3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Selasa, 17 Maret 2026 - 08:00 WIB
A
A
A
Dalam konflik dengan AS dan Israel, Iran dinilai tidak mengejar kemenangan militer langsung. Teheran disebut mengandalkan strategi jangka panjang untuk meningkatkan biaya politik, ekonomi, dan militer bagi lawannya.
Baca juga: Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
1. Taktik Perang Asimetris
Iran menggunakan strategi perang tidak konvensional untuk menghadapi kekuatan militer yang lebih besar. Serangan diarahkan ke berbagai front di Timur Tengah guna menciptakan tekanan strategis terhadap Amerika Serikat dan sekutunya serta memengaruhi stabilitas energi global.
Baca juga: Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
2. Taktik Perang Panjang
Iran diperkirakan berupaya memperpanjang konflik agar lawannya menghadapi biaya politik dan militer yang semakin besar. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pihak yang lebih lemah dapat bertahan lebih lama hingga kekuatan besar kehilangan dukungan politik untuk melanjutkan perang.
Selengkapnya simak infografis
Baca juga: Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
1. Taktik Perang Asimetris
Iran menggunakan strategi perang tidak konvensional untuk menghadapi kekuatan militer yang lebih besar. Serangan diarahkan ke berbagai front di Timur Tengah guna menciptakan tekanan strategis terhadap Amerika Serikat dan sekutunya serta memengaruhi stabilitas energi global.
Baca juga: Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
2. Taktik Perang Panjang
Iran diperkirakan berupaya memperpanjang konflik agar lawannya menghadapi biaya politik dan militer yang semakin besar. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pihak yang lebih lemah dapat bertahan lebih lama hingga kekuatan besar kehilangan dukungan politik untuk melanjutkan perang.
Selengkapnya simak infografis
(puq)