Tidak Lagi di Bumi,...
1/9
Tidak Lagi di Bumi,...
2/9
Tidak Lagi di Bumi,...
3/9
Tidak Lagi di Bumi,...
4/9
Tidak Lagi di Bumi,...
5/9
Tidak Lagi di Bumi,...
6/9
Tidak Lagi di Bumi,...
7/9
Tidak Lagi di Bumi,...
8/9
Tidak Lagi di Bumi,...
9/9
Tidak Lagi di Bumi,...
Tidak Lagi di Bumi,...
Tidak Lagi di Bumi,...
Tidak Lagi di Bumi,...
Tidak Lagi di Bumi,...
Tidak Lagi di Bumi,...
Tidak Lagi di Bumi,...
Tidak Lagi di Bumi,...
Tidak Lagi di Bumi,...

Tidak Lagi di Bumi, Saat Ini Perang Bisa Terjadi di Antariksa

Kamis, 05 September 2019 - 18:46 WIB
A A A
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi meluncurkan pembentukan pusat komando antariksa militer AS. Komando antariksa itu akan menjadi komando tempur ke-11 untuk bergabung dengan Komando Pusat AS yang mengawasi operasi pasukan khusus. Komando antariksa yang diberi julukan SpaceCom itu bertujuan menyiapkan AS dalam menghadapi peperangan di luar angkasa. SpaceCom fokus membela kepentingan Amerika di luar angkasa, termasuk atas ratusan satelit yang digunakan untuk komunikasi dan peng­awasan. Trump juga berbicara mengenai penciptaan Korps Antariksa AS, cabang militer AS di bawah Angkatan Udara, seperti Korps Marinir di bawah Angkatan Laut.

Selama Perang Dingin antara AS dan Uni Soviet, mereka tidak berperang di antariksa, tetapi mereka menggunakan satelit untuk mengawasi satu sama lain. AS memiliki misil antisatelit yang ditempatkan di Pasifik dan Uni Soviet memiliki senjata yang bisa melakukan pendeteksian melalui satelit yang mengorbit di atas bumi. Salah satu alasan utama militer membutuhkan antariksa karena sebagian satelit berada di sana dan itu menjadi hal penting. Apalagi banyak satelit dimiliki bukan hanya pemerintah, tetapi juga pihak swasta ataupun lembaga nirlaba. Kemudian China telah mengungkapkan bahwa negara itu dapat menargetkan satelit dengan rudal dan Rusia telah menyatakan bahwa pihaknya bertujuan untuk membuat persenjataan laser berbasis ruang angkasa. Secure World Foundation, lembaga yang menilai perkembangan dan kemampuan militer di antariksa, menyatakan China, Rusia, dan AS memiliki semua senjata uji yang mampu menghancurkan satelit.

Rusia merupakan satu-satunya negara yang sudah mendirikan tentara antariksa bernama Kosmicheskie Voyska Rossii (KVR). KVR merupakan hasil merger antara tentara angkatan udara dan pasukan pertahanan antariksa Rusia. KVR didirikan pada 10 Agustus 1992 dan beroperasi di Plesetsk serta Svobodny Cosmodromes. Persaingan penguasaan atau penaklukan ruang angkasa sudah terjadi sejak 1960-an. AS dan Rusia pernah bersaing menuju bulan untuk menunjukkan keadidayaan mereka.
(udi)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Infografis Terkait
Ini yang Terjadi Jika...
Ini yang Terjadi Jika Tidak Ada Gravitasi di Bumi
Ini yang Terjadi Jika...
Ini yang Terjadi Jika Tidak Ada Gravitasi di Bumi
Jika Terjadi Perang,...
Jika Terjadi Perang, 9 Negara Ini Bisa Dukung Rusia
5 Negara Paling Tidak...
5 Negara Paling Tidak Aman Jika Perang Dunia III Terjadi
4.701 Gempa Bumi Terjadi...
4.701 Gempa Bumi Terjadi di Indonesia Sepanjang 2021
Jika Perang Nuklir Terjadi,...
Jika Perang Nuklir Terjadi, 300 Juta Orang di AS Bisa lenyap
Infografis Terkini
Jadwal Perempat Final...
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
1 hari yang lalu
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
2 hari yang lalu
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
1 minggu yang lalu
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
1 minggu yang lalu
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
1 minggu yang lalu
Infografis Terpopuler
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat