Warga Sumba Gelar Ritual Adat Dukung Benny K Harman di Pilgub NTT
Rabu, 07 Februari 2018 - 19:56 WIB
A
A
A
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Benny K Harman-Benny Litelnoni (Harmoni) mengikuti ritual adat memotong kerbau dalam rangka kegiatan Deklarasi sekaligus Ritual Adat di Gedung Serba Guna Aula Paroki Katedral, Sumba Barat Daya, NTT, Rabu (7/2/2018). Ritual adat potong hewan kerbau yang dihadiri tiga ribu warga digelar sebagai bentuk dukungan atas pencalonan Benny K Harman sebagai cagub dan doa restu dari leluhur.
Sebelum menghadiri ritual tersebut, Benny K Harman menemui Uskup Weetebula, Mgr Edmundus Woga CSsR di Istana keuskupan Weetebula, Sumba Barat Daya, NTT, Kamis (7/2/2018). Pertemuan dilakukan untuk meminta doa dan restu keikutsertaan mereka dalam Pilkada NTT.
Rangkaian kegiatan deklarasi sekaligus ritual adat ini dilakukan pasangan Harmoni sebagai penghormatan agar tradisi yang ada tidak punah. Ketua Koalisi Kebhinekaan Jefry Riwu Kore yang menjabat sebagai Wali Kota Kupang menyebutkan gelaran ritual tersebut merupakan permintaan masyarakat Sumba. "Jadi wajar bilamana masyarakat Sumba antusias menanti kehadiran Pak Benny," ujarnya.
Sebelum menghadiri ritual tersebut, Benny K Harman menemui Uskup Weetebula, Mgr Edmundus Woga CSsR di Istana keuskupan Weetebula, Sumba Barat Daya, NTT, Kamis (7/2/2018). Pertemuan dilakukan untuk meminta doa dan restu keikutsertaan mereka dalam Pilkada NTT.
Rangkaian kegiatan deklarasi sekaligus ritual adat ini dilakukan pasangan Harmoni sebagai penghormatan agar tradisi yang ada tidak punah. Ketua Koalisi Kebhinekaan Jefry Riwu Kore yang menjabat sebagai Wali Kota Kupang menyebutkan gelaran ritual tersebut merupakan permintaan masyarakat Sumba. "Jadi wajar bilamana masyarakat Sumba antusias menanti kehadiran Pak Benny," ujarnya.
(ary)