9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Senin, 09 Februari 2026 - 07:00 WIB
A
A
A
Utang luar negeri kerap dipandang sebagai jalan cepat pembangunan, namun sejarah global membuktikan bahwa lonjakan utang yang melampaui kapasitas ekonomi dapat berujung gagal bayar. Dalam dua dekade terakhir, terutama pascapandemi Covid-19, gelombang kebangkrutan negara menjadi peringatan serius bagi para pembuat kebijakan, termasuk Indonesia.
Baca juga: Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
1. Argentina
Argentina berulang kali gagal bayar karena inflasi kronis dan utang dolar besar. Default pada 2001, 2014, dan 2020 memicu kemiskinan serta kejatuhan mata uang, sementara reformasi yang lemah membuat krisis terus berulang.
Baca juga: 7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
2. Yunani
Krisis 2010–2015 menjadikan Yunani simbol rapuhnya fiskal zona euro, dengan rasio utang melampaui 180% PDB. Pemulihan terjadi melalui penghematan ekstrem, namun dibayar dengan berkurangnya kedaulatan ekonomi.
Selengkapnya simak infografis
Baca juga: Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
1. Argentina
Argentina berulang kali gagal bayar karena inflasi kronis dan utang dolar besar. Default pada 2001, 2014, dan 2020 memicu kemiskinan serta kejatuhan mata uang, sementara reformasi yang lemah membuat krisis terus berulang.
Baca juga: 7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
2. Yunani
Krisis 2010–2015 menjadikan Yunani simbol rapuhnya fiskal zona euro, dengan rasio utang melampaui 180% PDB. Pemulihan terjadi melalui penghematan ekstrem, namun dibayar dengan berkurangnya kedaulatan ekonomi.
Selengkapnya simak infografis
(puq)