Presiden Gambia Diasingkan Setelah Menolak Mundur
Senin, 23 Januari 2017 - 00:15 WIB
A
A
A
Mantan Presiden Gambia Yahya Jammeh menaiki jet pribadi menuju tempat pengasingan di Equatorial Guinea di Bandara Banjul, Gambia, Sabtu (21/01/2016). Yahya akhirnya mundur dari jabatannya setelah mendapat tekanan dari negara-negara Afrika Barat, sebelumnya Dia tidak mau mundur dari jabatannya sebagai Presiden dan tidak mau mengakui kekalahan dalam pemilu dan menyerahkan kekuasaan kepada Presiden Adama Barrow.
Kelompok regional Ecowas mengirim 7000 tentara ke Gambia pada Kamis (19/01/2017) lalu saat Yahya Jammeh masih menolak mundur. Kini tentara Ecowas masih berada di Gambia untuk memastikan keamanan negara tersebut. REUTERS / Afolabi Sotunde
Kelompok regional Ecowas mengirim 7000 tentara ke Gambia pada Kamis (19/01/2017) lalu saat Yahya Jammeh masih menolak mundur. Kini tentara Ecowas masih berada di Gambia untuk memastikan keamanan negara tersebut. REUTERS / Afolabi Sotunde
(bon)