Harga Naik, Awal 2020...
1/1

Harga Naik, Awal 2020 Saat Melegakan Bagi Industri Sawit Nasional

Rabu, 22 Januari 2020 - 19:00 WIB
A A A
Awal tahun ini menjadi saat yang melegakan bagi industri sawit nasional. Bagaimana tidak, setelah dua tahun berturut-turut tertekan, harga minyak sawit (crude palm oil/CPO) kini mulai menunjukkan tajinya. Pada perdagangan Kamis pekan lalu (16/1/2020), harga CPO kontrak di Bursa Malaysia Derivatif (BMD) berada di level RM2.943 (USD723) per ton. Memang harga itu telah menurun dibandingkan pada harga Jumat di pekan sebelumnya yang bertengger di angka RM3.095 (USD761,17).

Toh tetap saja, level RM2.943 terbilang tinggi sejak Januari 2017. “Sekarang naik, kami bersyukur ada yang mengompensasi selama dua tahun terakhir,” kata Joko Supriyono, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), kepada SINDO Weekly, Kamis pekan lalu (16/1/2020). Ada banyak faktor yang membuat harga minyak sawit melonjak. Dari luar negeri, gesekan politik antara Malaysia dan India terkait masalah Khasmir telah membakar harga CPO. Pemerintah India mengeluarkan kebijakan kepada dunia usahanya agar tak mengekspor minyak sawit dari Jiran. “Ada permasalahan India dan Malaysia, maka yang diuntungkan otomatis harga CPO untuk di Indonesia ini langsung naik,” kata Bhima Yudhistira, ekonom Indef, Selasa pekan lalu (14/1/2020).

------------------------------------------------------------

BACA JUGA :

PENUH KHAYALAN, KERATON DADAKAN MUNCUL DI BERBAGAI DAERAH

KAWASAN MONAS MULAI TAHUN INI DIPOLES BESAR-BESARAN

------------------------------------------------------------

Selain itu, Negeri Hindustan juga memberlakukan kebijakan tarif baru terhadap impor minyak sawit dan turunannya. India sebagai pembeli minyak nabati terbesar di dunia melakukan pemangkasan pada pajak impor CPO dan minyak sawit olahan. Pajak impor CPO diturunkan menjadi 37,5% dari 40%. Sementara, pajak untuk berbagai produk olahan minyak sawit menjadi 45% dari 50%. Informasi tersebut tentu menjadi kabar baik untuk CPO. Pasalnya, India mengandalkan impor minyak nabati untuk memenuhi 70% kebutuhan domestiknya. Dua pertiga impor minyak nabati tersebut disumbang minyak sawit dan olahannya. Pemangkasan pajak impor tersebut berpotensi untuk mendorong impor CPO dan olahannya oleh India.

Selengkapnya lihat infografis.
(rei)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Infografis Terkait
Hilirisasi Komoditas...
Hilirisasi Komoditas Berdampak Luas Bagi Perekonomian Nasional
Awal 2023, Harga Bitcoin...
Awal 2023, Harga Bitcoin Kembali Tembus Rp321 Juta
Menjelang Ramadan Harga...
Menjelang Ramadan Harga Kebutuhan Pokok Merangkak Naik
Pemerintah Keluarkan...
Pemerintah Keluarkan Izin Harga Tiket Pesawat Naik
Mahalnya Harga Sekeping...
Mahalnya Harga Sekeping Medali Olimpiade Tokyo 2020
Gunung Gede Pangrango,...
Gunung Gede Pangrango, Wisata Taman Nasional Terpopuler di 2020
Infografis Terkini
Jadwal Perempat Final...
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
12 jam yang lalu
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
1 hari yang lalu
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
2 hari yang lalu
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
1 minggu yang lalu
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
1 minggu yang lalu
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
1 minggu yang lalu
Infografis Terpopuler
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat