5 Alasan China Mampu...
1/1

5 Alasan China Mampu Akhiri Dominasi Kapal Induk Amerika Serikat

Kamis, 20 Maret 2025 - 11:00 WIB
A A A
Kebangkitan China dengan kapal induk bertenaga nuklirnya menimbulkan kekhawatiran atas dominasi angkatan laut AS di Pasifik. Sementara Angkatan Laut China telah memantapkan diri dalam hal ukuran armada, kini mereka bertujuan untuk mempersempit kesenjangan teknologi dengan Amerika Serikat dengan melengkapi armadanya dengan kapal yang mampu beroperasi selama bertahun-tahun tanpa pengisian bahan bakar.

Baca juga: Houthi Klaim Mampu Gagalkan Serangan Udara AS dan Inggris

Perkembangan ini dapat membentuk kembali geopolitik Pasifik dan memperkuat kehadiran militer China jauh dari pantainya. Melansir Army Recognition, Angkatan Laut China mengoperasikan tiga kapal induk: Liaoning, Shandong, dan Fujian. Meskipun kapal-kapal ini merupakan langkah signifikan bagi China, kapal-kapal ini masih dibatasi oleh propulsi diesel konvensional, yang memerlukan pengisian bahan bakar yang sering.

Baca juga: 4 Negara di Dunia yang Tidak Memiliki Pesawat Tempur

Ketergantungan ini menimbulkan kendala besar bagi negara yang ingin memproyeksikan kekuatan di luar Asia dan bersaing dengan Amerika Serikat di Pasifik. Tidak seperti angkatan laut Barat, yang mendapat keuntungan dari jaringan pangkalan sekutu yang luas yang memfasilitasi pengisian bahan bakar, China harus bergantung pada pengisian ulang di laut, solusi efektif untuk operasi jarak pendek tetapi membatasi penyebaran yang diperpanjang.
(puq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Infografis Terkait
Khawatir Ukraina Diinvasi,...
Khawatir Ukraina Diinvasi, Amerika Serikat Kirim Kapal Induk
USS Ronald Reagan, Kapal...
USS Ronald Reagan, Kapal Induk Nuklir Amerika Serikat
Rudal Hipersonik China...
Rudal Hipersonik China Mampu Tenggelamkan Kapal Induk AS
3 Cara untuk Mengalahkan...
3 Cara untuk Mengalahkan Dominasi Amerika Serikat
Rudal DF-21 Pembunuh...
Rudal DF-21 Pembunuh Kapal Induk, Momok bagi Amerika Serikat
Amerika Serikat Jual...
Amerika Serikat Jual Dua Bekas Kapal Induk Seharga 1 Sen
Infografis Terkini
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
4 hari yang lalu
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
5 hari yang lalu
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
6 hari yang lalu
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
6 hari yang lalu
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
1 minggu yang lalu
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
1 minggu yang lalu
Infografis Terpopuler
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!