Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Selasa, 30 September 2025 - 14:12 WIB
Advertisement
Sinyal peringatan keras datang dari lantai penjualan otomotif nasional. Mobil-mobil yang selama ini menjadi andalan keluarga Indonesia, segmen Low Cost Green Car (LCGC), kini tak lagi seramai dulu.
Baca juga: Tunjangan Beasiswa LPDP Dalam Negeri Tahun 2025
Data penjualan Agustus 2025 menunjukkan penurunan tajam yang mengkhawatirkan, memicu pertanyaan besar: apakah daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah benar-benar sedang tergerus?
Baca juga: Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Pada Agustus 2025, angka distribusi mobil LCGC dari pabrik ke diler (wholesales) hanya mampu menyentuh 8.270 unit. Angka ini mungkin terdengar besar, namun kenyataannya adalah kemerosotan. Dibandingkan bulan sebelumnya, Juli 2025, terjadi penurunan sebesar 7 persen dari 8.923 unit.
Baca juga: Tunjangan Beasiswa LPDP Dalam Negeri Tahun 2025
Data penjualan Agustus 2025 menunjukkan penurunan tajam yang mengkhawatirkan, memicu pertanyaan besar: apakah daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah benar-benar sedang tergerus?
Baca juga: Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Pada Agustus 2025, angka distribusi mobil LCGC dari pabrik ke diler (wholesales) hanya mampu menyentuh 8.270 unit. Angka ini mungkin terdengar besar, namun kenyataannya adalah kemerosotan. Dibandingkan bulan sebelumnya, Juli 2025, terjadi penurunan sebesar 7 persen dari 8.923 unit.
(puq)