Rusia Kutuk Pembunuhan Ismail Haniya, Sebut Sebagai Pembunuhan Politik

Kamis, 01 Agustus 2024 - 12:40 WIB
A A A
Kementerian Luar Negeri Rusia pada hari Rabu mengutuk pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran.

Haniyeh terbunuh dalam dugaan serangan Israel di rumahnya di Teheran, tepat setelah dia menghadiri pelantikan presiden baru Iran.

Wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Andrey Nastasyin menyebut serangan itu sebagai “pembunuhan politik” dan mengatakan penyelenggaranya “sadar akan konsekuensi berbahaya dari tindakan ini terhadap seluruh wilayah.”

“Tidak ada keraguan bahwa pembunuhan Ismail Haniyeh akan berdampak sangat negatif pada jalannya kontak tidak langsung antara Hamas dan Israel, dalam kerangka perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza yang dapat diterima bersama,” katanya. ditambahkan.
(whf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Tim Editor :
default-man
Wahid Febrianto
Jurnalis
Video Terkini
Pedagang Lansia Menangis...
News
Pedagang Lansia Menangis Histeris Terkena Razia Petugas Saat Sedang Makan
4 hari yang lalu
Gempa M 6.7 Guncang...
News
Gempa M 6.7 Guncang Palu: Update Kondisi Terkini & Peringatan BMKG
4 hari yang lalu
AKSI MAHASISWA MELUAS:...
News
AKSI MAHASISWA MELUAS: Saling Dorong Warnai Demo di Berbagai Daerah!
4 hari yang lalu
AKSI MAHASISWA! Tinggalkan...
News
AKSI MAHASISWA! Tinggalkan Gedung Parlemen, Dialog di Istana dengan Wapres Gibran
4 hari yang lalu
KPK Bergerak! Usai OTT...
News
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
1 minggu yang lalu
Balas Dendam Israel!...
News
Balas Dendam Israel! Iran Dibombardir Rudal Balistik Pasca Ketegangan
1 minggu yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com, All Rights Reserved