Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Jum'at, 25 Juli 2025 - 10:00 WIB
A
A
A
Presiden Amerika Serikat Donald Trump didiagnosis menderita chronic venous insufficiency (CVI) atau insufisiensi vena kronis, sebuah kondisi medis yang memengaruhi aliran darah di pembuluh vena, terutama di bagian kaki. Kondisi ini terdeteksi setelah munculnya gejala seperti pembengkakan dan memar di kaki.
Baca juga: Zohran Mamdani, Kerikil di Jantung Paman Sam
Kondisi pria 79 tahun tersebut mendorong pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis Gedung Putih. Meski demikian, juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt, menyatakan bahwa Donald Trump dalam kondisi stabil dan tidak menunjukkan gejala gagal jantung atau gangguan organ lainnya.
Baca juga: Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Chronic venous insufficiency terjadi ketika katup di dalam pembuluh darah vena, terutama di kaki, tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, aliran darah tidak kembali ke jantung dengan optimal dan justru mengendap di bagian bawah tubuh. Kondisi ini bisa menyebabkan pembengkakan, nyeri, dan perubahan warna kulit jika tidak ditangani sejak dini.
Baca juga: Zohran Mamdani, Kerikil di Jantung Paman Sam
Kondisi pria 79 tahun tersebut mendorong pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis Gedung Putih. Meski demikian, juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt, menyatakan bahwa Donald Trump dalam kondisi stabil dan tidak menunjukkan gejala gagal jantung atau gangguan organ lainnya.
Baca juga: Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Chronic venous insufficiency terjadi ketika katup di dalam pembuluh darah vena, terutama di kaki, tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, aliran darah tidak kembali ke jantung dengan optimal dan justru mengendap di bagian bawah tubuh. Kondisi ini bisa menyebabkan pembengkakan, nyeri, dan perubahan warna kulit jika tidak ditangani sejak dini.
(puq)