Warga Lebanon Mendonorkan Darahnya untuk 2750 Korban Luka akibat Ledakan Pager

Rabu, 18 September 2024 - 22:57 WIB
A A A
Bank darah dibuka untuk membantu RS Lebanon setelah ledakan pager yang mematikan, (Selasa 17/9).Palang Merah Lebanon menyerukan donor darah segera untuk 2.750 orang terluka akibat ledakan tersebut, menurut Menteri Kesehatan Lebanon Firas Abiad.

RS kewalahan dengan pasien yang terluka, dengan tangan hilang, wajah sebagian hancur atau lubang menganga di pinggul dan kaki mereka di dekat area kantong, menurut fotografer AP.

Pager, yang digunakan oleh ratusan anggota kelompok Hizbullah, meledak di seluruh Lebanon.Hizbullah dan pemerintah Lebanon menyalahkan Israel atas serangan canggih dan jarak jauh.

Saat dihubungi AP, Pihak militer Israel menolak berkomentar.Menurut pejabat keamanan Lebanon dan Hizbullah, ledakan itu terjadi di daerah-daerah basis kelompok itu, khususnya pinggiran selatan Beirut dan di wilayah Beqaa di Lebanon timur, serta di Damaskus.

Baca juga

https://photo.sindonews.com/view/60757/kekurangan-stok-darah-warga-beramai-ramai-donor-darah-untuk-korban-pager-meledak-di-lebanon
(whf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Tim Editor :
default-man
Wahid Febrianto
Jurnalis
Video Terkini
Pedagang Lansia Menangis...
News
Pedagang Lansia Menangis Histeris Terkena Razia Petugas Saat Sedang Makan
3 hari yang lalu
Gempa M 6.7 Guncang...
News
Gempa M 6.7 Guncang Palu: Update Kondisi Terkini & Peringatan BMKG
3 hari yang lalu
AKSI MAHASISWA MELUAS:...
News
AKSI MAHASISWA MELUAS: Saling Dorong Warnai Demo di Berbagai Daerah!
3 hari yang lalu
AKSI MAHASISWA! Tinggalkan...
News
AKSI MAHASISWA! Tinggalkan Gedung Parlemen, Dialog di Istana dengan Wapres Gibran
3 hari yang lalu
KPK Bergerak! Usai OTT...
News
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
1 minggu yang lalu
Balas Dendam Israel!...
News
Balas Dendam Israel! Iran Dibombardir Rudal Balistik Pasca Ketegangan
1 minggu yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com, All Rights Reserved