Mutasi Covid-19 dari India Telah Menyebar di 44 Negara
Jum'at, 14 Mei 2021 - 08:00 WIB
A
A
A
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menginformasikan bahwa varian B1617 yang selama ini menjadi penyebab peningkatan kasus Covid-19 di India, kini ditemukan di lebih banyak negara.
Menurut badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), varian yang pertama kali ditemukan di India pada Oktober tahun lalu, terdeteksi di lebih dari 4.500 sampel yang diunggah ke database dari 44 negara.
------------------------------------------------------------
BACA JUGA:
PERBEDAAN VARIAN COVID-19 DARI INGGRIS, AFRIKA SELATAN, BRASIL DAN INDIA
DONI MONARDO: WASPADA TERHADAP ANCAMAN VARIAN BARU COVID-19
------------------------------------------------------------
"WHO telah menerima laporan bahwa varian tersebut telah terdeteksi di lima negara lain," kata WHO. Menurut WHO , hingga saat ini, Inggris melaporkan jumlah kasus Covid-19 tertinggi yang melibatkan varian B1617. Selengkapnya simak infografis.
Menurut badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), varian yang pertama kali ditemukan di India pada Oktober tahun lalu, terdeteksi di lebih dari 4.500 sampel yang diunggah ke database dari 44 negara.
------------------------------------------------------------
BACA JUGA:
PERBEDAAN VARIAN COVID-19 DARI INGGRIS, AFRIKA SELATAN, BRASIL DAN INDIA
DONI MONARDO: WASPADA TERHADAP ANCAMAN VARIAN BARU COVID-19
------------------------------------------------------------
"WHO telah menerima laporan bahwa varian tersebut telah terdeteksi di lima negara lain," kata WHO. Menurut WHO , hingga saat ini, Inggris melaporkan jumlah kasus Covid-19 tertinggi yang melibatkan varian B1617. Selengkapnya simak infografis.
(puq)