Korban Perang Narkoba di Filipina
Rabu, 21 September 2016 - 22:30 WIB
A
A
A
Senjata api revolver masih berada di tangan satu dari tiga orang yang tewas dalam insiden baku tembak di pos pemeriksaan polisi Manila, Filipina, Rabu (21/09/2016). Ribuan orang tewas dalam eksekusi jalanan selama kampanye pemerintah melawan narkoba. Kebijakan Presiden Filipina Rodrigo Duerte ini di kecam Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Sekjen PBB Ban Ki-moon, dan Uni Eropa. REUTERS / Ezra Acayan
(bon)