Untuk Kedua Kalinya Seorang Ibu Muda Tega Menjual Bayinya

Rabu, 22 Juli 2020 - 12:45 WIB
A A A
Setelah mendapat laporan dari warga terkait adanya penjualan bayi di daerah Pampangan, Lubeg, Kota Padang, sejumlah petugas Kepolisian berpakaian sipil dari Polsek Lubeg langsung mendatangi lokasi rumah salah seorang warga yang membeli bayi seharga tiga juta rupiah di daerah Banuaran, Lubeg, Kota Padang, di lokasi petugas mendapati seorang bayi berjenis kelamin laki-laki berusia tiga minggu yang diasuh oleh pasangan suami istri yang selama ini tidak memiliki keturunan.

Usai menjalani pemeriksaan, polisi pun kemudian mengamankan ibu kandung sang bayi karena telah menjual bayinya usai dilahirkan di bidan, pelaku mengaku terdesak ekonomi dan tidak diterima oleh orangtuanya kembali kerumah karena hamil di luar nikah. Bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelapnya dengan seorang pria yang saat ini tengah dipenjara karena kasus narkoba di Polsek Koto Tangah, ironisnya peristiwa ini telah dua kali ia lakukan saat melahirkan anak dan menjual seharga satu juta lima ratus ribu rupiah di tahun 2017 lalu di daerah Sijunjung.
(gha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Tim Editor :
default-man
Ghalih Priyo Wichaksono
Jurnalis
Video Terkini
Roy Suryo Ajukan Gugatan...
News
Roy Suryo Ajukan Gugatan Praperadilan Ketiga terkait Penerapan UU ITE
1 minggu yang lalu
LUPA JABAT TANGAN BAWAHAN,...
News
LUPA JABAT TANGAN BAWAHAN, Menteri PU Dinilai Sombong oleh Publik
1 minggu yang lalu
Tepis Hoaks Menolak,...
News
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
1 minggu yang lalu
Polisi Tangkap Pelaku...
News
Polisi Tangkap Pelaku Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah, Ngaku Hanya Iseng!
1 minggu yang lalu
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
News
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
1 minggu yang lalu
BERKAS & BARANG BUKTI...
News
BERKAS & BARANG BUKTI KASUS FEBRIE SEGERA DISERAHKAN! Kejagung Siap Ambil Alih
1 minggu yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com, All Rights Reserved