Kakao, Ikon Baru Kabupaten Gunungkidul
Sabtu, 01 Oktober 2016 - 21:35 WIB
A
A
A
Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan (PKP) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Johozua Markus Yoltuwu meninjau lokasi produksi kakao di Desa Bunder, Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu (01/10/2016). Sejak berdiri dan dikelolanya sarana pasca panen, harga kakao di Gunungkidul naik dua kali lipat, yakni dari Rp12 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram. Hasil olahan kakao berupa cokelat dapat menjadi salah satu ikon Kabupaten Gunungkidul.
(rat)