Catatan Sejarah dalam Kokohnya Jembatan Cirahong
Kamis, 21 Juli 2016 - 10:44 WIB
A
A
A
Salah satu bangunan bersejarah di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat adalah jembatan Cirahong. Jembatan yang dibangun pada zaman penjajahan Belanda ini memiliki dua fungsi yaitu sebagai perlintasan kereta api pada bagian atas dan bagian bawah sebagai jalur kendaraan roda empat dan dua.
Jembatan Cirahong yang membentang di atas Sungai Citanduy ini menjadi jalur alternatif yang menghubungkan dua kabupaten yaitu Tasikmalaya dan Ciamis, tepatnya di Desa Manonjaya. Memiliki panjang 202 meter dan tinggi 66 meter, Jembatan Cirahong tampak eksotis saat dipandang.
Meskipun syarat dengan cerita mistis, jembatan yang dibangun sekitar tahun 1893 dan masih berdiri kokoh ini tetap ramai dilalui pegendara. Bahkan kawasan di sekitar jembatan menjadi tempat untuk berwisata bagi warga lokal.
Jembatan Cirahong yang membentang di atas Sungai Citanduy ini menjadi jalur alternatif yang menghubungkan dua kabupaten yaitu Tasikmalaya dan Ciamis, tepatnya di Desa Manonjaya. Memiliki panjang 202 meter dan tinggi 66 meter, Jembatan Cirahong tampak eksotis saat dipandang.
Meskipun syarat dengan cerita mistis, jembatan yang dibangun sekitar tahun 1893 dan masih berdiri kokoh ini tetap ramai dilalui pegendara. Bahkan kawasan di sekitar jembatan menjadi tempat untuk berwisata bagi warga lokal.
(rat)