11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Selasa, 17 Februari 2026 - 14:00 WIB
Advertisement
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyoroti serius insiden penembakan pesawat perintis Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation pada rute Tanah Merah (TMH) – Danawage/Koroway Batu (DNW) pada tanggal 11 Februari 2026 lalu. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa mengatakan, saat ini telah dipetakan setidaknya ada 5 bandara yang dalam status rawan penyerangan.
Baca juga: Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Bahkan menyusul insiden tersebut Kementerian Perhubungan juga resmi menghentikan sementara operasional penerbangan di 11 bandara /satpel/lapter.
Baca juga: 5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
"Penembakan pilot dan kopilot PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation menorehkan luka yang mendalam bagi dunia transportasi udara, sekaligus mengingatkan kita betapa tingginya risiko bertugas di tanah Papua ," ujarnya dalam pernyataan resmi, Senin (16/2/2026).
Baca juga: Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Bahkan menyusul insiden tersebut Kementerian Perhubungan juga resmi menghentikan sementara operasional penerbangan di 11 bandara /satpel/lapter.
Baca juga: 5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
"Penembakan pilot dan kopilot PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation menorehkan luka yang mendalam bagi dunia transportasi udara, sekaligus mengingatkan kita betapa tingginya risiko bertugas di tanah Papua ," ujarnya dalam pernyataan resmi, Senin (16/2/2026).
(puq)