Mekari Desty Integrasikan Penjualan dan Back-Office dalam Satu Ekosistem
Minggu, 26 Juli 2026 - 18:55 WIB
Advertisement
Jakarta, 24 Juli 2026 – Mekari resmi meluncurkan Mekari Desty, platform omnichannel commerce terintegrasi pertama di Indonesia yang menyatukan operasional penjualan dan manajemen back-office dalam satu ekosistem. Solusi ini ditujukan bagi pelaku ritel dan UMKM digital untuk mengatasi tantangan operasional multi-channel, seperti selisih stok, pesanan terlewat, dan proses pembukuan yang masih manual.
Mekari Desty mengintegrasikan berbagai kanal penjualan, termasuk marketplace (Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli), social commerce (TikTok Shop, WhatsApp), serta website (Shopify, WooCommerce, Plugo). Seluruh pesanan tersinkronisasi secara real-time dengan data stok, status pengiriman, dan pencatatan keuangan.
CEO Mekari, Suwandi Soh, menyatakan bahwa Mekari Desty hadir untuk menjembatani kesenjangan antara aktivitas penjualan dan operasional back-office, sehingga bisnis tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga memiliki fondasi operasional yang lebih kuat dan berbasis data.
Platform ini juga terintegrasi dengan ekosistem Mekari, seperti Mekari Qontak untuk pengelolaan komunikasi pelanggan, Mekari Jurnal untuk pembukuan otomatis, dan Mekari POS untuk sinkronisasi stok online dan offline.
Mekari menerapkan model pay-as-you-grow, sehingga biaya layanan menyesuaikan dengan volume transaksi dan kebutuhan bisnis.
Selain itu, Mekari Airene hadir sebagai asisten berbasis AI yang menganalisis data penjualan dan keuangan untuk memberikan rekomendasi bisnis, seperti prediksi kebutuhan stok berdasarkan tren penjualan dan kondisi arus kas.
Melalui peluncuran Mekari Desty, Mekari memperluas layanannya dari solusi manajemen bisnis internal ke platform komersial front-end, memperkuat posisinya sebagai ekosistem SaaS yang komprehensif di Indonesia. Saat ini, Mekari melayani lebih dari 55.000 pelanggan bisnis, digunakan oleh lebih dari 4.000 pengguna aktif, serta telah mengantongi sertifikasi ISO 27001 untuk keamanan data.
Mekari Desty mengintegrasikan berbagai kanal penjualan, termasuk marketplace (Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli), social commerce (TikTok Shop, WhatsApp), serta website (Shopify, WooCommerce, Plugo). Seluruh pesanan tersinkronisasi secara real-time dengan data stok, status pengiriman, dan pencatatan keuangan.
CEO Mekari, Suwandi Soh, menyatakan bahwa Mekari Desty hadir untuk menjembatani kesenjangan antara aktivitas penjualan dan operasional back-office, sehingga bisnis tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga memiliki fondasi operasional yang lebih kuat dan berbasis data.
Platform ini juga terintegrasi dengan ekosistem Mekari, seperti Mekari Qontak untuk pengelolaan komunikasi pelanggan, Mekari Jurnal untuk pembukuan otomatis, dan Mekari POS untuk sinkronisasi stok online dan offline.
Mekari menerapkan model pay-as-you-grow, sehingga biaya layanan menyesuaikan dengan volume transaksi dan kebutuhan bisnis.
Selain itu, Mekari Airene hadir sebagai asisten berbasis AI yang menganalisis data penjualan dan keuangan untuk memberikan rekomendasi bisnis, seperti prediksi kebutuhan stok berdasarkan tren penjualan dan kondisi arus kas.
Melalui peluncuran Mekari Desty, Mekari memperluas layanannya dari solusi manajemen bisnis internal ke platform komersial front-end, memperkuat posisinya sebagai ekosistem SaaS yang komprehensif di Indonesia. Saat ini, Mekari melayani lebih dari 55.000 pelanggan bisnis, digunakan oleh lebih dari 4.000 pengguna aktif, serta telah mengantongi sertifikasi ISO 27001 untuk keamanan data.
(sra)