Karpet Serat Pisang Produksi Palembang Kini Mendunia

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 13:11 WIB
A A A
Puluhan pekerja ini tengah membuat karpet yang terbuat dari serat pohon pisang . Mereka bekerja di bengkel anyam milik Djunaidi, di jalan sukarela km 7, Palembang , Sumatera Selatan. Karpet serat pohon pisang ini merupakan kerajinan tangan dengan peralatan alat tenun bukan mesin, palu, paku, lem, dan gunting.

Serat pohon pisang yang digunakan adalah serat pisang Abaca yang diimpor dari Filipina dan Ekuador. Proses pembuatan karpet serat pisang ini dimulai dari memintal serat pisang abaca menjadi tali, lalu dirajut menjadi karpet. Untuk ukuran terbesar, yakni sembilan kali sembilan meter para pekerja membuatnya dengan metode merajut vertikal.

Meski tanpa motif, pengerjaan karpet besar ini bisa memakan waktu satu hingga tiga bulan. Karpet ini tembus ke pasar internasional, seperti ke Amerika, Inggris, Belgia, Turki, dan Malaysia. Harganya pun bervariasi, mulai dari tiga juta rupiah per meter hingga yang termahal mencapai 250 juta rupiah.

(Baca juga: Karpet Serat Pohon Pisang Produksi Palembang Kini Mendunia )
(gha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Tim Editor :
default-man
Ghalih Priyo Wichaksono
Jurnalis
Video Terkini
Dugaan Penipuan Hanania...
News
Dugaan Penipuan Hanania Travel Mencuat, Seret Nama Sejumlah Selebritis!
2 hari yang lalu
Israel Rebut Kastil...
News
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
3 hari yang lalu
Israel Serang Markas...
News
Israel Serang Markas Komando Hizbullah, Targetkan Lokasi Penyimpanan Senjata
3 hari yang lalu
Jet F-35 AS Pembawa...
News
Jet F-35 AS Pembawa 7 Ton Bom Rontok di Langit Konflik Timur Tengah!
6 hari yang lalu
KENDALI SELAT HORMUZ!...
News
KENDALI SELAT HORMUZ! Iran Ajak Oman Blokade Pengaruh Militer Asing di Perairan!
6 hari yang lalu
Iran Rilis Video AI...
News
Iran Rilis Video AI Serangan Rudal ke AS, Gambarkan Kehancuran Total
1 minggu yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com, All Rights Reserved