Warganya Terancam Kelaparan, Pengungsi Afganistan Berjuang Capai Negara Tujuan

Selasa, 21 September 2021 - 20:15 WIB
A A A

Taliban telah berkuasa kembali di Afganistan. Kelaparan menjadi momok menakutkan bagi keluarga miskin di negara itu. Selama ini, keluarga miskin di Afganistan menerima bantuan dari luar negeri. Namun bantuan sekitar USD9 miliar atau setara Rp128,9 triliun itu dibekukan Amerika Serikat (AS). Dana yang disimpan di Bank Sentral itu dibekukan AS agar tidak digunakan oleh Taliban.



Di Indonesia, puluhan pengungsi Afganistan terus berjuang dengan cara menggelar demo. Hari ini, Selasa (21/9/2021) belasan pengungsi Afganistan itu mendatangi gedung DPR RI. Mereka menuntut agar diizinkan meninggalkan Indonesia ke negara tujuan. Pengungsi meminta DPR RI dan Pemerintah untuk menekan UNHCR agar memindahkan mereka ke negara tujuan.



Negara tujuan pengungsi Afganistan adalah negara-negara maju yang memberikan suaka.

Negara pemberi suaka itu diantaranya: Kanada, Amerika, Australia, atau Selandia Baru.

Jika pengungsi telah mencapai negara pemberi suaka itu Mereka baru bisa mengambil keluarganya yang tersisa di Afganistan.



Tim Liputan

(nas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Tim Editor :
default-man
Nasrulloh Y.
Jurnalis
Video Terkini
KPK Bergerak! Usai OTT...
News
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
5 hari yang lalu
Balas Dendam Israel!...
News
Balas Dendam Israel! Iran Dibombardir Rudal Balistik Pasca Ketegangan
5 hari yang lalu
Netanyahu Blak-blakan...
News
Netanyahu Blak-blakan Bongkar Alasan Israel Gagalkan Gencatan Senjata AS-Iran!
5 hari yang lalu
Terkuak Alasan Shin...
News
Terkuak Alasan Shin Tae-yong Terima Tawaran Jadi Pelatih Baru Persija
5 hari yang lalu
Mensesneg Prasetyo Hadi...
News
Mensesneg Prasetyo Hadi Buka Suara soal Pelantikan Kepala Baru BGN
1 minggu yang lalu
Eks Wamenaker Noel Resmi...
News
Eks Wamenaker Noel Resmi Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun Penjara
1 minggu yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com, All Rights Reserved