Ribuan Warga Masih Terjebak...
1/3
Ribuan Warga Masih Terjebak...
2/3
Ribuan Warga Masih Terjebak...
3/3
Ribuan Warga Masih Terjebak...
Ribuan Warga Masih Terjebak...
Ribuan Warga Masih Terjebak...

Ribuan Warga Masih Terjebak Banjir, Pusat-Daerah Harus Satu Jalan

Jum'at, 03 Januari 2020 - 12:30 WIB
A A A
Ribuan warga masih terjebak banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) hingga tadi malam. Lemahnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah yang terus berulang membuat program penanggulangan serta penanganan banjir tak pernah tuntas. Di tengah bencana besar saat ini publik justru di­su­guhi adanya silang pendapat antara Menteri Pe­ker­jaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Ba­suki Hadimuljono dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam penanggulangan banjir. Basuki menilai banjir di Jakarta juga dipengaruhi revitalisasi di Sungai Ciliwung yang tak kunjung beres.

Sejak 2018, revitalisasi ini mandek lantaran terkendala pembebasan lahan. Dari target 33 km lahan yang bakal di­be­bas­kan, hingga kini baru tercapai 16 km saja. Program pembuatan din­ding turap beton pada sisi su­ngai sedalam hingga 12 meter ini telah digulirkan sejak 2012 atau lima tahun sebelum Anies Baswedan menjabat sebagai gu­bernur. Selain Kementerian PUPR , proyek ini juga di­pra­kar­sai oleh Balai Besar Wilayah Su­ngai Ciliwung Cisadane (BBWCC) dan juga Pemerintah Pro­vinsi DKI. Target nor­ma­li­sasi adalah mengembalikan le­bar Ciliwung menjadi 35-50 me­ter. Harapannya jika sewaktu-waktu ada kiriman air besar dari wilayah hulu, hal itu tidak sam­pai meluap dan menimbulkan banjir.

------------------------------------------------------------

BACA JUGA :

JANGAN PANIK, BERIKUT TIPS UNTUK MENGHADAPI TERJANGAN BANJIR

HUJAN DERAS, BANJIR BESAR TERJANG DKI JAKARTA DAN SEKITARNYA

------------------------------------------------------------

Tak hanya itu, di atas meja, pemerintah pusat dan DKI juga sudah bersepakat membuat so­detan Ciliwung, tepatnya di ka­wasan Bidara Cina ke Kanal Ban­jir Timur. Namun proyek yang dimulai 2013 dan ditarget selesai 2015 ini tak kunjung rampung. Kisruh pembebasan lahan hingga masuk ranah hu­kum membuat pembebasan ber­larut-larut hingga kini. Simak data selengkapnya pada infografis.
(rei)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Infografis Terkait
Tumpah ke Jalan, Ribuan...
Tumpah ke Jalan, Ribuan Warga Prancis Unjuk Rasa Bela Palestina
11 Daerah Masih Harus...
11 Daerah Masih Harus Menjalankan PPKM Level 4 di Jawa-Bali
PSBB Masih Diberlakukan...
PSBB Masih Diberlakukan di Tujuh Daerah Ini
Minyak Goreng Satu Harga...
Minyak Goreng Satu Harga Rp14.000 masih Sulit Didapatkan
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Ribuan Umat Islam Inggris...
Ribuan Umat Islam Inggris Turun ke Jalan Lawan Gerakan Rasis
Infografis Terkini
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
12 jam yang lalu
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
1 hari yang lalu
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
2 hari yang lalu
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
3 hari yang lalu
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
5 hari yang lalu
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
1 minggu yang lalu
Infografis Terpopuler
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas