dan Photo Booth.
(sra)